# SAP (Sales Automation Platform)

<figure><img src="/files/uHYr6LIHyblipcRfWEw6" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

SAP (Sales Automation Platform) SimpliDOTS adalah solusi praktis untuk membantu bisnis Anda mengelola stok, pesanan, dan transaksi penjualan dengan mudah dan cepat. Dengan SimpliDOTS, Anda bisa memantau stok barang secara real-time, membuat pesanan tanpa ribet, dan mengelola pembayaran serta faktur dalam satu platform yang terintegrasi. Mulai gunakan SimpliDOTS sekarang, supaya urusan jualan jadi lebih simpel dan efisien!

Terdapat dua (2) bagian pada SAP yaitu:

1. Website backoffice
2. Mobile application

***

### Website Backoffice

* [**SMH (Sales Management Hub)**](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub)
* [**Smart Portal**](/smart-portal)

### Mobile application

* [**SFA (Sales Force Automation)**](/sfa-sales-force-automation/sfa-to-sales-force-automation-taking-order)
* [**DFA (Delivery Force Automation)**](/mobile-application/dfa-delivery-force-automation)
* [**Supervision**](/mobile-application/supervision)
* [**Tracking Agent**](/mobile-application/tracking-agent)


# Getting Started

Halaman ini berisi panduan mengenai fitur -fitur yang terdapat pada Sales Automation Platform


# Mulai Jualan dengan SAP - SimpliDOTS dalam 5 Menit

SAP (Sales Automation Platform) SimpliDOTS adalah solusi praktis untuk membantu bisnis Anda mengelola stok, pesanan, dan transaksi penjualan dengan mudah dan cepat. Dengan SimpliDOTS, Anda bisa memantau stok barang secara real-time, membuat pesanan tanpa ribet, dan mengelola pembayaran serta faktur dalam satu platform yang terintegrasi. Mulai gunakan SimpliDOTS sekarang, supaya urusan jualan jadi lebih simpel dan efisien!

{% stepper %}
{% step %}

### Daftar dan Login

* Daftar ke <https://app.simplidots.co.id/condensed/register>

<figure><img src="/files/FETZjPYAQXboRw3kScoy" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Masukkan nama, emali, nomor hp, nama perusahaan sertia password yang Anda inginkan, kemudian tekan Submit.
* Periksa email Anda, buka email dari SimpliDOTS untuk aktivasi akun dengan cara verifikasi.&#x20;
* Kemudian, lakukan Login dengan email dan password yang sudah Anda daftarkan ke <https://app.simplidots.co.id/condensed/login>.
  {% endstep %}

{% step %}

### Tambah Produk

* Buka **Data Master > Produk > Master Produk.**
* Tambah data produk baru pada **Tambah Produk.**

<figure><img src="/files/2BSHvkxta7FtK83am4TJ" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Isi data produk secara manual dan tekan tombol Simpan untuk menyimpan. [Klik di sini](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/data-master/produk/master-produk/cara-menambah-produk) untuk selengkapnya.

<figure><img src="/files/8dJ454P9Veho8z84gsRN" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
Anda juga bisa melakukan export - [import](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/data-master/produk/master-produk/untitled-1)  data produk menggunakan Excel untuk menambahkan atau meng-[edit](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/data-master/produk/master-produk/cara-mengubah-data-produk-melalui-import-update-data) produk dalam jumlah banyak sekaligus dengan mudah.

Atau bila Anda menggunakan integrasi Accurate Online/Jurnal, data produk bisa langsung di-sinkronisasi dengan mengikuti petunjuk [Integrasi Accurate Online](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate) atau [Integrasi Jurnal.](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/jurnal.id)
{% endhint %}
{% endstep %}

{% step %}

### Tambah Pelanggan Baru

* Buka **Data Master > Pelanggan > Master Pelanggan.**
* Tambah data pelanggan baru pada **Tambah Pelanggan.**

<figure><img src="/files/XVufp74mrGEGlBlG35QI" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Isi data customer secara manual dan tekan tombol **Simpan** untuk menyimpan. [Klik di sini ](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/data-master/pelanggan/master-pelanggan/cara-menambahkan-data-pelanggan)untuk selengkapnya.

<figure><img src="/files/OunXgRq36fMqykPW9fJm" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
Anda juga bisa melakukan [export](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/data-master/pelanggan/master-pelanggan/cara-mengunduh-atau-download-data-pelanggan-melalui-export-data) - [import](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/data-master/pelanggan/master-pelanggan/cara-import-data-pelanggan)  data customer menggunakan Excel untuk menambahkan atau meng-[edit](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/data-master/pelanggan/master-pelanggan/cara-mengubah-data-pelanggan-secara-import) customer dalam jumlah banyak sekaligus dengan mudah.

Atau bila Anda menggunakan integrasi Accurate Online/Jurnal, data customer bisa langsung di-sinkronisasi dengan mengikuti petunjuk [Integrasi Accurate Online](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate) atau [Integrasi Jurnal.](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/jurnal.id)
{% endhint %}
{% endstep %}

{% step %}

### Tambah Pegawai dan Akun

* Buka **Data Master > Pegawai > Master Pegawai.**
* Tambah data pegawai baru pada **Tambah Pegawai.**

<figure><img src="/files/DpqiCJ6Igc0d1m2xrjuC" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Isi data pegawai secara manual dan tekan tombol **Simpan** untuk menyimpan. [Klik di sini ](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/data-master/pegawai/cara-menambah-pegawai)untuk selengkapnya.

<figure><img src="/files/GkUcjgIExJQIvGyCK83W" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Tambah gudang

<figure><img src="/files/blHBzHg8qXOExh4kSIfv" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

* Isi data gudang dan tekan tombol Simpan untuk menyimpan. Klik di [sini](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/stok/gudang/cara-menambahkan-gudang-manual) untuk selengkapnya.

<figure><img src="/files/sBzulXYirEIoFjEZq8EQ" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

* Tambah akun pegawai baru pada **Akun > Tambah Akun.**

<figure><img src="/files/MOO0R8HUmNfFM9HBVdIb" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Isi data akun dan tekan tombol **Simpan** untuk menyimpan. Klik di [sini](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/data-master/pegawai/cara-menambah-akun-pegawai) untuk selengkapnya.

<figure><img src="/files/l2LQaTaCSnSMwd9Qi2fZ" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
Anda juga bisa melakukan [import](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/data-master/pegawai/cara-menambah-pegawai/cara-menambah-data-pegawai-melalui-import) data pegawai menggunakan Excel untuk menambahkan atau meng-[edit](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/data-master/pegawai/cara-import-update-data-pegawai) pegawai dalam jumlah banyak sekaligus dengan mudah.\
\
Atau bila Anda menggunakan integrasi Accurate Online/Jurnal, data pegawai bisa langsung di-sinkronisasi dengan mengikuti petunjuk [Integrasi Accurate Online](https://app.gitbook.com/o/AVS45oAS4rY7Xrl0IbY5/s/-ML6LhsHx5TJpV4GOuvJ/~/changes/1276/sales-automation-platform/sap-sales-automation-platform/sales-management-hub/integrasi/accurate) atau [Integrasi Jurnal.](https://app.gitbook.com/o/AVS45oAS4rY7Xrl0IbY5/s/-ML6LhsHx5TJpV4GOuvJ/~/changes/1276/sales-automation-platform/sap-sales-automation-platform/sales-management-hub/integrasi/jurnal.id)
{% endhint %}
{% endstep %}

{% step %}

### Susun Rute Kunjungan

* Buka menu Kunjungan > Manajemen Rute.

<figure><img src="/files/cJKJWQ5Llemvo8m6yvsH" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Kelola rute harian hingga mingguan berdasarkan ketentuan rute yang digunakan seperti perulangan setiap seminggu sekali, dua minggu sekali, tiga minggu sekali, atau empat minggu sekali. Ikuti langkah detail selengkapnya di [sini](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/kunjungan/manajemen-rute/cara-membuat-rute-kunjungan-secara-manual).

<figure><img src="/files/QcTde0GDHexcsjA5N5LB" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
Untuk pengelolaan rute juga dapat dilakukan dengan impor seperti langkah di [sini](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/kunjungan/manajemen-rute/cara-menambah-rute-manajemen-melalui-import).
{% endhint %}

* Arahkan salesman untuk [sinkronisasi](/mobile-application/sfa-sales-force-automation/beranda/sinkronisasi-data/cara-sinkron-transaksi-dan-master-data) SFA agar rute yang disusun dapat terupdated.
  {% endstep %}

{% step %}

### Tambah Stok

* Buka **Stok > Penyesuaian Stok**
* Tambah data stok pada **Tambah Stok Masuk.**

<figure><img src="/files/5lck6HOdnozxbmsvcBgg" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Isi jumlah stok secara manual dan tekan tombol **Simpan** untuk menyimpan. Klik di [sini](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/stok/penyesuaian-stok/cara-menambahkan-stok-stok-masuk) untuk selengkapnya.

<figure><img src="/files/nc0gJPppPEgvvVHocBAI" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Cek daftar stok di [sini](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/stok/stok/cara-melihat-daftar-stok).

{% hint style="info" %}
Anda juga bisa melakukan [import](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/stok/penyesuaian-stok/cara-menambahkan-stok-melalui-impor)  data stok menggunakan Excel dalam jumlah banyak sekaligus dengan mudah.

Atau bila Anda menggunakan integrasi Accurate Online/Jurnal, data customer bisa langsung di-sinkronisasi dengan mengikuti petunjuk [Integrasi Accurate Online](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate) atau [Integrasi Jurnal.](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/jurnal.id)
{% endhint %}
{% endstep %}

{% step %}

### Buat Pesanan Penjualan

* Buka **Penjualan > Pesanan Penjualan.**
* Tambah pesanan pada **Tambah Pesanan Penjualan.**

<figure><img src="/files/EeL3IclaZ9DoUCGHsgpr" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Isi detail pesanan secara manual dan tekan tombol **Simpan & Verify** untuk menyimpan. Klik di [sini](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/penjualan/pesanan/cara-membuat-pesanan-penjualan) untuk selengkapnya.

<figure><img src="/files/ejfmyLaTry8j3gabsCpW" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
Bila Anda menggunakan integrasi Accurate Online/Jurnal, data customer bisa langsung di-sinkronisasi dengan mengikuti petunjuk [Integrasi Accurate Online](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate) atau [Integrasi Jurnal.](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/jurnal.id)
{% endhint %}
{% endstep %}

{% step %}

### Proses Pengiriman

* Buka **Pengiriman** > **Surat Jalan.**
* Tambah surat jalan pada **Tambah Surat Jalan.**

<figure><img src="/files/CqRmdFdANjfufPJfPS9X" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Pilih dan tambah pesanan penjualan yang akan dikirim.

<figure><img src="/files/dgwvYLu0z06FU1LZS1OZ" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Tentukan jumlah item yang akan dikirim dan Simpan.

<figure><img src="/files/A3CZEp209VYsJY4rdqzo" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endstep %}

{% step %}

### Proses Generate Faktur dan Pembayaran

* Buka **Penjualan > Pesanan Penjualan.**
* Pilih **Buat Faktur** pada tombol action.

<figure><img src="/files/9mHpGxBKaS0gG83RCAdl" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Pilih Faktur Penuh sesuai dengan jumlah yang dikirim.

<figure><img src="/files/6aE5IUGlsZDtwhc6guPr" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

* Tentukan tanggal faktur dan kode transaksi sesuai kebutuhan Coretax.

<figure><img src="/files/QW6iKvbxrMgjzbBK0I3i" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

* Buka notifikasi, pilih faktur yang telah selesai di-generated.

<figure><img src="/files/2xvxImF0bxR8nxqWOjwV" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

* Buka Faktur, pilih faktur status active untuk Lanjutkan pembayaran.

<figure><img src="/files/M7UZXv1RBVRbvEU37QLh" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Isi jumlah pembayaran yang diterima lalu Simpan dan Konfirmasi seperti langkah di [sini](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/penjualan/faktur/cara-melakukan-pembayaran-dari-faktur-penjualan).

<figure><img src="/files/0AYDh8oF8pB9gbSmBcgr" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endstep %}
{% endstepper %}

{% hint style="success" %}
**Tips Tambahan**

* Gunakan fitur promo untuk menarik pelanggan.
* Pantau laporan penjualan di dashboard dan intelligent.
* Hubungi support jika ada kendala.
  {% endhint %}


# Mulai Jualan dengan SFA - SimpliDOTS dalam 5 Menit

SFA (Sales Force Automation) SimpliDOTS adalah solusi praktis untuk membantu salesman Anda melakukan kunjungan, mencatat pesanan, pembayaran, hingga pencatatan stok pelanggan, dengan mudah dan cepat untuk taking order maupun canvassing menggunakan satu aplikasi saja. Dengan SFA, Anda bisa mengunjungi pelanggan, membuat pesanan, faktur dan pembayaran hingga mencatat stok pelanggan secara real-time. Mulai gunakan SFA SimpliDOTS sekarang, supaya urusan jualan jadi lebih simpel dan efisien!

{% stepper %}
{% step %}

### Login

* Unduh aplikasi SFA SimpliDOTS di [sini](https://play.google.com/store/apps/details?id=com.simplidots.sf).&#x20;
* Masukkan username dan password yang telah didaftarkan oleh Admin kemudian tekan Masuk.

<figure><img src="/files/nWdqSligzGwQO1GDCgWs" alt="" width="175"><figcaption></figcaption></figure>
{% endstep %}

{% step %}

### Geo Tag Alamat Pelanggan

* Buka **Menu Geo Tag**

<figure><img src="/files/EKzGbYtDZp7XUQnLz84K" alt="" width="175"><figcaption></figcaption></figure>

* Pilih pelanggan dan tentukan alamat sesuai titik pelanggan berada.&#x20;

<figure><img src="/files/b5IHh6mCuVnbhkX7JBt0" alt="" width="149"><figcaption></figcaption></figure>

* Pastikan Anda juga berada di lokasi yang sama agar lebih akurat.  Lokasi Anda (<mark style="color:blue;">**biru**</mark>), dan lokasi pelanggan (<mark style="color:red;">**merah**</mark>). Ubah detail alamat seperti langkah di [sini](/mobile-application/sfa-sales-force-automation/beranda/geo-tag/cara-geo-tag-ubah-alamat-pelanggan) bila perlu.

<figure><img src="/files/s9LJH4cOS4jDJR4KD3J2" alt="" width="150"><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
Anda juga bisa melakukan geo tag titik lokasi pelanggan secara massal dengan cara [impor update data](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/data-master/pelanggan/master-pelanggan/cara-mengubah-data-pelanggan-secara-import) dengan menambahkan latitude dan longitude masing-masing pelanggan.
{% endhint %}
{% endstep %}

{% step %}

### Tambah NOO (New Open Outlet)

* Buka **Pelanggan.**

<figure><img src="/files/7maoznayMFr4AUT33Y0O" alt="" width="176"><figcaption></figcaption></figure>

* Tambah data pelanggan baru melalui icon **+.**

<figure><img src="/files/xEsamgzFeAHem2nQQ5zd" alt="" width="147"><figcaption></figcaption></figure>

* Isi data customer dan tekan tombol **Simpan** untuk menyimpan. Klik di [sini](/mobile-application/sfa-sales-force-automation/beranda/pelanggan/cara-menambah-pelanggan-baru) untuk selengkapnya.
  {% endstep %}

{% step %}

### Melakukan Kunjungan

* Buka tab Harian (dengan rute) atau Semua (tanpa rute) pada menu Pelanggan.

<figure><img src="/files/aCxHCoK5LjQZFA31H7oy" alt="" width="176"><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
**Penting!**

Apabila **salesman mengunakan rute** **dan divisi** maka pelanggan yang muncul adalah:

* Pelanggan yang sudah ditentukan rutenya.
* Pelanggan yang di-assign/ditentukan ke employee tersebut.
* Product yang muncul sesuai dengan divisi.

Apabila **salesman tidak mengunakan rute** **namun menggunakan divisi** maka pelanggan yang muncul berupa:

* Pelanggan yang tidak di-assign/ditentukan employee-nya.
* Pelanggan yang di-assign/ditentukan ke employee tersebut.
* Product yang muncul sesuai dengan divisi.

Saat ini divisi hanya bisa memisahkan atau menyaring data Product, sedangkan data Pelanggan belum bisa.
{% endhint %}

* Pilih pelanggan yang akan dikunjungi dan lihat rute perjalanan pada detail pelanggan.

<figure><img src="/files/NexWOL0w7iIA7EYhnDQ6" alt="" width="175"><figcaption></figcaption></figure>

* Kemudian lakukan checkin sebagai syarat melakukan kunjungan dengan menambahkan foto dan catatan seperti langkah di [sini](/mobile-application/sfa-sales-force-automation/beranda/pelanggan/cara-kunjungan-check-in-di-lokasi-pelanggan).

<figure><img src="/files/K6l3MePbZuDRSyRPXGzj" alt="" width="172"><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
Anda juga bisa melihat riwayat kunjungan seperti langkah di [sini](/mobile-application/sfa-sales-force-automation/beranda/pelanggan/cara-melihat-riwayat-kunjungan).
{% endhint %}
{% endstep %}

{% step %}

### Tambah Pesanan atau Faktur

* Pilih Buat pada daftar pelanggan.

<figure><img src="/files/IftlArgNNl2PiY5uMG2L" alt="" width="175"><figcaption></figcaption></figure>

* Kemudian tentukan jenis transaksi tab Pesanan atau Faktur.

<figure><img src="/files/iN2Ye89evExPX73m6OBE" alt="" width="150"><figcaption></figcaption></figure>

* Tambah item sesuai pesanan atau faktur.

  <figure><img src="/files/C9Nscq8nolUrDL4mmxm9" alt="" width="175"><figcaption></figcaption></figure>

* Kemudian simpan.&#x20;

<figure><img src="/files/YQyrhqiQZaEiD7RhGKJq" alt="" width="173"><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
Anda juga bisa melihat panduan selengkapnya mengenai pesanan di [sini](/mobile-application/sfa-sales-force-automation/beranda/pelanggan/cara-membuat-pesanan-penjualan-sales-order-so-saat-kunjungan), dan faktur di [sini](/mobile-application/sfa-sales-force-automation/beranda/pelanggan/cara-membuat-faktur-penjualan-sales-invoice-si-saat-kunjungan).&#x20;
{% endhint %}

* Lakukan check-out jika sudah selesai kunjungan.

<figure><img src="/files/YyLNbg4UnafSVtj5gnNn" alt="" width="175"><figcaption></figcaption></figure>
{% endstep %}

{% step %}

### Pembayaran Faktur Canvassing

* Buka menu Pembayaran Pelanggan.

<figure><img src="/files/nUuPFsxZ7K70dGfqsncf" alt="" width="176"><figcaption></figcaption></figure>

* Pilih tambah dan cari pelanggan yang melakukan pembayaran.

<figure><img src="/files/ZY9aPtp2CbAU8ePZ5vx9" alt="" width="176"><figcaption></figcaption></figure>

* Isi metode pembayaran, total pembayaran, dan faktur yang akan dibayar.

<figure><img src="/files/9I1zckp6c9TrPAvsizsW" alt="" width="175"><figcaption></figcaption></figure>

* Pilih Bayar.

<figure><img src="/files/iw7pzNZpdSBGphm3HkHP" alt="" width="145"><figcaption></figcaption></figure>
{% endstep %}

{% step %}

### Sinkronisasi

* Kembali ke menu Beranda.
* Centang kedua pilihan untuk sinkronisasi foto dan transaksi.

<figure><img src="/files/tF3wWqa7F81J3HicxjzB" alt="" width="175"><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
Bila Anda menggunakan sinkronisasi instant, Anda tidak perlu melakukan sinkronisasi manual seperti di atas.
{% endhint %}
{% endstep %}

{% step %}

### Dashboard

* Buka menu Dasbor.
* Cek jumlah kunjungan dan transaksi dan pastikan semua data telah terkirim keseluruhan.
  {% endstep %}
  {% endstepper %}

{% hint style="success" %}
**Tips Tambahan**

* Gunakan fitur promo untuk menarik pelanggan.
* Pantau laporan penjualan di dashboard.
* Hubungi support jika ada kendala.
  {% endhint %}


# Alur Penggunaan SimpliDOTS

Langkah-langkah penggunaan Website dan Aplikasi

## SMH (Sales Management Hub) <a href="#website-untuk-tim-back-office" id="website-untuk-tim-back-office"></a>

*Website untuk tim backoffice*

SMH (Sales Management Hub) adalah website untuk mengelola aktivitas operasional secara menyeluruh, tim backoffice dapat menggunakan website SimpliDOTS melalui link berikut:\
🔗 <https://app.simplidots.co.id>

Melalui platform ini, Anda dapat melakukan berbagai hal seperti:

* Menyusun dan mengelola **master data** pelanggan, pegawai, produk, serta daftar harga.
* Mengatur dan memantau **stok** barang secara real-time.
* Mengelola **pesanan penjualan** dan **pengiriman** barang.
* Menentukan dan menjadwalkan **kunjungan tim sales** ke pelanggan.
* Melakukan **monitoring aktivitas tim sales** di lapangan secara langsung.
* Mengakses berbagai **laporan penjualan dan performa** untuk kebutuhan analisis bisnis.

Website ini menjadi pusat kendali utama yang terhubung langsung dengan aplikasi SFA yang digunakan oleh tim sales di lapangan, memastikan alur kerja lebih terstruktur, efisien, dan mudah dikontrol.

Berikut alur penggunaan website SMH:

<figure><img src="/files/xSgKEXPNFYrtdJ2r3OFI" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

## SFA (Sales Force Automation)

*Aplikasi untuk tim sales*

**SFA (Sales Force Automation) SimpliDOTS** adalah aplikasi mobile yang dirancang untuk mendukung kegiatan tim sales saat berada di lapangan. Tim sales dapat mengunduh aplikasi SFA melalui link berikut:\
🔗<https://play.google.com/store/apps/details?id=com.simplidots.sf>

Melalui aplikasi ini, salesman dapat melakukan beberapa aktivitas penting secara langsung, seperti:

* Mencatat hasil **kunjungan pelanggan**
* Membuat **pesanan/faktur penjualan**
* Mencatat **pembayaran**
* Melakukan **pencatatan stok** di lokasi pelanggan
* Membuat **retur penjualan** (jika ada)

Semua data yang dicatat di aplikasi akan otomatis tersinkronisasi ke sistem pusat, yaitu website SMH SimpliDOTS, sehingga tim backoffice dapat memantau dan mengelola aktivitas tim sales secara real-time. Proses ini membantu memastikan akurasi data, mempercepat alur kerja, dan meningkatkan efisiensi penjualan.

Berikut alur penggunaan aplikasi SFA:&#x20;

<figure><img src="/files/d6NcmKxaMlW7R44kz7OR" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

## DFA (Delivery Force Automation)

*Aplikasi untuk tim driver*

**DFA (Delivery Force Automation) SimpliDOTS** adalah aplikasi mobile yang dirancang untuk mendukung kegiatan tim driver saat berada di lapangan. Tim driver dapat mengunduh aplikasi DFA melalui link berikut:\
🔗<https://play.google.com/store/apps/details?id=com.simplidots.dfa>

Melalui aplikasi ini, driver dapat melakukan beberapa aktivitas penting secara langsung, seperti:

* Melakukan **pengiriman**
* Melihat **rekap pengiriman**
* Mencatat **pengeluaran perjalanan**
* Membuat **retur pengiriman** (jika ada)

Semua data yang dicatat di aplikasi akan otomatis tersinkronisasi ke sistem pusat, yaitu website SMH SimpliDOTS, sehingga tim backoffice dapat memantau dan mengelola aktivitas tim driver secara real-time. Proses ini membantu memastikan akurasi data, mempercepat alur kerja, dan meningkatkan efisiensi penjualan.

Berikut alur penggunaan aplikasi DFA:&#x20;

<figure><img src="/files/R18cAzeqJrXDn2JVskmi" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

## Supervision

*Aplikasi untuk supervisor*

**Supervision SimpliDOTS** adalah aplikasi mobile yang dirancang untuk mendukung kegiatan supervisor saat berada di lapangan. Supervisor dapat mengunduh aplikasi Supervision melalui link berikut:\
🔗<https://play.google.com/store/apps/details?id=com.simplidots.supervision>

Melalui aplikasi ini, supervisor dapat melakukan beberapa aktivitas penting secara langsung, seperti:

* Melihat **hasil** **penjualan** **tim**
* Melihat **lokasi pelanggan**
* Melihat **hasil kunjungan tim sales**
* Melihat **rekap penjualan**

Semua data yang tampil di aplikasi sama dengan data di sistem pusat, yaitu website SMH SimpliDOTS. Proses ini membantu supervisor dalam menilai hasil kinerja tim salesman lebih efisien.

Berikut alur penggunaan aplikasi Supervision:&#x20;

<figure><img src="/files/eBEqrheGbEghV26yxCCK" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

## SimpliDOTS Tracking Agent

*Aplikasi untuk melacak lokasi pegawai secara real-time*

**SimpliDOTS Tracking Agent** adalah aplikasi mobile yang dirancang untuk mendukung kegiatan pelacakan lokasi saat berada di lapangan. Pegawai dapat mengunduh aplikasi melalui link berikut:\
🔗<https://play.google.com/store/apps/details?id=com.simplidots.trackingagent>

Melalui aplikasi ini, pegawai dapat melakukan beberapa aktivitas penting secara langsung, seperti:

* Mengaktifkan **service tracking**
* Melihat **aktivitas tracking**
* Mengatur **data tracking**

Lokasi terakhir berdasarkan data yang dikirim dari aplikasi akan otomatis tampil ke sistem pusat geografis kunjungan, yaitu website SMH SimpliDOTS. Proses ini membantu supervisor melihat lokasi terakhir dari pegawai.

Berikut alur penggunaan aplikasi SimpliDOTS Tracking Agent:&#x20;

<figure><img src="/files/wGpfrGZ2CPKNpz1G7nKq" alt=""><figcaption></figcaption></figure>


# SMH (Sales Management Hub)

## **Mengenal Sales Management Hub (SMH)**

**Sales Management Hub (SMH)** adalah pusat kendali backoffice di SimpliDOTS. Di sinilah semua proses penting dimulai. Mulai dari menyusun data pelanggan dan produk, mengatur jadwal kunjungan tim sales, memantau aktivitas di lapangan dan pengiriman, hingga melihat hasil penjualan dalam bentuk laporan yang rapi dan terintegrasi.

SMH terhubung langsung dengan aplikasi **SFA SimpliDOTS** yang digunakan oleh tim sales, serta aplikasi **DFA** yang digunakan oleh tim pengiriman dalam skema **Route Optimization**. Semua aktivitas yang dilakukan dari aplikasi akan otomatis tersinkronisasi ke SMH, sehingga Anda bisa memantau dan mengelola proses penjualan dengan lebih efisien, akurat, dan real-time.

## 📌 **Apa saja yang ada di SMH?**

Berikut adalah bagian-bagian utama dalam SMH yang dapat Anda akses melalui link [app.simplidots.co.id](https://app.simplidots.co.id):

**🔐 Akun & Langganan**

Kelola akun perusahaan dan jenis paket langganan yang digunakan. Anda juga dapat menambahkan pengguna baru, menetapkan peran, dan melihat status aktif dari akun yang terdaftar.

**📦 Produk**

Kelola seluruh data produk yang akan dijual. Termasuk pengelompokan produk, harga, satuan, stok, dan informasi tambahan lain yang relevan.

**👤 Pegawai**

Menambahkan dan mengatur tim internal Anda seperti admin, supervisor, hingga sales & driver yang menggunakan aplikasi SFA dan DFA.

**👥 Pelanggan**

Menyimpan data pelanggan lengkap mulai dari nama, alamat, kontak, tipe pelanggan, daftar harga, hingga batasan limit dan waktu pembayaran.

**⚙️ Pengaturan Dasar**

Menyesuaikan konfigurasi seperti pajak, daftar harga, cara pembayaran, template nota, hingga pengaturan waktu dan lokasi perusahaan.

**📅 Kunjungan**

Mengatur jadwal kunjungan tim sales ke pelanggan, baik yang bersifat rutin (berdasarkan rute), maupun kunjungan bebas (canvassing atau one-time visit).

**🛒 Pesanan Penjualan**

Melihat, membuat, dan mengelola semua pesanan penjualan yang masuk, baik dari aplikasi maupun input manual. Termasuk status pesanan dan progres pengiriman.

**🚚 Pengiriman**

Melihat status pengiriman, menyusun jadwal, serta mengelola surat jalan. Fitur ini terintegrasi dengan DFA untuk optimasi rute dan efisiensi distribusi.

**🧺 Canvassing**

Digunakan untuk penjualan langsung di lapangan tanpa pesanan sebelumnya. Termasuk pencatatan stok, pembayaran, dan nota penjualan langsung di tempat.

**🧾 Faktur Penjualan**

Mengelola pembuatan dan pengiriman faktur secara otomatis dari pesanan yang telah dikonfirmasi. Dapat digunakan untuk menyesuaikan jatuh tempo dan mencetak ulang faktur.

**💰 Pembayaran Pelanggan**

Mencatat dan memantau pembayaran pelanggan, termasuk pelunasan, pembayaran sebagian, penggunaan nota kredit, serta status limit pelanggan.

**📊 Dashboard SMH**

Menampilkan ringkasan aktivitas terkini, performa penjualan, kunjungan tim sales, dan status pengiriman. Cocok digunakan untuk pemantauan harian.

**📈 Intelijen (Laporan)**

Menyediakan laporan lengkap mulai dari rekap penjualan, aktivitas kunjungan, performa tim, hingga laporan keuangan yang bisa diunduh sesuai kebutuhan.

**🔗 Integrasi**

Menghubungkan SimpliDOTS dengan sistem pihak ketiga seperti **Jurnal**, **Accurate**, dan lainnya. Cocok untuk perusahaan yang sudah memiliki sistem akuntansi terpisah.

***

{% hint style="info" %}

#### 💡 **Catatan Tambahan**

Anda juga dapat menggunakan **SMH secara mandiri** tanpa aplikasi mobile SFA atau DFA. Semua proses pesanan, pengiriman, dan pelaporan tetap bisa dilakukan langsung dari website, serta didukung integrasi ke sistem ERP atau akuntansi eksternal jika dibutuhkan.
{% endhint %}


# Registrasi

Agar dapat mengakses sistem SimpliDOTS Sales Automation Platform, Anda diharuskan untuk membuat akun terlebih dahulu. Berikut beberapa yang perlu diketahui untuk cara daftar, masuk dan keluar.

* [Cara Mendaftar Akun Sales Automation Platform](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/sales-management-hub/cara-mendaftar-akun-simplidots)
* [Cara Masuk ke Sales Management Hub](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/sales-management-hub/cara-masuk)
* [Cara Keluar dari Sales Management Hub](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/sales-management-hub/cara-keluar-akun)
* [Cara Mengubah Demo Data ke Live Data](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/pengaturan-dasar/cara-mengubah-demo-data-ke-live-data)


# Cara Mendaftar Akun Sales Automation Platform

<mark style="color:blue;">**SimpliDOTS Sales Automation Platform**</mark> merupakan aplikasi sales berbasis cloud khusus perusahaan distribusi yang bertujuan untuk mempermudah dan mengotomasi pekerjaan sales. Tugas-tugas sales yang rumit dan seringkali memakan waktu kini dapat dilakukan hanya melalui smartphone atau pc.

Pendaftaran atau registrasi diperlukan untuk mengakses fitur <mark style="color:blue;">**SimpliDOTS Sales Automation Platform**</mark> baik secara berlangganan maupun free trial.

Berikut langkah-langkah untuk melakukan pendaftar di <mark style="color:blue;">**SimpliDOTS Sales Automation Platform**</mark> :

1. Silakan masuk ke [<mark style="color:blue;">**https://app.simplidots.co.id/condensed/register**</mark>](https://app.simplidots.co.id/condensed/register) pada browser di komputer, tablet atau smartphone Anda
2. Isi data sesuai yang tertera pada form, seperti <mark style="color:orange;">**Full Name, Email**</mark><mark style="color:orange;">,</mark> <mark style="color:orange;"></mark><mark style="color:orange;">**Phone Number, Company Name dan Password**</mark>

{% hint style="info" %} <mark style="color:red;">**Pastikan semua Data terisi!**</mark>
{% endhint %}

![](/files/Sv7bom9QZbu0VF3YWvYH)

3\. Setelah Anda mengisi semua informasi yang tertera pada form, klik <mark style="color:blue;">**Submit**</mark>

![](/files/YomXuyZimb4fEvxRfJzE)

4\. Setelah berhasil, akan muncul notifikasi <mark style="color:blue;">**Register Success**</mark> seperti dibawah ini

5\. Setelah registrasi, silakan buka *email* yang telah Anda daftarkan sebelumnya. Anda akan mendapatkan *link verifikasi Registrasi* pada *email* tersebut&#x20;

6\. Cek kotak masuk *email* Anda, kemudian buka pesan <mark style="color:blue;">**confirm your email on SimpliDOTS**</mark>

![](/files/-MMohprml3lbz3sAUjbB)

7\. Klik <mark style="color:blue;">**Verify Email Now**</mark>

![UPdate ](/files/-MMoiIvtjuMxeJtUr631)

8\. Setelah akun Anda berhasil dibuat, akan muncul tampilan seperti dibawah ini.&#x20;

![](/files/EA5cMBlXF1MlY5EYoNC8)

10\. Anda bisa memulai dengan klik <mark style="color:blue;">**MASUK**</mark>**,** atau silahkan klik [**Cara Masuk ke Sales Management Hub**](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/sales-management-hub/cara-masuk) untuk detailnya&#x20;

Selamat mencoba, Kawan Simpli :)


# Cara Masuk ke Sales Management Hub

<mark style="color:blue;">**Sales Management Hub**</mark> merupakan *back office dari Sales Automation Platform*. Untuk mengaksesnya, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut :&#x20;

1\. Silakan masuk ke [**https://app.simplidots.co.id/condensed/login**](https://app.simplidots.co.id/condensed/login) pada browser <mark style="color:orange;">**Chrome**</mark> atau <mark style="color:orange;">**Firefox**</mark> di komputer, tablet atau smartphone Anda

2\. Masukkan <mark style="color:blue;">**Username**</mark> dan <mark style="color:blue;">**Password**</mark> Anda.

3\. Klik <mark style="color:blue;">**Masuk**</mark>

<figure><img src="/files/PVj0HvCGSRgKMizPhd2q" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
*<mark style="color:red;">**Pastikan Username dan Password yang Anda masukkan sudah sesuai !**</mark>*
{% endhint %}

Anda berhasil masuk jika sudah berada pada halaman [**Dashboard**](broken://pages/-MORYmJBEVE7uCK8hjYJ).

Selamat mencoba, Kawan Simpli :)&#x20;


# Cara Keluar dari Sales Management Hub

{% hint style="danger" %}
**Ketika Anda login ke&#x20;**<mark style="color:blue;">**Sales Management Hub (SMH)**</mark>**&#x20;menggunakan komputer publik, Anda mungkin tetap login ke layanan SMH walaupun sudah menutup browser.**&#x20;

**Oleh karena itu, penting untuk keluar dari SMH setelah Anda selesai menggunakannya.**
{% endhint %}

Untuk keluar dari <mark style="color:blue;">**Sales Management Hub (Back office dari Sales Automation Platform)**</mark>, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut :&#x20;

1. Silakan masuk ke [**https://app.simplidots.co.id**](https://app.simplidots.co.id) pada browser <mark style="color:orange;">**Chrome**</mark> atau [<mark style="color:orange;">**Firefox**</mark>](https://simplidots.slack.com/archives/C01JL1F1876/p1632986707014100) di komputer, tablet atau smartphone Anda

{% hint style="info" %}
Jika setelah membuka link tersebut Anda diarahkan ke halaman [*masuk (login),*](https://app.simplidots.co.id/condensed/login) artinya Anda sudah berhasil keluar dari aplikasi sebelumnya.&#x20;

Tetapi jika Anda diarahkan ke halaman ***Dashboard*** ***SimpliDOTS SMH***, maka Anda harus keluar.
{% endhint %}

2\. Pilih <mark style="color:blue;">**Profil**</mark> yang terletak di bagian kanan atas<br>

<figure><img src="/files/d8MDCr1Cpp2TSaP7KNuR" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

3\. Setelah itu klik pilih opsi <mark style="color:blue;">**Keluar**</mark>

<figure><img src="/files/TQHHluG1IfVLTECYqMx7" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
Anda berhasil keluar jika Anda akan kembali ke halaman [**masuk (login).**](https://app.simplidots.co.id/condensed/login)
{% endhint %}

Selamat mencoba, Kawan Simpli :)&#x20;


# Pengaturan Dasar


# Memahami Pengaturan Dasar (Default Settings)

Kini, terdapat penambahan fitur default setting pada SMH (Sales Management Hub) agar dapat memudahkan user dalam mengubah pengaturan secara mandiri sesuai kebutuhan.

Pada Default Settings, terdapat beberapa pengaturan terkait menu berikut.

* CompanyProfile
* Customer
* Employee
* Product
* Mobile
* Delivery
* Sales
* TrackingAgent
* Integration

<table data-view="cards"><thead><tr><th></th><th align="center"></th><th></th><th data-hidden data-card-target data-type="content-ref"></th></tr></thead><tbody><tr><td></td><td align="center"><strong>Company Profile</strong></td><td></td><td><a href="/pages/lt9bBxEiyd3AQvRDruB3#id-1.-company-profile">/pages/lt9bBxEiyd3AQvRDruB3#id-1.-company-profile</a></td></tr><tr><td></td><td align="center"><strong>Customer</strong></td><td></td><td><a href="/pages/lt9bBxEiyd3AQvRDruB3#id-2.-customer">/pages/lt9bBxEiyd3AQvRDruB3#id-2.-customer</a></td></tr><tr><td></td><td align="center"><strong>Product</strong></td><td></td><td><a href="/pages/lt9bBxEiyd3AQvRDruB3#id-3.-product">/pages/lt9bBxEiyd3AQvRDruB3#id-3.-product</a></td></tr><tr><td></td><td align="center"><strong>Mobile</strong></td><td></td><td><a href="/pages/lt9bBxEiyd3AQvRDruB3#id-4.-mobile">/pages/lt9bBxEiyd3AQvRDruB3#id-4.-mobile</a></td></tr><tr><td></td><td align="center"><strong>Delivery</strong></td><td></td><td><a href="/pages/lt9bBxEiyd3AQvRDruB3#id-5.-deliveryl">/pages/lt9bBxEiyd3AQvRDruB3#id-5.-deliveryl</a></td></tr><tr><td></td><td align="center"><strong>Sales</strong></td><td></td><td><a href="/pages/lt9bBxEiyd3AQvRDruB3#id-6.-sales">/pages/lt9bBxEiyd3AQvRDruB3#id-6.-sales</a></td></tr><tr><td></td><td align="center"><strong>Tracking</strong> <strong>Agent</strong></td><td></td><td><a href="/pages/lt9bBxEiyd3AQvRDruB3#id-7.-tracking-agent">/pages/lt9bBxEiyd3AQvRDruB3#id-7.-tracking-agent</a></td></tr><tr><td></td><td align="center"><strong>Integration</strong></td><td></td><td><a href="/pages/lt9bBxEiyd3AQvRDruB3#id-8.-integration">/pages/lt9bBxEiyd3AQvRDruB3#id-8.-integration</a></td></tr></tbody></table>

***

## 1. COMPANY PROFILE

Pada menu ini, Anda dapat mengisi atau mengubah informasi perusahaan sesuai data pada Company Profile berikut:

* Nama : Nama Perusahaan
* Alamat : Alamat Perusahaan
* Kota : Kota Perusahaan
* Nomor Telepon : Nomor Telepon Perusahaan
* NPWP : NPWP Perusahaan
* NITKU : NITKU Perusahaan
  * Format NITKU harus terdiri dari 22 digit angka.
  * Jika NPWP tersedia, maka saat NITKU dikosongkan, harus disimpan terlebih dahulu agar dapat otomatis terisi NITKU berdasarkan NPWP. NITKU akan terisi otomatis berdasarkan NPWP/NIK sesuai syarat berikut:
    * Jika NPWP diisi dan memiliki 15 digit, maka NITKU akan terisi seperti berikut: **“0” + 15 digit NPWP + "000000”**
    * Jika NPWP diisi dan memiliki 16 digit, maka NITKU akan terisi seperti berikut: **16 digit NPWP + "000000”**
    * Jika tidak ada NPWP, maka NITKU akan diisi dengan **0000000000000000000000.**
* Alamat NPWP : Alamat NPWP Perusahaan
* Nama Bank : Nama Bank Perusahaan
* User Akun Bank : Nama Pengguna Akun Bank Perusahaan
* Nomor Akun Bank : Nomor Akun Bank Perusahaan
* Deskripsi Akun Bank : Deskripsi Akun Bank Perusahaan
* Nama Bank 2 : Nama Bank Perusahaan
* User Akun Bank 2:  User Akun Bank Perusahaan
* Nomor Akun Bank 2: Nomor Akun Bank Perusahaan
* Deskripsi Akun Bank 2: Deskripsi Akun Bank Perusahaan

<figure><img src="/files/tRZGywX2T8SGzttOOHMT" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

<figure><img src="https://lh7-us.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXfny9IYc6qh89mcQ54gnUGOEn4qJudIVz98OsU2LAh64v-pfWpvb_naCeyOQxuuKz0i4pKnFt5kV1ZQzC6snJXjYLLw6fa55IOLwkwrRiW6Uy3_w2NCfoVNRY6zaSRhLQVnnOfYqOrwd5cBgQ-sDQpBvLY?key=HjtKET_FbtAwq0Of8HjmXg" alt="" width="188"><figcaption></figcaption></figure>

## 2. CUSTOMER

Pada menu ini, Anda dapat mengatur hal berikut:

* **Prefix Customer Code**: Prefix atau awalan untuk kode pelanggan dapat kamu ubah sesuai kebutuhan. Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:
  * Prefix ini tidak boleh dikosongkan.
  * Prefix tidak boleh lebih dari 10 huruf.
* **Set new customers created from SFA as taxable** : Pada bagian ini, kamu dapat menentukan apakah pelanggan baru yang dibuat dari SFA akan dikenakan pajak secara otomatis atau tidak.&#x20;
* **Limit number of invoice created on Sales Force Automation (SFA)** : merupakan batas maksimal untuk jumlah faktur yang belum dibayar. Limit ini berlaku untuk setiap pelanggan. Jika faktur yang dibuat telah mencapai batas yang ditentukan, maka transaksi akan diblokir.&#x20;
* **Limit amount of overdue invoices on Sales Force Automation (SFA)** : merupakan batas maksimal jumlah tagihan yang terlambat dibayar atau sudah jatuh tempo.
* **Limit amount of due and overdue invoices on Sales Force Automation (SFA)** : merupakan batasan jika jumlah tagihan yang jatuh tempo dan terlambat telah mencapai batas yang ditentukan, maka transaksi berikutnya akan diblokir.

<figure><img src="https://lh7-us.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXe-ZUSUhxoxCWkgzmYh78veMrrUFyZYpGlYfIvbKGnXqjvK45S2LXs2xBE86mznhikN_ghveeXW-JpUcPAqZ6Yk-l9P8MO1yWLPbMysLD4ILG96kPKOIzm6K1BfpuTyhLtgTLbzXHdU6y2FecfC_9e-8f8?key=HjtKET_FbtAwq0Of8HjmXg" alt=""><figcaption><p>Tampilan pada PC</p></figcaption></figure>

<figure><img src="https://lh7-us.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXe-csmPpluY9cCuztSjsUDsIX20P3aGti81BMg9XQCIGcT3CRvVFe5qQkIg_2d2X8sMpVKiaB2dyhe8mFbYRzUstEJcvaHGR-OJi08JclO5v0y5TyFOWaInGgpth96ihmUZ072w9V52K2dUA6EAhOqXmHIt?key=HjtKET_FbtAwq0Of8HjmXg" alt="" width="188"><figcaption><p>Tampilan pada mobile</p></figcaption></figure>

## 3. PRODUCT

Pada menu ini, Anda dapat mengatur hal berikut:

* **Prefix product code** : Prefix atau awalan untuk kode produk dapat kamu ubah sesuai kebutuhan. Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:
  * Prefix ini tidak boleh dikosongkan.
  * Prefix tidak boleh lebih dari 10 huruf.

<figure><img src="https://lh7-us.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXciwXaP4VUxyO67trJl2YurPHUav3eVPAwf-9lHVPqo2E14FHZQANlCuov_I1pnjBjNAn7g7-pLcyTQIEo7ATFwo9LjOiuk5jqvuvW492aLfJfeOD9o6zEElxvW__IJoe6A-PuCtRWPngcLFMSMUIoxDwge?key=HjtKET_FbtAwq0Of8HjmXg" alt=""><figcaption><p>Tampilan pada PC</p></figcaption></figure>

<figure><img src="https://lh7-us.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXfcIuMGIV4ZUd8dNFCpokaAuRMCQmP7lE2oRUXd0i4iDRB8ZiM1M751nTdyxlMDbMVRjoqOLNiEDzbJ8s6jEP_L0SEJTIUR6Vp8Kvi9ZPGde3c8hp5XzXpxQ41vf03obDVNYpRMWMrWph__zHPDoFCRf1gJ?key=HjtKET_FbtAwq0Of8HjmXg" alt="" width="375"><figcaption><p>Tampilan pada mobile</p></figcaption></figure>

## 4. MOBILE

### 1. SFA Mobile Apps

Pada menu ini, Anda dapat mengatur hal berikut:

* **Allow orders with 0 quantity** : merupakan pemberian akses untuk dapat memesan produk dengan tidak menginput jumlah kuantitas atau 0 kuantitas.&#x20;
* **Maximum days to view last order history Period data shown on SFA** : merupakan pemberian batas maksimal jumlah riwayat pesanan yang telah dipesan. Contoh : 2, maka kamu dapat melihat riwayat pesanan berdasarkan 2 hari yang lalu.
* **Activate sales order promo scheme** : merupakan menu untuk mengaktifkan diskon pesanan berdasarkan skema promo yang telah ditetapkan dari backoffice. Dengan mengaktifkan ini, maka jenis diskon pesanan lain tidak akan berlaku.
* **Activate sales order discount order** : merupakan menu untuk mengaktifkan diskon pesanan keseluruhan yang dapat dibuat secara manual saat pesanan tersebut dibuat dari SFA. Dengan mengaktifkan ini, maka jenis diskon skema promo tidak akan berlaku.
* **Activate sales order discount item** : merupakan menu untuk mengaktifkan diskon pesanan terhadap item pesanan tertentu yang dapat dibuat secara manual saat pesanan tersebut dibuat dari SFA. Dengan mengaktifkan ini, maka jenis diskon skema promo tidak akan berlaku.
* **Maximum distance from customers to check-in & geo tagging** : merupakan jarak maksimal toleransi dalam satuan meter agar dapat melakukan check in dan geo tagging dalam batasan yang telah ditentukan dari lokasi pelanggan.&#x20;
* **Block salesman to check-in & geo tagging outside set distance** : merupakan izin untuk memblokir akses salesman jika melakukan kunjungan diluar dari jarak maksimum toleransi yang telah ditentukan sebelumnya.&#x20;
* **Allow changing payment term when creating sales order** : merupakan default setting untuk mengizinkan perubahan payment term atau tempo pembayaran saat membuat pesanan dari SFA.
* **Activate sales invoice promo scheme** : merupakan menu untuk mengaktifkan diskon faktur penjualan berdasarkan skema promo yang telah ditetapkan dari backoffice. Dengan mengaktifkan ini, maka jenis diskon faktur penjualan lain tidak akan berlaku. Hal ini berlaku untuk proses Canvassing.
* **Mandatory to take photo & notes before check in :** merupakan izin untuk mengaktifkan wajib pengambilan foto dan catatan dalam melakukan check in kunjungan.
* **Allow geo tag editing :** merupakan izin untuk dapat mengubah alamat pelanggan jika alamat lokasi pelanggan tersebut kosong untuk memastikan alamat pelanggan yang akurat.

<figure><img src="/files/Gm1DmM7SJI7Me5UgjHAO" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

<figure><img src="https://lh7-us.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXdNMYM6SemlSo8XvSuqIh7P12-blAdW3tYAQPzZgg1hr3kPIT7-vU7Tsd19mUzexjANqslUgsP6Ks3gVuN92NGCTidYYQoAYpfZWRogxKB_JNI4awtSTxGnnRr1rOi9xxfpev7-02a_0hKaxmbQaYPzkkK2?key=HjtKET_FbtAwq0Of8HjmXg" alt=""><figcaption><p>Tampilan pada mobile</p></figcaption></figure>

### 2. Delivery Force Automation (DFA)

Pada menu ini, kamu dapat mengatur hal berikut:

* Maximum distance to drop items : merupakan batas jarak toleransi saat menurunkan barang ke lokasi toko menggunakan aplikasi DFA.

<figure><img src="/files/kJIzVF8Dy3GjTneSEgyA" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

## 5. DELIVERY

### 1. Delivery

<figure><img src="/files/cQrrzonc6LOpzrzETkoo" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Pada menu ini, kamu dapat mengatur hal berikut:

* **Tenant Opening Hour** : merupakan pengaturan waktu untuk kapan tenant (distributor) mulai beroperasi.
* **Tenant Close Hour** : merupakan pengaturan waktu untuk kapan tenant (distributor) selesai beroperasi.
* **Skip update stock when generate delivery order** : merupakan pengaturan apabila saat memproses surat jalan (DO), tidak ingin berkaitan dengan stok. Dalam hal ini, kamu dapat melakukan pembuatan surat jalan tanpa stok.

### 2. Delivery Order

<figure><img src="/files/3IN02flm1ci032xefCRt" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Pada menu ini, kamu dapat mengatur hal berikut:

* **Prefix delivery order** : Prefix atau awalan untuk kode dokumen surat jalan (DO) dapat kamu ubah sesuai kebutuhan. Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:
  * Prefix tidak boleh dikosongkan.
  * Prefix tidak boleh lebih dari 10 huruf.

### 3. Delivery Summary

<figure><img src="/files/vIDrOrnXUlUfnNiVtWrw" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Pada menu ini, kamu dapat mengatur hal berikut:

* **Prefix delivery summary** : Prefix atau awalan untuk kode dokumen rekap surat jalan (DS) dapat kamu ubah sesuai kebutuhan. Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:
  * Prefix tidak boleh dikosongkan.
  * Prefix tidak boleh lebih dari 10 huruf.

### 4. Delivery Order Return

<figure><img src="/files/TxFnOEY0gRxXwbMRiHvX" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Pada menu ini, kamu dapat mengatur hal berikut:

* **Prefix delivery order return** : Prefix atau awalan untuk kode dokumen surat jalan retur (DR) dapat kamu ubah sesuai kebutuhan. Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:
  * Prefix tidak boleh dikosongkan.
  * Prefix tidak boleh lebih dari 10 huruf.

### 5. Route Optimization

<figure><img src="/files/7MuxpyHu8yb3ofU6j5eE" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Pada menu ini, kamu dapat mengatur hal berikut:

* **Driver’s break time starts at :** merupakan pengaturan waktu kapan Driver mulai beristirahat.
* **Driver’s break time ends at :** merupakan pengaturan waktu kapan Driver selesai beristirahat.
* **Capacity constraint** : merupakan satuan kapasitas yang dipakai. Dapat dipilih antara berdasarkan Volume, Weight, atau Size.
* **Number of attempts on iterations optimization on the 3rd party** : merupakan jumlah iterasi percobaan optimasi pada 3rd party (partner).
* **Service time** : merupakan waktu yang akan digunakan untuk membongkar barang dalam detik per 1 toko / pelanggan. Hanya berlaku bagi pelanggan yang tidak memiliki kelompok pelanggan dengan jenis waktu pelayanan.
* **Maximum speed of the car** : merupakan maksimum kecepatan mobil yang disarankan selama pengiriman.

<figure><img src="https://lh7-us.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXeXVmg0olzC9onDvOk4p4pIXUcTK-pAvp57LDGTj1dh_mxRNMXuaWuzkypkuaTqtRs1oKe2UTIYke59HU041OhA-OsvncRfkWt5oSYCRa-Agyw_4K6TPdP5zHxexFpd3gDUVy4nKcN8UALOZxPMtHkCEE3e?key=HjtKET_FbtAwq0Of8HjmXg" alt=""><figcaption><p>Tampilan pada PC</p></figcaption></figure>

<figure><img src="https://lh7-us.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXeeYAl53a_Y2zkIyeoZjX_2EiVcFO-sjf3Wgf0jmHoV4hpnZtRt1mRN_YsI3_t9AB6cBvZYY0gGGAw_iXq_sGJFIBViULclhgCWROnsTwerjRghJu7E12b9hm_nKLq75ptZ_NeDJYHxVSz6ggDGceG4NQ?key=HjtKET_FbtAwq0Of8HjmXg" alt=""><figcaption><p>Tampilan pada mobile</p></figcaption></figure>

### 6. Customer

<figure><img src="/files/CABeeSTWIHAvu9Hhn12F" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Pada menu ini, kamu dapat mengatur hal berikut:

* **Customer time window starts at** : merupakan kapan waktu pelanggan/target pengantaran mulai beroperasi.
* **Customer time window ends at** : merupakan kapan waktu pelanggan/target pengantaran selesai beroperasi.

### 7. Employee

<figure><img src="/files/YtFqXcUfNUKQgwsxgzDA" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Pada menu ini, kamu dapat mengatur hal berikut:

* **Employee working hours starts at** : merupakan kapan waktu pegawai/supir pengantaran mulai bekerja.
* **Employee working hours ends at** : merupakan kapan waktu pegawai/supir pengantaran selesai bekerja.

## 6. SALES

<figure><img src="/files/TJ9iXsKDS8pzKsPlQOhZ" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Pada menu ini, kamu dapat mengatur hal berikut:&#x20;

### 1. Sales Order

* **Prefix Sales Order** : Prefix atau awalan untuk kode dokumen pesanan penjualan (SO) dapat kamu ubah sesuai kebutuhan. Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:
  * Prefix tidak boleh dikosongkan.
  * Prefix tidak boleh lebih dari 10 huruf.
  * Prefix nomor orderan di setiap tenant secara default adalah SO-
  * Value sebaiknya di akhiri garis datar (-)
* **Activate sales order promo scheme** : merupakan menu untuk mengaktifkan diskon pesanan berdasarkan skema promo yang telah ditetapkan dari backoffice. Dengan mengaktifkan ini, maka jeni**s diskon pesanan lain tidak akan berlaku.**
* **Sell items at inclusive tax rates** : merupakan pengaturan untuk mengaktifkan fitur inclusive tax atau harga termasuk pajak.

### 2. Sales Order Return

* **Prefix Sales Order Return** : Prefix atau awalan untuk kode dokumen retur pesanan penjualan (OR) dapat kamu ubah sesuai kebutuhan. Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:
  * Prefix tidak boleh dikosongkan.
  * Prefix tidak boleh lebih dari 10 huruf.
  * Prefix nomor orderan di setiap tenant secara default adalah OR-
  * Value sebaiknya di akhiri garis datar (-).

### 3. Sales Invoice :

* **Sell items at inclusive tax rates** : merupakan pengaturan untuk mengaktifkan fitur inclusive tax atau harga termasuk pajak.

## 7. TRACKING AGENT

<figure><img src="/files/hdgYrFwFcoHzwwshRFin" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Pada menu ini, kamu dapat mengatur hal berikut:

* **Tracking duration** : merupakan durasi waktu dalam mengecek pergerakan salesman yang akan dicek oleh sistem. .&#x20;
* **Tracking points grouping distance** : merupakan radius jarak yang menjadi acuan tanda berada/berhenti apabila pegawai tidak berpindah tempat.

**Contoh** :&#x20;

Tracking duration = 10 min, dan tracking points grouping distance = 50 m,&#x20;

Jika Salesman tidak bergerak melebihi jarak 50 meter, maka akan dianggap berada di titik yang sama (tidak berpindah).&#x20;

## 8. CETAK DOKUMEN

<figure><img src="/files/JphuOnMf6p0JmaMb5Acz" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Pada menu ini, kamu mengatur hal berikut:

1. Kelompokkan Faktur Pesanan kuantitas berdasarkan.
2. Kelompokkan Pesanan Pesanan kuantitas berdasarkan.

Dengan ini untuk lebih fleksibel dalam mengatur tampilan quantity pada dokumen **Pesanan Penjualan (Sales Order)** dan **Faktur Penjualan (Sales Invoice)**. Fitur ini memberikan pilihan untuk menampilkan quantity sesuai dengan satuan yang diinginkan, baik dalam **Smallest Unit** maupun **Biggest Unit**.

<figure><img src="https://fitur-sap.simplidots.id/~gitbook/image?url=https%3A%2F%2Flh7-rt.googleusercontent.com%2Fdocsz%2FAD_4nXeb7Z74vAVetw-gn6bMfHbpOpNHH2zzDKgRTDPDYeMMwr1tzoihdR61VPM3zlwVwmbBAYC9sckkYkv45uglK-NnLQ2-B6KBNr-cffGeLRzLh6OrVapwAF8C9KqJqKzkUItlAf8XCA%3Fkey%3DJ4m5abWsaIzviHCuCEwxvUBa&#x26;width=300&#x26;dpr=4&#x26;quality=100&#x26;sign=f10d8105&#x26;sv=2" alt=""><figcaption><p>Smallest unit</p></figcaption></figure>

<figure><img src="https://fitur-sap.simplidots.id/~gitbook/image?url=https%3A%2F%2Flh7-rt.googleusercontent.com%2Fdocsz%2FAD_4nXfCGU0QNqB23OQftv9nnY18BaG976b-50k_u6SK-yV89_LzOPZS2xrOpF356N-CW_eKmvidMN5koTI6SvNeP6SgFC7-PBs7__vhjmV4j7XymZPLQo_ZTHdRdIeK8txIyl-j5ibWNQ%3Fkey%3DJ4m5abWsaIzviHCuCEwxvUBa&#x26;width=300&#x26;dpr=4&#x26;quality=100&#x26;sign=64f19c8b&#x26;sv=2" alt=""><figcaption><p>Biggest unit</p></figcaption></figure>

## 9. INTEGRATION

Pada menu ini, kamu mengatur hal berikut.

### 1. Third-Party Data Integration&#x20;

<figure><img src="/files/KRenndblyvJqF68OFJrH" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Service : merupakan pilihan partner third-party yang dapat diintegrasikan ke SAP.\
  Contoh : \
  \- Accurate\
  \- Jurnal\
  \- Quincus\
  \- Himudo\
  \- XAI\
  \- Antzman

### 2. SimpliDOTS Open API

<figure><img src="/files/qMHoL07eBe7yE7Tz3ha1" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Portal : merupakan nama integrasi dari SimpliDOTS Open API.

### 3. Last Data Pull Time From Partner/Integration

Pada menu ini, kamu dapat mengetahui kapan terakhir kali penarikan data yang dilakukan dari partner atau integrasi. Adapun data yang terkait diantaranya;

* Customer
* Payment Term
* Delivery Order
* Employee
* Stock
* Warehouse
* Division
* Product
* Tax
* Unit
* Order

<figure><img src="/files/27T6bJKESoTU4gtPgurj" alt=""><figcaption></figcaption></figure>


# Cara Mengatur Customer - Default Limit

{% stepper %}
{% step %}

### Buka menu Pengaturan.

1. Buka menu **Profil**.
2. Pilih **Pengaturan**.

<figure><img src="/files/NB2rJG4PSmjiA4WNdWXt" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>
{% endstep %}

{% step %}

### Pilih tab Pelanggan.

{% endstep %}

{% step %}

### Tentukan nilai limit.

<figure><img src="/files/pWTihw9JXqaka6wqzkgw" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

1. **Limit Maksimum Pembuatan Pesanan & Faktur**\
   Tetapkan jumlah maksimum pesanan dan faktur yang dapat dibuat di Backoffice & SFA. Transaksi akan diblokir jika melebihi batas. (Contoh : 5)<br>

   <figure><img src="/files/Ok7jejDzcxWjbm0EXYxS" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
2. **Batas Maksimum Nilai Transaksi Pesanan & Faktur**\
   Tetapkan limit total nilai maksimum untuk pesanan dan faktur di Backoffice & SFA. Transaksi akan diblokir jika melebihi batas. (Contoh : 50.000.000).<br>

   <figure><img src="/files/iiaPnvYHtOyK5nrwbWFC" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% endstep %}

{% step %}

### Kemudian Simpan.

<figure><img src="/files/s7WS6wmRI5e3KZwdjZkI" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endstep %}
{% endstepper %}

{% hint style="info" %}
**NOTE** :&#x20;

* Semua customer baru yang ditambahkan ke sistem akan otomatis mendapatkan limit ini.
* Customer lama yang belum pernah diatur limit-nya juga akan mengikuti nilai default ini.
* Customer yang sudah memiliki Customer-Specific Limit tidak akan terpengaruh.
  {% endhint %}


# Cara Mengaktifkan Pembatasan Limit Jatuh Tempo (Overdue Limit)

{% stepper %}
{% step %}
Buka menu Pengaturan.

1. Buka menu **Profil**.
2. Pilih **Pengaturan**.<br>

   <figure><img src="/files/NB2rJG4PSmjiA4WNdWXt" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

{% endstep %}

{% step %}

### Pilih tab Pelanggan

{% endstep %}

{% step %}

### Aktifkan Pembatasan Limit Jatuh Tempo

<figure><img src="/files/871Kqm73YmCwqeKSuNHh" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endstep %}

{% step %}

### Kemudian Simpan.

<figure><img src="/files/s7WS6wmRI5e3KZwdjZkI" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endstep %}
{% endstepper %}


# Cara Menampilkan Label Cetak (Original & Copy) di SFA

Pengaturan ini membantu memastikan setiap dokumen yang dicetak memiliki penanda status yang jelas.

**Step 1:** Buka Menu **Profile > Pengaturan.**

<figure><img src="/files/WuPZXNodZcPFQ4g2RYO2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Pilih menu **Mobile**.

<figure><img src="/files/EKtmiVYRnBDU40x3sJam" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Geser toggle "**Tampilkan label status cetak**".

<figure><img src="/files/FdUEoUfBfjzjbbvR0meC" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
Apabila fitur ini diaktifkan, cetakan pertama akan otomatis diberi label “ORIGINAL” (atau sesuai pengaturan), sedangkan cetakan berikutnya akan diberi label “COPY 1”, “COPY 2”, dan seterusnya.
{% endhint %}

**Step 4:** Klik **Simpan**.

<figure><img src="/files/pD3l45b1FFffwuHb9WB5" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Selamat mencoba, Kawan Simpli :)


# Cara Mengubah Label Cetakan Pertama

Pengaturan ini digunakan untuk menyesuaikan label cetakan pertama, seperti mengganti “ORIGINAL” menjadi “ASLI” atau “FAKTUR UTAMA” sesuai kebutuhan perusahaan.

**Step 1:** Buka Menu **Profile > Pengaturan.**

<figure><img src="/files/KsS7JE9OSFHmfgcCPT3L" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Pilih menu **Mobile**.

<figure><img src="/files/5t4H5uQaymGXBvXG8fmC" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Pada fitur **Label Cetak Pertama**, ubah teks sesuai kebutuhan.

<figure><img src="/files/SsxaqMDgjTR61XuCcFZQ" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
Anda dapat menyesuaikan teks label sesuai kebutuhan perusahaan, misalnya mengubah “ORIGINAL” menjadi “ASLI” atau “FAKTUR UTAMA”.
{% endhint %}

**Step 4:** Klik **Simpan**.

<figure><img src="/files/xfSkMSsjj6907iuvfdWb" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Selamat mencoba, Kawan Simpli :)&#x20;


# Cara Mengatur Batas Cetak & Izin Cetak Ulang di SFA

Pengaturan ini digunakan untuk mengatur dan membatasi jumlah salinan tambahan yang dapat dicetak di luar dokumen ORIGINAL sesuai kebutuhan perusahaan.

**Step 1:** Buka Menu **Profile > Pengaturan.**

<figure><img src="/files/KsS7JE9OSFHmfgcCPT3L" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Pilih menu **Mobile**.

<figure><img src="/files/5t4H5uQaymGXBvXG8fmC" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Pada fitur **Jumlah Salinan**, masukkan jumlah salinan tambahan yang ingin dicetak di luar dokumen ORIGINAL sesuai kebutuhan.

<figure><img src="/files/lVI3iLrWHbjCFuyP3SkW" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
Fitur **Jumlah Salinan** digunakan untuk mengatur dan membatasi jumlah lembar salinan tambahan (copy) yang dapat dicetak di luar dokumen ORIGINAL, di mana angka yang diinput tidak termasuk ORIGINAL; sebagai contoh, jika ingin mencetak 1 ORIGINAL dan 10 COPY, maka cukup set **Jumlah Salinan = 10**, sehingga total maksimal cetakan menjadi 11 lembar.
{% endhint %}

* **Input Mandiri oleh Salesman**

<figure><img src="/files/vgb23BzIjsy64WYnih9w" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
Jika jumlah salinan diatur ke angka 0, Salesman diberikan fleksibilitas untuk menentukan sendiri jumlah salinan yang dibutuhkan langsung dari aplikasi SFA.
{% endhint %}

**Step 4:** Klik **Simpan**.

<figure><img src="/files/xfSkMSsjj6907iuvfdWb" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Selamat mencoba, Kawan Simpli :)&#x20;


# Cara Mengatur Izin Cetak Ulang di SFA

Fitur ini digunakan untuk mengatur apakah dokumen dapat dicetak ulang setelah cetakan pertama berhasil dilakukan.

**Step 1:** Buka Menu **Profile > Pengaturan.**

<figure><img src="/files/KsS7JE9OSFHmfgcCPT3L" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Pilih menu **Mobile**.

<figure><img src="/files/5t4H5uQaymGXBvXG8fmC" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Pada fitur **Izinkan Cetak Ulang**, aktifkan atau nonaktifkan toggle sesuai kebutuhan.

<figure><img src="/files/EJgl2iDoZ8KjFF86hkqA" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
Jika **diaktifkan**, Salesman dapat mencetak ulang nota sesuai dengan batas jumlah salinan yang telah ditentukan. Namun, apabila **dinonaktifkan**, Salesman hanya dapat mencetak nota satu kali dan tombol cetak akan otomatis terkunci setelah proses selesai.
{% endhint %}

**Step 4:** Klik **Simpan**.

<figure><img src="/files/xfSkMSsjj6907iuvfdWb" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Selamat mencoba, Kawan Simpli :)&#x20;


# Cara Mengubah Design Faktur pada SFA

Sistem mendukung penggunaan Custom Print Layout (contoh: Reports\_001) yang telah dioptimalkan untuk printer thermal bluetooth, sehingga menghasilkan tampilan cetak yang lebih jelas dan profesional.

**Step 1:** Buka Menu **Profile > Pengaturan.**

<figure><img src="/files/KsS7JE9OSFHmfgcCPT3L" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Pilih menu **Mobile**.

<figure><img src="/files/5t4H5uQaymGXBvXG8fmC" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Pada bagian **Template Cetak – Pesanan Penjualan**, tentukan desain cetak yang diinginkan.

<figure><img src="/files/IRKl3VDLcyH4vumrrfUL" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

<p align="center"><img src="/files/7SRpGk1qPiIOEKuQerjb" alt="" data-size="original"><img src="/files/sT6ZUhSYRPLBHbsw0dPv" alt="" data-size="original"></p>

**Step 4:** Klik **Simpan**.

<figure><img src="/files/xfSkMSsjj6907iuvfdWb" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Selamat mencoba, Kawan Simpli :)&#x20;


# Cara Mengubah Demo Data ke Live Data

Sebagai pengguna baru, Anda akan mendapati akun Anda berisi data **Dummy** sebagai contoh data yang terdapat pada back office Sales Management Hub.&#x20;

| **Demo Data** | Merupakan akun trial yang memiliki gambaran data lengkap (sampel) yang tampil seperti sudah mengimplementasikan SMH (Sales Management Hub) dan Sales Force Automation.                                                                    |
| ------------- | ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- |
| **Live Data** | Merupakan akun trial yang tidak memiliki gambaran data lengkap (sampel) alias kosong. Oleh karena itu Anda diharapkan bisa mengisi master data sesuai dengan kebutuhan Anda. Anda dapat memulai dan menjalankannya selama 14 hari gratis. |

Jika Anda telah masuk, akan muncul tampilan dashboard yang berisi **Demo Data** yang dapat Anda edit untuk mempelajari Sales Management Hub. Anda dapat mengubahnya menjadi tampilan akun dari **Demo Data** ke **Live Data** untuk pengalaman nyata selengkapnya.

### **Cara Mengubah ke Live Data:**

**Step 1:** Masuk ke menu **Profile**.

<figure><img src="/files/czjNnu0iO8Gs9bE5Nqyt" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Geser tombol (toggle) **Beralih ke live data**.

<figure><img src="/files/7yU7Gzy2frNIzz6IuE7Y" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Akan muncul pop up **Beralih ke live data**.

Saat mengaktifkan **Live Mode**, Anda dapat memilih salah satu dari dua opsi berikut:

{% stepper %}
{% step %}

### Live TANPA Reset Data

Pilihan ini cocok jika Anda ingin melanjutkan penggunaan SimpliDOTS dengan data yang sudah ada. Semua transaksi yang telah diinput selama masa trial akan tetap tersimpan.

**Step 3.1.1:** Ketik "**KEEP DATA AND GO LIVE**" pada kolom yang tersedia.

<figure><img src="/files/CoVpCj5mJ3V7M2NEJJBf" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3.1.2:** Kemudian klik **Live tanpa reset data**.\ <br>
{% endstep %}

{% step %}

### Live DENGAN Reset Data

Gunakan opsi ini jika Anda ingin memulai dari awal. Semua data transaksi yang diinput saat testing akan dihapus secara permanen dan tidak dapat dikembalikan lagi. Opsi ini ideal jika Anda ingin memulai sistem dengan data yang bersih.

**Step 3.2.1:** Ketik "**RESET DATA AND GO LIVE**" pada kolom yang tersedia.

<figure><img src="/files/xaTWBi8dYZxqdxoKdSqi" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3.2.2:** Kemudian klik **Live dan reset data**.
{% endstep %}
{% endstepper %}

**Step 4:** Kemudian sistem akan **logout** otomatis dan kembali ke halaman **login**. Silakan bisa login kembali.

{% hint style="info" %}
Apabila memilih **reset data**, sistem memerlukan waktu kurang lebih **15-30 menit** untuk menyelesaikan proses reset seluruh data.
{% endhint %}

Selamat mencoba, Kawan Simpli :)&#x20;


# Cara Mengubah Bahasa

Pada akun SimpliDOTS terdapat 2 bahasa layanan yang dapat dipilih untuk mempermudah penggunaan, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

## Step 1 : Memilih Bahasa

1. Pilih gambar profil di kanan atas dan pilih <mark style="color:blue;">**Logo Bendera ID/EN**</mark>.
2. Pilih <mark style="color:blue;">**bahasa**</mark> yang Anda inginkan, disini ada dua pilihan yaitu English (untuk bahasa Inggris) dan Bahasa Indonesia (untuk bahasa Indonesia).

<figure><img src="/files/G3XbddoztgzDf07J1U8b" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

3\. Halaman akan refresh ulang kemudian bahasa akan langsung berubah menjadi bahasa yang dipilih sebelumnya.<br>


# Cara Ekspor Data

Anda dapat mendownload data yang telah terdaftar sesuai dengan master data yang diinginkan.

## Step 1 : Memilih Format Download

1. Anda bisa mengeskpor Data yang anda inginkan di berbagai menu, seperti Pelanggan, Pesanan, dan lainnya.&#x20;
2. Pilih Menu yang akan anda ekspor Data nya.

Contoh : Menu Pelanggan

![Tampilan Menu Penjualan](/files/-MMsMZAvlcYH7Amz26rM)

3\. Perhatikan dan Pilih ikon ![](https://www.simplidots.com/wp-content/uploads/export-1.png)

4\.  Pilih jenis ekstensi file seperti yang diinginkan seperti **Ekspor ke CSV** untuk data berekstensi CSV, **Ekspor ke Excel** untuk data berekstensi Excel, dan **Ekspor ke PDF** untuk data berekstensi PDF.\
&#x20;   ![](https://www.simplidots.com/wp-content/uploads/export.png)

5\. Data akan terdownload secara otomatis

6\. File yang sudah selesai di download tersimpan di komputer anda, buka folder download atau klik CTRL + J pada browser.


# Pengaturan Umum


# Subscription

Untuk melanjutkan penggunaan Sales Automation Platform (SAP) setelah percobaan 14 hari. Anda dapat berlangganan dengan mengikuti beberapa cara dibawah ini.

* [Cara Berlangganan SAP](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/subscription/cara-subscribe-melakukan-pembayaran-sap)
* [Cara Melihat Invoice Berlangganan](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/subscription/cara-melihat-invoice-subscription)
* [Cara Melihat Laporan Pembayaran Berlangganan](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/subscription/cara-melihat-pembayaran-subscription)


# Cara Berlangganan SAP

Untuk melanjutkan penggunaan <mark style="color:blue;">**Sales Automation Platform**</mark> setelah masa trial 14 hari berakhir, Anda dapat berlangganan dengan mengikuti langkah - langkah berikut :&#x20;

Step 1. Silakan pilih menu <mark style="color:blue;">**Profile**</mark> yang terletak di pojok kanan atas.

Step 2. Kemudian pilih <mark style="color:blue;">**Pembayaran.**</mark>

<figure><img src="/files/IiWB6CVQYcBWqKe47EIy" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Step 3. Pilih <mark style="color:blue;">**Subscribe.**</mark>

<figure><img src="/files/q0ScXnzxNxkQqFPY71Ab" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Step 4. Silakan tentukan jumlah pengguna yang Anda inginkan. Anda dapat menambahkan jumlah pengguna sesuai kebutuhan dan total biaya berlangganan akan terkalkulasi pada menu order summary sesuai jumlah pengguna.&#x20;

Step 5. Pilih cara pembayaran akun virtual yang diinginkan dan pilih **Subscribe**.

<figure><img src="/files/qjvWP1Vxku3rRleyFgbv" alt=""><figcaption><p>Cara Berlangganan</p></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
**NOTE** : \
Untuk <mark style="color:blue;">**Route Optimization Addon (RO)**</mark> apabila Anda ingin berlangganan sekaligus untuk proses pengiriman yang dilakukan oleh supir dengan kendaaran perusahaan Anda. \
\
Jika Anda memilih berlangganan RO, maka Anda juga harus menyiapkan jumlah pengguna supir yang dimasukkan kedalam Basic Plan harga 75.000.\
\
Contoh: Anda memiliki 10 kendaraan, 5 Supir, 1 admin, 1 akun utama, 3 sales. Sehingga total Basic Plan Anda adalah 10 Basic Plan dan 10 Route Optimization Addon.&#x20;
{% endhint %}

Step 6. Anda akan diarahkan ke tampilan faktur/invoice dan dapat melihat <mark style="color:blue;">**Cara Pembayaran.**</mark>

<figure><img src="/files/dkZJfRjHWkbXoYy00UXO" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Step 7. Pilih nama <mark style="color:blue;">**Bank Transfer**</mark> yang Anda inginkan. Akan tampil langkah-langkah pembayaran dari bank yang Anda pilih seperti gambar di bawah ini. Silakan ikuti langkah-langkah pembayaran yang sudah tersedia.&#x20;

<figure><img src="/files/hE0KBOu3pOPJd5kL6Yce" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Step 8. Selanjutnya akan masuk pesan ke email Anda seperti berikut.&#x20;

&#x20;

<figure><img src="/files/5giLLYY2ZLgwKvNwsVKZ" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Selamat mencoba, Kawan Simpli :)&#x20;


# Cara Melihat Invoice Berlangganan

Invoice yang telah dibuat sebelumnya saat melakukan pembayaran dapat Anda lihat dengan mengikuti langkah-langkah berikut :

1. Silakan pilih menu <mark style="color:blue;">**Profil**</mark> yang terletak di pojok kanan atas.
2. Pilih <mark style="color:blue;">**Pembayaran.**</mark> &#x20;

<figure><img src="/files/G9x3HOvXMMyKcHxQilYl" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

3. Scroll hingga ke bawah dan silakan pilih <mark style="color:blue;">**Nomor Invoice.**</mark>

![](/files/BslD464mIk1pKH6ccZne)

4. Akan tampil detail invoice seperti pada gambar berikut :&#x20;

![](/files/-MNwCpKGscfvYzSFNVn6)

Selamat mencoba, Kawan Simpli :)&#x20;


# Cara Melihat Laporan Pembayaran Berlangganan

Anda dapat melihat laporan pembayaran dari invoice yang telah dibayar sebelumnya dengan mengikuti langkah-langkah berikut :&#x20;

1. Silakan pilih menu <mark style="color:blue;">**Profil**</mark> yang terletak di pojok kanan atas.
2. Pilih <mark style="color:blue;">**Pembayaran.**</mark>

<figure><img src="/files/V4D5Xb3yuOTn7Tpp290s" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

3. Scroll ke bawah, lalu pilih <mark style="color:blue;">**Pembayaran.**</mark>

<figure><img src="/files/2LbqSomuYOaMdWGBiqe7" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Selamat mencoba, Kawan Simpli :)


# Cara Tambah Kuota User & Perpanjang Durasi Berlangganan (Renewal)

## CARA MEMBELI AKUN USER

**Step 1:** Setelah login, silakan masuk ke menu **Profil** > **Pembayaran.**

<figure><img src="/files/xeqfj2ABEZqspN7wzLg0" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Silakan pilih **Upgrade.**

<figure><img src="/files/K5ZTtMSeA48jmJ22iijD" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:**  Pada tahap ini adalah untuk memilih Plan Anda dan juga untuk memilih Metode Pembayaran.

a. Silakan tentukan jumlah akun user yang akan dibeli.

b. Setelah menentukan jumlah akun user yang akan dibeli, maka akan tampil total nominal atas pembelian dan hitungan pro rate per tahun.

c. Kemudian pilih salah satu metode pembayaran yang Anda gunakan.

d. Kemudian pilih **Upgrade**.

<figure><img src="/files/zS5WACSnracwAmSlacHT" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4:** Maka akan terbit invoice dengan status **not paid**, dan dapat diunduh detail invoice dalam bentuk PDF.

Setelah lakukan pembayaran, silakan info ke team SimpliDOTS untuk dilakukan proses aktivasi.

<figure><img src="/files/U3lzhiVoEYIy338QeRNA" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

## CARA RENEWAL SUBSCRIPTION (MEMPERPANJANG DURASI BERLANGGANAN)

**Step 1:**  Setelah login, akan muncul notifikasi akun sudah di paused, untuk renewal.&#x20;

Silakan masuk ke menu **Profile > Pembayaran**, klik **Renew**.&#x20;

<figure><img src="/files/iXCRsC7L7tnZhpqJg3Li" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Silakan tentukan jumlah akun user yang mau direnewal, dan otomatis akan tampil nominal pembayaran.&#x20;

Silakan pilih **Metode Pembayaran**, dan klik **Renew**.

<figure><img src="/files/3s75khU2NvpesBZJ6IdY" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Maka akan terbit invoice dengan status **not paid**, dan dapat diunduh detail invoice dalam bentuk PDF.&#x20;

Setelah lakukan pembayaran, silakan info ke team SimpliDOTS untuk dilakukan proses aktivasi.

<figure><img src="/files/qHDWRNsGjGr9SY6FXdo2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>


# Integrasi

Jika Anda telah memiliki sistem berbasis online dan mempunyai API, maka Anda bisa integrasikan dengan Sales Automation Platform. Berikut beberapa sistem yang telah diintegrasikan ke SAP.

* [Accurate Online](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate)
* [Jurnal.id](https://panduan-sap.simplidots.id/sales-automation-platform/sap-sales-automation-platform/sales-management-hub/integrasi/jurnal.id)


# Accurate Online

Bagi Anda yang telah atau ingin menggunakan Accurate Online dengan Sales Automation Platform (SAP) bersamaan dengan sinkronisasi otomatis, maka Anda perlu mengetahui cara berikut ini.

{% embed url="<https://panduan-sap.simplidots.id/~/revisions/4ogIIiif3b04i2QyQEwf/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/mengenal-integrasi-accurate-online>" %}

{% embed url="<https://panduan-sap.simplidots.id/~/revisions/4ogIIiif3b04i2QyQEwf/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/cara-mengintegrasi-accurate-ke-sap>" %}

{% embed url="<https://panduan-sap.simplidots.id/~/revisions/4ogIIiif3b04i2QyQEwf/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/cara-integrasi-sales-invoice-customer-payment-dan-transfer-stock-dengan-accurate-online>" %}

{% embed url="<https://panduan-sap.simplidots.id/~/revisions/4ogIIiif3b04i2QyQEwf/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/cara-integrasi-delivery-order-do-dengan-accurate-online>" %}

{% embed url="<https://panduan-sap.simplidots.id/~/revisions/4ogIIiif3b04i2QyQEwf/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/cara-integrasi-multiple-cabang>" %}

{% embed url="<https://panduan-sap.simplidots.id/~/revisions/4ogIIiif3b04i2QyQEwf/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/cara-re-integrasi>" %}

{% embed url="<https://panduan-sap.simplidots.id/~/revisions/4ogIIiif3b04i2QyQEwf/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/cara-sinkronisasi-master-data>" %}

{% embed url="<https://panduan-sap.simplidots.id/~/revisions/4ogIIiif3b04i2QyQEwf/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/cara-sinkronisasi-pesanan>" %}

{% embed url="<https://panduan-sap.simplidots.id/~/revisions/4ogIIiif3b04i2QyQEwf/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/cara-refresh-token-integrasi-accurate>" %}

{% embed url="<https://panduan-sap.simplidots.id/~/revisions/4ogIIiif3b04i2QyQEwf/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/pertanyaan-seputar-sinkronisasi>" %}

{% embed url="<https://panduan-sap.simplidots.id/~/revisions/4ogIIiif3b04i2QyQEwf/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/cara-melihat-detail-integrasi-dengan-accurate>" %}

{% file src="/files/TzGuDmqy2XjKK04UuP8o" %}
**Video Tutorial**
{% endfile %}


# Mengenal Integrasi Accurate Online

Saat ini SimpliDOTS sudah bekerjasama dengan *software* akuntasi yaitu Accurate Online yang dapat membantu Anda melakukan pembukuan keuangan secara detail dan akurat. Sebelum mulai melakukan integrasi, perlu Anda ketahui apa saja fitur dan data yang akan terintegrasi ke Accurate Online. Berikut ini penjelasannya.

## 1. Customer

* Sistem integrasi dua arah, bisa pull (tarik) data dari Accurate dan push (kirim) data ke Accurate.
* **Jika delete di SimpliDOTS akan otomatis terhapus di Accurate, tetapi jika delete di Accurate tidak otomatis terhapus di SimpliDOTS, sehingga diharuskan untuk hapus manual.**
* Status customer sudah terintegrasi.
* Jika ubah status customer di Accurate Online maka di SimpliDOTS juga berubah (namun harus **sync master data**).
* Jika ubah status customer di SimpliDOTS maka customer di Accurate **tidak otomatis terupdate.**

### **Data customer yg terintegrasi, berupa:**

1. Name
2. Code
3. IsTaxable (apakah customer dikenakan pajak)
4. Status
5. Email
6. Handphone
7. City
8. Province
9. Address
10. PostalCode
11. Province
12. PaymentTermName
13. EmployeeCode
14. EmployeeName

## 2. Payment Term

* Sistem integrasi dua arah, bisa pull (tarik) data dari Accurate dan push (kirim) data ke Accurate.
* **Jika delete di SimpliDOTS akan otomatis terhapus di Accurate, tetapi jika delete di Accurate tidak otomatis terhapus di SimpliDOTS, sehingga diharuskan untuk hapus manual.**
* Nama payment term di Accurate auto generated, sehingga jika days (harinya) 15 hari maka nama sudah otomatis menjadi net 15.

### **Data payment yg terintegrasi, berupa:**

1. DaysOf (Lama hari waktu pembayaran seperti 0, 15, 10, dll)
2. Name
3. Description
4. IsDefault

## 3. Product

* Sistem integrasi dua arah, bisa pull (tarik) data dari Accurate dan push (kirim) data ke Accurate.
* **Jika delete di SimpliDOTS akan otomatis terhapus di Accurate, tetapi jika delete di Accurate tidak otomatis terhapus di SimpliDOTS, sehingga diharuskan untuk hapus manual.**
* Ketika create Product dari SimpliDOTS ke Accurate, maka secara default di Accurate sebagai **Jenis Barang : Persediaan / Inventory**
* Jika ubah status produk di SMH, maka produk di Accurate juga langsung berubah.
* Jika ubah status produk di AOL maka di SMH juga berubah (namun harus **sync master data**).

### **Data product yg terintegrasi, berupa:**

1. Name
2. Code
3. Status
4. Description
5. CostPrice
6. SellPrice
7. TaxName
8. ListProductUnit

## 4. Unit

* Sistem integrasi dua arah, bisa pull (tarik) data dari Accurate dan push (kirim) data ke Accurate.
* **Jika delete di SimpliDOTS akan otomatis terhapus di Accurate, tetapi jika delete di Accurate tidak otomatis terhapus di SimpliDOTS, sehingga diharuskan untuk hapus manual.**
* Di Accurate maksimal panjang nama unit ada 7 karakter, sehingga jika di SimpliDOTS lebih dari 7 karakter maka data tidak akan terkirim.

### **Data unit yg terintegrasi:**

1. Name

## 5. Tax

* Sistem integrasi dua arah, bisa pull (tarik) data dari Accurate dan push (kirim) data ke Accurate.
* **Jika delete di SimpliDOTS akan otomatis terhapus di Accurate, tetapi jika delete di Accurate tidak otomatis terhapus di SimpliDOTS, sehingga diharuskan untuk hapus manual.**
* Dikarenakan di SimpliDOTS tidak ada Akun Pajak Penjualan dan Akun Pajak Pembelian, ketika create Tax dari SimpliDOTS, maka di Accurate akan tercatat secara default sebagai:&#x20;
  * Akun Pajak Penjualan = **\[215.000-01] PPN Keluaran**
  * Akun Pajak Pembelian = **\[117.000-01] PPN Masukan**

### **Data tax yg terintegrasi, berupa:**

1. Name
2. Value / rate (besaran pajak %, seperti 0,10)
3. TaxCode

## 6. Warehouse

* Sistem integrasi dua arah, bisa pull (tarik) data dari Accurate dan push (kirim) data ke Accurate.
* **Jika delete di SimpliDOTS akan otomatis terhapus di Accurate, tetapi jika delete di Accurate tidak otomatis terhapus di SimpliDOTS, sehingga diharuskan untuk hapus manual.**

### **Data warehouse yang terintegrasi, berupa:**

1. Name
2. Code
3. Description

## 7. Employee

* Sistem integrasi dua arah, bisa pull (tarik) data dari Accurate dan push (kirim) data ke Accurate.
* **Jika delete di SimpliDOTS akan otomatis terhapus di Accurate, tetapi jika delete di Accurate tidak otomatis terhapus di SimpliDOTS, sehingga diharuskan untuk hapus manual.**
* Saat create employee dari SimpliDOTS ke Accurate, maka secara default di Accurate sebagai:
  * Status Pekerja : Pegawai Tetap
  * Domisili / Kewarganegaraan : Indonesia
  * Penjual / Salesman : Ya

### **Data warehouse yang terintegrasi, berupa:**

1. Name
2. Address

## 8. Order

* Sistem integrasi dua arah, bisa pull (tarik) data dari Accurate dan push (kirim) data ke Accurate.
* **Jika delete di SimpliDOTS akan otomatis terhapus di Accurate, tetapi jika delete di Accurate tidak otomatis terhapus di SimpliDOTS, sehingga diharuskan untuk hapus manual.**
* Status orderan terintegrasi.

### Status Order

| Status di Accurate | Rincian Status Accurate | Status di SAP |
| ------------------ | ----------------------- | ------------- |
| Draft              | Draft                   | Draft         |
| Queue              | Menunggu Diproses       | Verified      |
| Proceed            | Terproses               | Verified      |
| Waiting            | Sebagian Diproses       | Verified      |
| Closed             | Ditutup                 | ToInvoice     |

###

### **Data order yang terintegrasi, berupa:**

1. OrderNo
2. CustomerCode
3. Date
4. PaymentTermName
5. Notes
6. ListOrderItem
7. Skema Promo atau Diskon Manual.

## 9. Stock

* Sistem integrasi satu arah, hanya bisa pull (tarik) data dari Accurate tetapi belum bisa push / kirim / ubah data ke Accurate.
* Jika ada pengurangan atau penambahan stock di Accurate, maka akan otomatis ter-update di web SimpliDOTS menggunakan webhook sehingga tidak perlu sinkronisasi data / pull secara manual.

### **Data stock yang terintegrasi, berupa:**

1. Quantity

## 10.  Delivery Order

* Status DO di Accurate ada 3, diantaranya adalah:
  * Draf = merupakan DO yang belum potong stok gudang.
  * Dikirim = merupakan DO yang sudah di Acc/terima dan sudah memotong stock gudang.
  * Difaktur = merupakan DO yang sudah dijadikan faktur, namun status ini belum terintegrasi dengan SAP.
* Berikut mapping status DO Accurate dengan SAP
  * Draf (Accurate) = Waiting (SAP)
  * Dikirim (Accurate) = ToInvoice (SAP)
  * Difaktur (Accurate) = Ready (SAP)
* Status DO Dikirim (Verify), maka SO di SAP statusnya akan menjadi ToInvoice sedangkan DO status Draf SO di SAP masih menjadi Verify.

{% hint style="info" %}
**Penting!**

* Jika ada perubahan atau penambahan **master data** seperti edit/delete/create pada SimpliDOTS SMH maka akan otomatis masuk ke Accurate Online. Namun, sebaliknya jika ada perubahan master data seperti edit/create pada Accurate Online mohon lakukan [**Sinkron Data** ](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/cara-sinkronisasi-master-data)pada SimpliDOTS SMH.
* Jika ada perubahan atau penambahan **pesanan** seperti edit/delete/create pada SimpliDOTS SMH maka akan otomatis masuk ke Accurate Online. Namun, sebaliknya jika ada perubahan pesanan atau transaksi seperti edit/create pada Accurate Online mohon lakukan [**Sinkron Transaksi**](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/cara-sinkronisasi-pesanan) pada SimpliDOTS SMH.
* Jika ada perubahan delete dari Accurate, maka harus delete manual dari SimpliDOTS SMH.
  {% endhint %}


# Cara Integrasi dengan Accurate Online

Untuk mengintegrasi Accurate online database ke SAP, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini.

## <mark style="color:red;">**Hal- Hal yang Perlu Diperhatikan**</mark>

1. Telah terdaftar sebagai pengguna Accurate Online.
2. Siapkan Database yang akan diintegrasikan ke SimpliDOTS Sales Automation Platform.
3. Role akun Accurate Online yang akan diintegrasi harus **Administrator.**
4. Hak Akses utama yang harus ada untuk integrasi Accurate, jika menggunakan akun cabang (bukan Administrator), antara lain:&#x20;
   * Pajak
   * Syarat Pembayaran
   * Karyawan
   * Pelanggan
   * Pesanan Penjualan
   * Satuan Barang
   * Gudang
   * Barang & Jasa
5. Pastikan saat integrasi, Anda telah masuk dan membuka akun Accurate Online dan SimpliDOTS secara bersamaan.

## <mark style="color:red;">**Integrasi ke Accurate Online**</mark>

**Step 1:** Daftar akun SimpliDOTS Sales Automation Platform[ klik disini.](https://app.simplidots.co.id/condensed/register)<br>

**Step 2:** Jika akun Anda telah terdaftar, silahkan masuk ke back office SimpliDOTS Sales Automation Platform yakni Sales Management Hub (SMH) [klik disini.](https://app.simplidots.co.id/condensed/login)<br>

**Step 3:** Reset *Dummy Data* yang ada di SimpliDOTS SMH dengan [mengubah Demo Data menjadi Live Data.](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/pengaturan-dasar/cara-mengubah-demo-data-ke-live-data) (Abaikan jika tidak ada)<br>

**Step 4:** Setelah data di SimpliDOTS SMH telah kosong, Anda dapat mengintegrasikan Accurate Online dengan pilih gambar **Profil**. <br>

**Step 5:** Lalu pilih **Pengaturan**.&#x20;

<figure><img src="/files/3Q3aySKTTc7QZIa5flq6" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 6:** Pilih menu **Integrasi**.&#x20;

\
**Step 7:** Pada kolom S*ervis*, pilih **Accurate**.

<figure><img src="/files/f7lX4xx0cTMvWDlCLH4L" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 8:** Kemudian, centang ***"Silakan tandai kotak jika sudah benar."*** dan klik **Lanjut Integrasi.**&#x20;

<figure><img src="/files/6f5rGiR9h4MtYnld5Gug" alt="" width="349"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 9:** Selanjutnya akan tampil halaman *Otorisasi* Accurate Online untuk memberikan izin akses kepada SimpliDOTS Sales Automation Platform. Anda juga dapat melihat detail akses perubahan data dengan Pilih **Lihat detail akses perubahan data**.

![](/files/-MOftNPDSs_D8NFf28hu)

![](/files/-MOftkSGRCHYE8b4IOBl)

**Step 10:** Pilih **Beri Akses.**

![](/files/-MOfrFGny7Srkkd5Xgvp)

**Step 11:** Jika hanya ada 1 database, maka halaman akan otomatis kembali ke menu [masuk ](https://app.simplidots.co.id/condensed/login)SimpliDOTS.&#x20;

\
**Step 12:** Jika memiliki beberapa database, Anda dapat memilih database yang diinginkan pada menu *Select Database.* (contoh: **Retail Sample**)

![](/files/-MOg-tmuAy3pQQI-bN-I)

![](/files/-MOg0cr_vxgBOn5VYW0f)

**Step 13:** Pilih **Submit**.&#x20;

![](/files/-MOg0YVuBSb4bnqtX9fR)

**Step 14:** Silahkan [masuk](https://app.simplidots.co.id/condensed/login) kembali ke SimpliDOTS SMH.<br>

Selamat mencoba, Kawan Simpli :)


# Cara Integrasi Sales Invoice, Customer Payment, dan Transfer Stock dengan Accurate Online

**Step 1:** Buka menu **Profile** > **Pengaturan**.

<figure><img src="https://panduan-sap.simplidots.id/~gitbook/image?url=https%3A%2F%2F3837174706-files.gitbook.io%2F%7E%2Ffiles%2Fv0%2Fb%2Fgitbook-x-prod.appspot.com%2Fo%2Fspaces%252F-ML6LhsHx5TJpV4GOuvJ%252Fuploads%252FM8VYgGQQysmFLf3D4WmL%252Fimage.png%3Falt%3Dmedia%26token%3Df19f062b-c055-46ae-8099-35e98b964d53&#x26;width=768&#x26;dpr=4&#x26;quality=100&#x26;sign=7763e344&#x26;sv=2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Masuk ke menu **Integrasi,** kemudian pada **Service** pilih **Accurate.**

<figure><img src="https://panduan-sap.simplidots.id/~gitbook/image?url=https%3A%2F%2F3837174706-files.gitbook.io%2F%7E%2Ffiles%2Fv0%2Fb%2Fgitbook-x-prod.appspot.com%2Fo%2Fspaces%252F-ML6LhsHx5TJpV4GOuvJ%252Fuploads%252FXgmcL9pyxAZT8AOYXjtd%252Fimage.png%3Falt%3Dmedia%26token%3Dcd06e310-d744-405a-b1e6-01314c492e13&#x26;width=768&#x26;dpr=4&#x26;quality=100&#x26;sign=5aeb5ebc&#x26;sv=2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Akan muncul halaman **Otorisasi**, kemudian klik **Beri Akses.**

<figure><img src="https://panduan-sap.simplidots.id/~gitbook/image?url=https%3A%2F%2F3837174706-files.gitbook.io%2F%7E%2Ffiles%2Fv0%2Fb%2Fgitbook-x-prod.appspot.com%2Fo%2Fspaces%252F-ML6LhsHx5TJpV4GOuvJ%252Fuploads%252Fi8cIRYFIYdnPk3LIwtLO%252Fimage.png%3Falt%3Dmedia%26token%3D8361ce50-6814-440e-9fb2-402aa9509fb6&#x26;width=768&#x26;dpr=4&#x26;quality=100&#x26;sign=6004cae0&#x26;sv=2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4:** Akan muncul tampilan **Konfirmasi Integrasi**. Kemudian centang **Silakan tandai kotak jika sudah bernar pada Service.** Selanjutnya klik **Lanjut Integrasi.**

<figure><img src="https://panduan-sap.simplidots.id/~gitbook/image?url=https%3A%2F%2F3837174706-files.gitbook.io%2F%7E%2Ffiles%2Fv0%2Fb%2Fgitbook-x-prod.appspot.com%2Fo%2Fspaces%252F-ML6LhsHx5TJpV4GOuvJ%252Fuploads%252FJSGJGpAjcxtAGm4G8joR%252Fimage.png%3Falt%3Dmedia%26token%3Dfb89c22d-b8e6-4c86-8d41-344c0c489cab&#x26;width=768&#x26;dpr=4&#x26;quality=100&#x26;sign=6e022653&#x26;sv=2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 5:** Pilih **Cabang** kemudian klik **Submit**.

<figure><img src="https://panduan-sap.simplidots.id/~gitbook/image?url=https%3A%2F%2F3837174706-files.gitbook.io%2F%7E%2Ffiles%2Fv0%2Fb%2Fgitbook-x-prod.appspot.com%2Fo%2Fspaces%252F-ML6LhsHx5TJpV4GOuvJ%252Fuploads%252FQCmcDOBaX8CFi2FVmPaa%252Fimage.png%3Falt%3Dmedia%26token%3Dce1d02c3-9126-403a-893e-5d273fe1a3d5&#x26;width=768&#x26;dpr=4&#x26;quality=100&#x26;sign=bb2ff401&#x26;sv=2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 6:** Anda akan **ter-logout** dari Backoffice, silakan bisa **login** kembali.

**Step 7:** Masuk kembali ke menu **Profile** > **Pengaturan** > **Integrasi**. Kemudian aktifkan **Integrasi SI & CP \[BETA]**. Kemudian

<figure><img src="https://panduan-sap.simplidots.id/~gitbook/image?url=https%3A%2F%2F3837174706-files.gitbook.io%2F%7E%2Ffiles%2Fv0%2Fb%2Fgitbook-x-prod.appspot.com%2Fo%2Fspaces%252F-ML6LhsHx5TJpV4GOuvJ%252Fuploads%252FCK7pj0QkHymEZtSIjdG7%252Fimage.png%3Falt%3Dmedia%26token%3Da969a4ac-e0b7-42b3-94ba-7736fec33754&#x26;width=768&#x26;dpr=4&#x26;quality=100&#x26;sign=11d4399e&#x26;sv=2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 8:** Klik **Simpan**.

<figure><img src="https://panduan-sap.simplidots.id/~gitbook/image?url=https%3A%2F%2F3837174706-files.gitbook.io%2F%7E%2Ffiles%2Fv0%2Fb%2Fgitbook-x-prod.appspot.com%2Fo%2Fspaces%252F-ML6LhsHx5TJpV4GOuvJ%252Fuploads%252FlPVj2iZ4talMXVtjSXfq%252Fimage.png%3Falt%3Dmedia%26token%3D1bad53f3-54f6-4e32-b28c-7d0a2759d9e5&#x26;width=768&#x26;dpr=4&#x26;quality=100&#x26;sign=f364aa34&#x26;sv=2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 9:** Masuk ke menu **Profile** > **Buat Template**.

<figure><img src="https://panduan-sap.simplidots.id/~gitbook/image?url=https%3A%2F%2F3837174706-files.gitbook.io%2F%7E%2Ffiles%2Fv0%2Fb%2Fgitbook-x-prod.appspot.com%2Fo%2Fspaces%252F-ML6LhsHx5TJpV4GOuvJ%252Fuploads%252FiSwSKFpWdZguHO0tknBZ%252Fimage.png%3Falt%3Dmedia%26token%3D7fbcc15c-3637-46f0-9aac-1ef9a13121bf&#x26;width=768&#x26;dpr=4&#x26;quality=100&#x26;sign=edea00ef&#x26;sv=2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 10:** Isi data pada **Generate Template.** Kemudian klik **Generate.**

* **Partner:** Accurate.
* **Cabang:** Pilih cabang pada Accurate.

<figure><img src="https://panduan-sap.simplidots.id/~gitbook/image?url=https%3A%2F%2F3837174706-files.gitbook.io%2F%7E%2Ffiles%2Fv0%2Fb%2Fgitbook-x-prod.appspot.com%2Fo%2Fspaces%252F-ML6LhsHx5TJpV4GOuvJ%252Fuploads%252FZRwrVQtewIcNDWMbJFyl%252Fimage.png%3Falt%3Dmedia%26token%3D9e5d9f48-4ee4-44de-b1f5-a777cca45bf2&#x26;width=768&#x26;dpr=4&#x26;quality=100&#x26;sign=400cd7ac&#x26;sv=2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 11:** Masuk ke menu **Data Master** > **Bagan Akun (Chart of Account atau CoA)**.

<figure><img src="https://panduan-sap.simplidots.id/~gitbook/image?url=https%3A%2F%2F3837174706-files.gitbook.io%2F%7E%2Ffiles%2Fv0%2Fb%2Fgitbook-x-prod.appspot.com%2Fo%2Fspaces%252F-ML6LhsHx5TJpV4GOuvJ%252Fuploads%252F2zCdKv7m0PYZ4VjlGbhA%252Fimage.png%3Falt%3Dmedia%26token%3D7451cbd8-de62-4969-857e-99ca68504260&#x26;width=768&#x26;dpr=4&#x26;quality=100&#x26;sign=dc612cd2&#x26;sv=2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 12:** Klik **Sinkronisasi Data**.

Data **Akun Perkiraan** Accurate akan ditarik ke akun SimpliDOTS.

<figure><img src="https://panduan-sap.simplidots.id/~gitbook/image?url=https%3A%2F%2F3837174706-files.gitbook.io%2F%7E%2Ffiles%2Fv0%2Fb%2Fgitbook-x-prod.appspot.com%2Fo%2Fspaces%252F-ML6LhsHx5TJpV4GOuvJ%252Fuploads%252F6Y4rOtCTjqT11T9c2t7j%252Fimage.png%3Falt%3Dmedia%26token%3D4c91e369-c4e0-43e1-86c1-e28ac82f08ed&#x26;width=768&#x26;dpr=4&#x26;quality=100&#x26;sign=1ff9cde&#x26;sv=2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 13:** Masuk ke **Data Master** > **Pegawai** > **Metode Pembayaran.**

<figure><img src="https://panduan-sap.simplidots.id/~gitbook/image?url=https%3A%2F%2F3837174706-files.gitbook.io%2F%7E%2Ffiles%2Fv0%2Fb%2Fgitbook-x-prod.appspot.com%2Fo%2Fspaces%252F-ML6LhsHx5TJpV4GOuvJ%252Fuploads%252FiEyH7xncdH6ie5vXQORK%252Fimage.png%3Falt%3Dmedia%26token%3D14e9d5ed-bb76-4743-a467-5c66197df348&#x26;width=768&#x26;dpr=4&#x26;quality=100&#x26;sign=13da6093&#x26;sv=2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 14:** Pilih **Metode Pembayaran.** Kemudian klik **Ubah.**

<figure><img src="https://panduan-sap.simplidots.id/~gitbook/image?url=https%3A%2F%2F3837174706-files.gitbook.io%2F%7E%2Ffiles%2Fv0%2Fb%2Fgitbook-x-prod.appspot.com%2Fo%2Fspaces%252F-ML6LhsHx5TJpV4GOuvJ%252Fuploads%252Fyr7HcFFZQed1kDrf0iW8%252Fimage.png%3Falt%3Dmedia%26token%3Dffdf4c06-582e-4f30-943c-9603afaf3e3c&#x26;width=768&#x26;dpr=4&#x26;quality=100&#x26;sign=6ffbb104&#x26;sv=2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 15:** Pilih **Nama Metode Pembayaran Accurate**. Kemudian klik **Simpan**.

Update semua metode dengan metode dari Accurate. Data ini akan dikirim ke Accurate untuk setiap transaksi Penerimaan Pembayaran dan akan mengisi bagian Metode Pembayaran pada Penerimaan Pembayaran di Accurate.

<figure><img src="https://panduan-sap.simplidots.id/~gitbook/image?url=https%3A%2F%2F3837174706-files.gitbook.io%2F%7E%2Ffiles%2Fv0%2Fb%2Fgitbook-x-prod.appspot.com%2Fo%2Fspaces%252F-ML6LhsHx5TJpV4GOuvJ%252Fuploads%252FiDXHt9TimIBUEeqRfJ3F%252Fimage.png%3Falt%3Dmedia%26token%3Dc4bcb5b0-6d75-4165-9751-5de6155970b3&#x26;width=768&#x26;dpr=4&#x26;quality=100&#x26;sign=6d2d72f&#x26;sv=2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 16:** Masuk kembali ke menu **Profile** > **Pengaturan** > **Integrasi**. Kemudian atur **CoA Pembayaran Default**.

<figure><img src="https://panduan-sap.simplidots.id/~gitbook/image?url=https%3A%2F%2F3837174706-files.gitbook.io%2F%7E%2Ffiles%2Fv0%2Fb%2Fgitbook-x-prod.appspot.com%2Fo%2Fspaces%252F-ML6LhsHx5TJpV4GOuvJ%252Fuploads%252F67aLILoG2WsOneGihLlV%252Fimage.png%3Falt%3Dmedia%26token%3D0cbbfd27-071c-4c15-9c3f-7ad86b12d8a7&#x26;width=768&#x26;dpr=4&#x26;quality=100&#x26;sign=9d60de3f&#x26;sv=2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Data ini akan dikirim ke Accurate untuk setiap transaksi **Penerimaan Pembayaran** dan akan mengisi bagian **Bank** pada **Penerimaan Pembayaran** di **Accurate**.

<figure><img src="https://panduan-sap.simplidots.id/~gitbook/image?url=https%3A%2F%2F3837174706-files.gitbook.io%2F%7E%2Ffiles%2Fv0%2Fb%2Fgitbook-x-prod.appspot.com%2Fo%2Fspaces%252F-ML6LhsHx5TJpV4GOuvJ%252Fuploads%252FTprH4kHfOGvTx0qnuorw%252Fimage.png%3Falt%3Dmedia%26token%3Da4e65041-4218-487e-8bea-72abcdfc5cb2&#x26;width=768&#x26;dpr=4&#x26;quality=100&#x26;sign=c45631b4&#x26;sv=2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 17:** Klik **Simpan**.

<figure><img src="https://panduan-sap.simplidots.id/~gitbook/image?url=https%3A%2F%2F3837174706-files.gitbook.io%2F%7E%2Ffiles%2Fv0%2Fb%2Fgitbook-x-prod.appspot.com%2Fo%2Fspaces%252F-ML6LhsHx5TJpV4GOuvJ%252Fuploads%252FlPVj2iZ4talMXVtjSXfq%252Fimage.png%3Falt%3Dmedia%26token%3D1bad53f3-54f6-4e32-b28c-7d0a2759d9e5&#x26;width=768&#x26;dpr=4&#x26;quality=100&#x26;sign=f364aa34&#x26;sv=2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 18:** Setelah berhasil integrasi, kemudian **Buat Template**. Untuk membuat template silakan ikuti panduan berikut:

{% embed url="<https://panduan-sap.simplidots.id/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/cara-buat-template>" %}

Selamat mencoba, Kawan Simpli :)


# Cara Integrasi Delivery Order (DO) dengan Accurate Online

**Step 1:** Integrasikan **SimpliDOTS dengan Accurate Online** terlebih dahulu, silakan bisa lihat panduan berikut: <https://panduan-sap.simplidots.id/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/cara-mengintegrasi-accurate-ke-sap>&#x20;

{% hint style="info" %}
Setelah berhasil terintegrasi, step selanjutnya adalah **mengaktifkan** **Integrasi Delivery Order**.
{% endhint %}

**Step 2:** Buka menu **Profile** > **Pengaturan**.

<figure><img src="/files/780e8ivV7QjVSHRpgKnD" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Klik menu **Pengiriman**.

<figure><img src="/files/toKjonf7sxMwobrAvicJ" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4:** Aktifkan **toggle** berikut:

* Lewati pembaruan stok saat membuat pesanan pengiriman (DO).

  → Aktifkan jika saat pembuatan DO di SimpliDOTS **tidak ingin memotong stok**.
* Aktifkan integrasi pesanan pengiriman (DO) dgn Accurate.

<figure><img src="/files/5s3Bapx0IRQZ5WwVdAAc" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 5:** Klik **Simpan**.

<figure><img src="/files/qFLMG77PCaXWTMeoPsZ1" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 6:** **Buat Template.**

Cara Buat Template: <https://panduan-sap.simplidots.id/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/cara-buat-template>

Selamat mencoba, Kawan Simpli :)


# Cara Integrasi (Multiple Cabang)

Untuk mengintegrasi Accurate online database dengan multiple cabang ke SAP, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini.

{% hint style="warning" %}
Anda dapat menggunakan panduan ini jika akun yang akan diintegrasikan memiliki lebih dari 1 cabang. Namun, jika hanya 1 cabang yang ingin diintegrasikan, Anda dapat melewati langkah-langkah pada panduan ini dan melanjutkan proses [Cara Sinkronisasi Master Data](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/cara-sinkronisasi-master-data)
{% endhint %}

{% hint style="info" %} <mark style="color:blue;">**Konsep Cabang Accurate**</mark>&#x20;

**Contoh kasus :**&#x20;

Suatu **perusahaan retail di Medan (perusahaan utama)** **memiliki 2 cabang yang yaitu di wilayah Solo dan Jakarta**. Perusahaan ini ingin agar setiap cabang yang dimiliki dapat mengatur proses penjualannya sendiri, tetapi perusahaan utama di Medan tetap ingin mengetahui laporan penjualan dari cabang Solo dan Jakarta. Maka dari itu perusahaan ini memakai fitur **“Cabang”** di *Accurate.*

Dengan memakai fitur cabang ini nantinya, jika cabang Solo memiliki penjualan maka data penjualannya tidak akan masuk ke akun cabang Jakarta, berlaku sebaliknya.&#x20;

Namun data-data penjualan dari masing-masing cabang tersebut nantinya tetap akan masuk ke akun perusahaan utama yang ada di Medan.&#x20;
{% endhint %}

Berdasarkan contoh kasus diatas, saat perusaahan retail di Medan membuat akun di Accurate maka akun tersebut akan dinyatakan sebagai **Akun Utama**.&#x20;

Kemudian user yang memakai akun utama tersebut harus membuat daftar penguna baru/akun baru yang nantinya akan dipakai oleh cabang.

Berikut merupakan fitur-fitur yang mendukung dan dapat diintegrasikan dengan **SAP:**&#x20;

* **Employee**
* **Sales**&#x20;
* **Warehouse**&#x20;
* **Customer**
* **Product**

{% tabs %}
{% tab title="Cara Pengaturan Cabang di Accurate" %}
{% hint style="info" %}
Dalam proses Pengaturan ini Anda harus mengunakan akun utama Accurate&#x20;
{% endhint %}

1\. Tahap pertama yaitu, install <mark style="color:blue;">**Multi Branch**</mark> pada akun utama Accurate Anda. Silakan masuk ke menu <mark style="color:blue;">**Pengaturan**</mark>, lalu pilih <mark style="color:blue;">**Accurate Store.**</mark> Kemudian cari add ons dengan nama <mark style="color:blue;">**Multi Branch**</mark>

2\. Klik <mark style="color:blue;">**Lihat**</mark>, lalu install&#x20;

![](/files/b09yqGK7J6beFulGJWTc)

3\. Jika add-on sudah terinstall, silakan buat **Pengguna** dengan cara masuk ke menu <mark style="color:blue;">**Pengaturan ,**</mark> lalu pilih <mark style="color:blue;">**Pengguna.**</mark> Silakan masukkan *Email* Anda dan pastikan Anda telah memilih *Operator* sebagai jenis akses

![](/files/GCV1Y4K6BMTP1rkUYTnM)

4\. Anda harus membuat akses grup dengan cara masuk ke menu <mark style="color:blue;">**Pengaturan,**</mark> lalu pilih <mark style="color:blue;">**Akses Grup.**</mark> Silakan isi *Nama Grup*, pilih *Mengikuti Pembatasan di Preferensi* pada pembatasan akses, lalu *masukkan email akun yang sudah Anda buat sebelumnya* pada kolom Daftar Pengguna&#x20;

![](/files/p58pTlzeWCQOQvHnQjd7)

5\. Setelah itu nonaktifkan beberapa hak akses, pastikan **tidak mencentang** *"Dapat menggunakan semua Barang",* dan di bagian Penjualan pastikan **tidak mencentang** *"Dapat menggunakan semua pelanggan"*

![](/files/mh97lm3SOIhfAyEcrbs4)

![](/files/pDx3uxLuJfBPepUVSRvM)

6\. Silakan buat cabang dengan cara masuk ke menu <mark style="color:blue;">**Perusahaan,**</mark> pilih <mark style="color:blue;">**Cabang**</mark> dan isi *Nama Cabang*

![](/files/HeePOUKBf56Zr4ARIByj)

7\. Saat membuat cabang, Anda harus set akun yang akan memakai cabang tersebut dengan cara masuk ke tab <mark style="color:blue;">**Daftar Pengguna**</mark>

![](/files/L54FiuhJS30DIj6cT4UP)

8\. Anda juga dapat mengatur gudang untuk masing-masing cabang dengan cara masuk ke menu <mark style="color:blue;">**Gudang**</mark>, lalu klik <mark style="color:blue;">**Nama Gudang**</mark> untuk melihat detail gudang. Pilih tab <mark style="color:blue;">**Pengguna**</mark>, pastikan Anda *tidak memberikan centang* pada kolom **Semua Pengguna.** Pilih <mark style="color:blue;">**Cabang**</mark> dan <mark style="color:blue;">**Pengguna**</mark> yang Anda inginkan. *Untuk pengguna, silakan sesuaikan dengan akun yang diintegrasikan ke SAP*

![](/files/udefzou5LDRcdsfIXSGM)

9\. Ulangi dari step ketiga jika Anda ingin membuat lebih dari 1 akun dan cabang

10\. Jika seluruh proses sudah selesai, silakan Anda lanjutkan dengan proses <mark style="color:blue;">**Cara Login Akun Cabang**</mark> yang ada di tab selanjutnya&#x20;
{% endtab %}

{% tab title="Cara Login Akun Cabang" %}
Setelah akun utama mendaftarkan email Anda sebagai akun cabang, maka Accurate akan mengirimkan email password untuk akun cabang kalian, gunakan password dan email yang sudah didaftarkan untuk login sebagai akun cabang.

Jika proses tersebut selesai, Anda dapat melanjutkan ke tahap <mark style="color:blue;">**Cara Integrasi Akun Cabang dengan SAP**</mark> yang ada pada tab selanjutnya.&#x20;

![](/files/wRJV1idKCDmnFyUJ4lRT)
{% endtab %}

{% tab title="Cara Integrasi Akun Cabang Dengan SAP" %}
Untuk proses integrasi sama seperti [Cara Integrasi](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/cara-mengintegrasi-accurate-ke-sap), yang perlu diperhatikan disini saat melakukan proses integrasi mohon untuk login terlebih dahulu di web *Accurate* dengan akun cabang.\
\
Atau saat proses integrasi, jika diminta memasukan email dan password, silakan masukkan email dan password akun cabang anda <mark style="color:red;">**(jangan login dgn akun utama).**</mark>

![](/files/fufyk2pWhjv6IxrRqZOq)
{% endtab %}
{% endtabs %}

### <mark style="color:blue;">**Yang Perlu Diperhatikan**</mark> <a href="#yang-perlu-diperhatian" id="yang-perlu-diperhatian"></a>

Jika Anda ingin menggunakan integrasi untuk multiple cabang, maka Anda harus membuat tenant sebanyak cabang yang dimiliki dan ingin diintegrasikan.&#x20;

**Contoh :**&#x20;

Perusahaan Medan memiliki 2 cabang yaitu Solo dan Jakarta. maka dari itu perusahaan Medan harus membuat tenant di SAP sebanyak 2 (SAP-Solo, SAP-Jakarta) yang masing-masing nya terintegrasi dengan akun cabang di *Accurate.*

Kemudian terdapat beberapa data sharing jika memakai cabang yaitu:

1. Unit
2. Payment Term
3. Tax

Jika Anda menggunakan cabang, maka ketiga data tersebut akan dibagikan ke setiap akun SAP nya

**Contoh :**

Tenant SAP-Solo dan SAP-Jakarta akan memiliki data *Unit, Payment Term* dan *Tax* yang sama.

{% hint style="info" %}
Jika Anda ingin melakukan integrasi dengan multiple cabang, silakan hubungi tim **SimpliDOTS** terlebih dahulu ya. Karena terdapat beberapa data yang harus Anda lengkapi guna proses pengaturan lebih lanjut, antara lain :&#x20;

1. Akun SAP dari 3 cabang yang akan diintegrasikan.
2. Prefix untuk Order & Order return, Customer, SO dan Employee.&#x20;
3. Nama cabang yang dipakai di setiap akun.
   {% endhint %}

Selamat mencoba, Kawan Simpli :)&#x20;


# Cara Re-Integrasi

### Hal- Hal yang Perlu Diperhatikan

1. Telah terdaftar sebagai pengguna Accurate Online.
2. Siapkan Database yang akan diintegrasikan ke SimpliDOTS Sales Automation Platform.
3. Role akun Accurate Online yang akan diintegrasi harus **Administrator.**
4. Hak Akses utama yang harus ada untuk integrasi Accurate, jika menggunakan akun cabang (bukan Administrator), antara lain :&#x20;
   * Pajak
   * Syarat Pembayaran
   * Karyawan
   * Pelanggan
   * Pesanan Penjualan
   * Satuan Barang
   * Gudang
   * Barang & Jasa
5. Pastikan saat integrasi, Anda telah masuk dan membuka akun Accurate Online dan SimpliDOTS secara bersamaan.

### Cara Re-Integrasi

**Step 1:** Masuk ke menu **Profile** **>** **Settings**.

<figure><img src="/files/6KTcHRXJyl3f7yQs9NNd" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Klik menu **Integrasi**.

<figure><img src="/files/D2kUW1J3RQNaoksWBzwa" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Klik tanda action ![](/files/NmfSaLEtiqrX5R5y0eNy)kemudian pilih **Reconnect**.

<figure><img src="/files/x5QNeZXLlzSnMOJzkxNN" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4:** Pada pop up yang muncul, klik **Reconnect Integrasi**.

<figure><img src="/files/WONHBQSOa5ZkvQWq7aLj" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 5:** Akan muncul halaman **Otorisasi Accurate**, kemudian klik tombol **Beri Akses**.

<figure><img src="/files/Tjz979k35EcSuvdrt5P3" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 6:** Klik kolom **Pilih Cabang**.

<figure><img src="/files/LVnU6JEq6G4TBP0lh4Km" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 7:** Silakan pilih **database (Pilih Cabang)** pada halaman **Pilih** **Cabang Accurate**.

<figure><img src="/files/9crhyLRvG9MD6Z3hgvdY" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 8:** Klik tombol **Submit**.

<figure><img src="/files/qxJmRzuvKZwlYcN8g4ZC" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
**Note**:

* **Satu akun** **Accurate** hanya dapat digunakan pada **satu tenant SimpliDOTS**. Penggunaan akun yang sama pada beberapa tenant tidak diperbolehkan untuk menghindari auto logout dan konflik session.
* **Database Accurate** yang digunakan saat reconnect harus sama dengan database sebelumnya. Pergantian database dapat menyebabkan seluruh Partner ID yang sudah terhubung menjadi tidak valid.
  {% endhint %}

**Step 9:** Sistem akan menampilkan **progress** **proses reconnect integrasi**.

<figure><img src="/files/CDdbrwxGGFiVgIWfM5zr" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 10:** Akan kembali ke halaman login SimpliDOTS. Masukkan **Username** dan **Password**, kemudian klik tombol **Sign In**.

<figure><img src="/files/h2Evi5ldAg7By77IkQ3h" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 11:** Setelah berhasil Login, silakan bisa **Sinkron Data** & **Sinkron Transaksi**.

{% tabs %}
{% tab title="Sinkron Data" %}
**Step 11.1:** Masuk ke menu **Profile > Sinkron Data**.

<figure><img src="/files/yZiRYG9JuNA5jTzWFSwx" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 11.2:** Tunggu sampai proses sinkron selesai.

<figure><img src="/files/pOVUatj0x2qi0VkhFkzd" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endtab %}

{% tab title="Sinkron Transaksi" %}
**Step 11.1:** Masuk ke menu **Profile > Sinkron Transaksi.**

<figure><img src="/files/5W9qEHrGQjrMivcHI8Vq" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 11.2:** Tunggu sampai proses sinkron selesai.

<figure><img src="/files/Jin2aUyrDmOQLZh9S3Ng" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endtab %}
{% endtabs %}

Silakan dicoba, Kawan Simpli! :) &#x20;


# Cara Sinkronisasi Master Data

Jika master data dibuat dari SimpliDOTS Sales Management Hub (SMH) maupun dari Accurate Online, maka untuk mengupdate master data pada keduanya Anda dapat melakukan Sinkron Data seperti berikut ini.

## Cara sinkronisasi master data

**Step 1.** [Masuk ](https://app.simplidots.co.id/condensed/login)ke SimpliDOTS SMH.\
**Step 2.** Pilih **Profile.**\
**Step 3.** Pilih **Sinkron Data.**

<figure><img src="/files/ONDEIWvRH91YrnZt6NNQ" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
**Sinkron Data:** Sinkronisasi dua arah, menarik master data dari Accurate ke SMH dan mengirim master data dari SMH ke Accurate.
{% endhint %}

&#x20;              Anda akan diarahkan ke halaman *Sync Information,* dan dapat melihat hasil data yang telah berhasil ditarik/dikirim.

![](/files/-MOgMnyiF9O091lUki32)

{% hint style="info" %}
Data Dummy (contoh) dari Accurate tidak dapat ditarik ke SimpliDOTS SMH.
{% endhint %}

## **Kondisi: Master data sebelum sinkronisasi**

{% tabs %}
{% tab title="SimpliDOTS SMH" %}

1. **Pelanggan**\
   Dummy Data: 0\
   Data: 0\
   Sinkron: 0\
   Total: 0

<figure><img src="/files/o8BwllNYtOwcdlVFBVlj" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

2\. **Produk**\
&#x20;   Dummy Data: 0\
&#x20;   Data: 0\
&#x20;   Sinkron: 0\
&#x20;   Total : 0

<figure><img src="/files/BGMdppUcwA16jZSIatdi" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

3\. **Karyawan**\
&#x20;   Dummy Data: 0\
&#x20;   Data: 0\
&#x20;   Sinkron: 0\
&#x20;   Total : 0

<figure><img src="/files/dfFtmsckMYwMz9yBa86H" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endtab %}

{% tab title="Accurate Online" %}

1. **Pelanggan** \
   Dummy Data: 23\
   Data: 400\
   Sinkron: 0\
   Total:  423&#x20;

![](/files/-MOg380O6wi2_ApxBxdp)

2\. **Barang dan Jasa (Produk)** \
&#x20;   Dummy Data: 35\
&#x20;   Data:419\
&#x20;   Sinkron: 0\
&#x20;   Total: 454

![](/files/-MOg4X5cWc1ZLT-EKxz6)

3\. **Karyawan** \
&#x20;   Dummy Data: 11\
&#x20;   Data: 0\
&#x20;   Sinkron: 0   \
&#x20;   Total: 11

![](/files/-MOg4L2I5xCUWxfl7kru)
{% endtab %}
{% endtabs %}

## Kondisi : Master data setelah sinkronisasi

{% tabs %}
{% tab title="SimpliDOTS SMH" %}

1. **Pelanggan**\
   Dummy Data: 0\
   Data: 0\
   Sinkron: 131\
   Total *:* 131

<figure><img src="/files/1eFSergpeTGSg6HyRtnX" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

2\. **Produk**\
&#x20;   Dummy Data: 0\
&#x20;   Data: 0\
&#x20;   Sinkron: 56\
&#x20;   Total : 56

<figure><img src="/files/0bVCkU2pnuvZqxquxlWJ" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

3\. **Karyawan**\
&#x20;   Dummy Data: 0\
&#x20;   Data: 2\
&#x20;   Sinkron: 0\
&#x20;   Total: 31

<figure><img src="/files/WQE4st3yzpdhXjjuGG5V" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endtab %}

{% tab title="Accurate Online" %}

1. **Pelanggan**\
   Dummy Data: 23\
   Data: 400\
   Sinkron: 0\
   Total:  423&#x20;

![](/files/-MOg380O6wi2_ApxBxdp)

2\. **Barang dan Jasa (Produk)** \
&#x20;   Dummy Data: 35\
&#x20;   Data: 419\
&#x20;   Sinkron: 0\
&#x20;    Total: 454&#x20;

![](/files/-MOg4X5cWc1ZLT-EKxz6)

3\. **Karyawan**\
&#x20;   Dummy Data: 11\
&#x20;   Data: 0\
&#x20;   Sinkron: 2\
&#x20;   Total: 13

![](/files/-MOg9ytettrBppNdI7TO)

Cari kode karyawan yang telah di sinkron dari SimpliDOTS SMH pada menu *cari. C*ontoh: Agung

![](/files/-MOgSwYq6_CmV671ZycN)

{% endtab %}
{% endtabs %}

{% hint style="info" %}

* Setiap data yang ditarik dari Accurate akan terdapat **Partner ID** pada SimpliDOTS SMH.
* Jika ada perubahan atau penambahan **master data** seperti edit/delete/create pada SimpliDOTS SMH maka akan otomatis masuk ke Accurate Online. Namun, sebaliknya jika ada perubahan master data seperti delete pada Accurate Online mohon lakukan [**Sinkron Data** ](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/cara-sinkronisasi-master-data)pada SimpliDOTS SMH.
  {% endhint %}


# Cara Sinkronisasi Pesanan

Jika pesanan dibuat dari Sales Management Hub (SMH) maupun dari Accurate Online, maka untuk mengupdate data pesanan pada keduanya Anda dapat melakukan Sinkron Transaksi seperti berikut ini.

### Cara sinkronisasi pesanan

**Step 1:** Masuk ke menu **Profile** **>** **Sinkron Transaksi.**

<figure><img src="/files/mgNkXOiuy7tglOKHzT4j" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
**Sinkron Transaksi:** Sinkronisasi dua arah, menarik data pesanan dari Accurate ke SMH dan mengirim data pesanan dari SMH ke Accurate.&#x20;
{% endhint %}

**Step 2:** Tunggu sampai proses sinkron selesai.

Anda akan diarahkan ke halaman *Sync Information,* dan dapat melihat hasil data yang telah berhasil ditarik/dikirim.

<figure><img src="/files/Jin2aUyrDmOQLZh9S3Ng" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}

* Setiap data yang ditarik dari Accurate akan terdapat Partner ID pada SimpliDOTS SMH.
* Data dummy tidak dapat disinkron.
* Jika ada perubahan atau penambahan pesanan seperti edit/delete/create pada SimpliDOTS SMH maka akan otomatis masuk ke Accurate Online. Namun, sebaliknya jika ada perubahan pesanan atau transaksi seperti edit/delete/create pada Accurate Online mohon lakukan Sinkron Transaksi pada SimpliDOTS SMH.
  {% endhint %}

**Step 3:** Masuk ke menu **Profile** **>** **Settings**.

<figure><img src="/files/6KTcHRXJyl3f7yQs9NNd" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4:** Klik menu **Integrasi**.

<figure><img src="/files/BqRrXqAfzTPnldtkQte8" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 5:** Anda bisa melihat riwayat terakhir penarikan data **Pesanan** dan **Faktur** dilakukan.

<figure><img src="/files/ErDJeosbaxLOsgWbU97M" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Selamat Mencoba, Kawan Simpli! :)


# Cara Refresh Token Integrasi Accurate

Fitur Refresh Token Integrasi Accurate digunakan untuk memperbarui token akses integrasi antara SimpliDOTS dan Accurate.

**Step 1:** Masuk ke menu **Profile** **>** **Settings**.

<figure><img src="/files/6KTcHRXJyl3f7yQs9NNd" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Klik menu **Integrasi**.

<figure><img src="/files/D2kUW1J3RQNaoksWBzwa" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Klik tanda action ![](/files/NmfSaLEtiqrX5R5y0eNy)kemudian pilih **Refresh Status**.

<figure><img src="/files/xQEME1aSYkvilQi5CN2A" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4:** Pada pop up yang muncul, klik **Refresh Integrasi**.

<figure><img src="/files/NRiqpOV5CNocv8PkE8Er" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 5:** Tunggu hingga proses pengambilan data integrasi selesai.

<figure><img src="/files/0dmIXCkvNDzSF7a4qGTd" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 6:** Setelah proses selesai, sistem akan menampilkan notifikasi bahwa **status integrasi berhasil diperbarui**.

<figure><img src="/files/Oj5c0pwqkmHqurCtImTy" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Selamat mencoba, Kawan Simpli! :)


# Pertanyaan Seputar Sinkronisasi


# Mengapa Jumlah Stok pada SAP x Accurate Online Berbeda?

Bagi Anda yang menggunakan integrasi SAP x AOL (Accurate Online) tentunya harus memastikan agar tidak terjadi perbedaan jumlah stok pada database masing-masing.&#x20;

Jika Anda mengelola stok dari AOL, maka jumlah stok pada SAP akan mengikuti jumlah stok ter-updated pada gudang yang terdapat di AOL yang telah tersinkronsisasi dan terdapat partner id integrasi.

Contoh:

Pada AOL, produk Gula Putih 1 Kg

* Gudang Medan = 1.000 Pcs

maka, pada saat melakukan [integrasi](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/cara-mengintegrasi-accurate-ke-sap) dan[ sinkronisasi master data,](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/cara-sinkronisasi-master-data) gudang yang sama akan terdata juga pada SAP.

Pada SAP, produk Gula Putih 1 Kg

* Gudang Medan = 1.000 Pcs

## Bagaimana jika jumlah stok tidak sesuai?

Contoh:

Pada AOL, produk Gula Putih 1 Kg

* Gudang Medan = 1.000 Pcs

Pada SAP, produk Gula Putih 1 Kg

* Gudang Medan = 950 Pcs

Untuk mengatasi jumlah stok yang tidak sesuai, maka Anda harus melakukan hal berikut:

1. Lakukan [sinkronisasi master data ](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/cara-sinkronisasi-master-data)dan [sinkronisasi transaksi](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/cara-sinkronisasi-pesanan) tunggu hingga beberapa saat.<br>

   <figure><img src="/files/MVMDCnxVq4uD0myIzHpq" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
2. Jika stok masih belum terupdated, buka menu **Pengaturan**, kemudian pilih **Integrasi.** \
   Pada **Stok**, turunkan waktu penarikan terakhir ke tahun 1026. Lalu **Simpan**.<br>

   <figure><img src="/files/K8Po4203HL9uzbfpzAWn" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
3. Ulangi proses [sinkronisasi master data ](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/cara-sinkronisasi-master-data)dan [sinkronisasi transaksi](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/cara-sinkronisasi-pesanan). Kemudian check kembali jumlah stok yang telah ter-updated.

Sehingga,&#x20;

Pada AOL, produk Gula Putih 1 Kg

* Gudang Medan = 1.000 Pcs

Pada SAP, produk Gula Putih 1 Kg

* Gudang Medan = 1.000 Pcs

Selamat mencoba, Kawan Simpli!<br>


# Mengapa Jumlah Pelanggan pada SAP x Accurate Online Berbeda?

Bagi Anda yang menggunakan integrasi SAP x Accurate Online (AOL) tentunya harus memastikan agar tidak terjadi perbedaan jumlah pelanggan pada database masing-masing.&#x20;

Jika Anda mengelola data pelanggan dari AOL, maka jumlah pelanggan pada SAP akan mengikuti jumlah pelanggan ter-updated pada database yang terdapat di AOL yang telah tersinkronsisasi dan terdapat partner id integrasi begitu juga sebaliknya.&#x20;

Contoh:

* Pelanggan pada AOL = 5.000&#x20;

maka, pada saat melakukan [integrasi](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/cara-mengintegrasi-accurate-ke-sap) dan[ sinkronisasi master data,](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/cara-sinkronisasi-master-data) data pelanggan akan terdata juga pada SAP.

Pada SAP,

* Pelanggan pada SAP = 5.000

## Bagaimana jika jumlah pelanggan tidak sesuai?

Contoh:

* Pelanggan pada AOL = 5.000
* Pelanggan pada SAP = 4.967

Untuk mengatasi jumlah pelanggan yang tidak sesuai, maka Anda harus melakukan hal berikut:

1. Lakukan [sinkronisasi master data ](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/cara-sinkronisasi-master-data)tunggu hingga beberapa saat.<br>

   <figure><img src="/files/MVMDCnxVq4uD0myIzHpq" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
2. Jika jumlah pelanggan masih belum terupdated, buka menu **Pengaturan**, kemudian pilih **Integrasi.** \
   Pada **Pelanggan**, turunkan waktu penarikan terakhir ke tahun 1026. Lalu **Simpan**.<br>

   <figure><img src="/files/julNicFk01xxt2O53t9S" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
3. Ulangi proses [sinkronisasi master data ](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/cara-sinkronisasi-master-data)dan [sinkronisasi transaksi](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/accurate/cara-sinkronisasi-pesanan). Kemudian check kembali jumlah pelanggan yang telah ter-updated.

Sehingga, jumlah pelanggan menjadi sama dan sesuai.

* Pelanggan pada AOL = 5.000
* Pelanggan pada SAP = 5.000

Selamat mencoba, Kawan Simpli!<br>


# Cara Melihat Detail Integrasi dengan Accurate

Halaman Detail Integrasi menampilkan informasi lengkap terkait status koneksi, aktivitas sinkronisasi, data pengguna, serta pengaturan dan hak akses integrasi yang sedang berjalan.

**Step 1:** Masuk ke menu **Profile** **>** **Settings**.

<figure><img src="/files/6KTcHRXJyl3f7yQs9NNd" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Klik menu **Integrasi**.

<figure><img src="/files/F4HyZHMruPuZ0XId9hbT" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Pada **Integrasi Data Pihak Ketika,** klik tanda action ![](/files/NmfSaLEtiqrX5R5y0eNy)kemudian pilih **Detail**.

<figure><img src="/files/11OYoZKZt5vsuc6Hg0nz" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4:** Anda akan masuk ke halaman **Detail Integrasi**.

<figure><img src="/files/zANpSnXgE8NRy9VfBzdo" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

> **Pada halaman ini tersedia informasi berikut:**
>
> * Status koneksi integrasi yang aktif
> * Aktivitas sinkronisasi terakhir
> * Informasi pengguna (Nama, Email, dan Role)
> * Pengaturan integrasi
> * Cakupan integrasi
> * Hak akses dan izin

Silakan dicoba, Kawan Simpli! :)&#x20;


# Jurnal.id

Bagi Anda yang membutuhkan software akuntansi Jurnal.id untuk memudahkan menyusun laporan akuntansi keuangan maka saat ini SimpliDOTS dapat terintegrasi dengan Jurnal.id versi Beta.

{% hint style="info" %}
Untuk menggunakan integrasi ini, **pastikan Anda menggunakan Jurnal.id dengan paket Enterprise.** Dikarenakan fitur Sales Order dan Warehouse hanya tersedia di paket Enterprise.
{% endhint %}

Ketahui lebih lanjut cara penggunaannya pada artikel di bawah ini.

* [Mengenal Integrasi Jurnal.id](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/jurnal.id/mengenal-integrasi-jurnal.id)
* [Cara Integrasi dengan Jurnal.id](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/integrasi/jurnal.id/cara-integrasi-dengan-jurnal.id)


# Mengenal Integrasi Jurnal.id

Saat ini SimpliDOTS sudah bekerjasama dengan software akuntasi yaitu Jurnal.id yang dapat membantu Anda melakukan pembukuan keuangan secara detail dan akurat. Sebelum mulai melakukan integrasi, perlu Anda ketahui apa saja fitur dan data yang terintegrasi ke Jurnal.id. Berikut ini penjelasannya.

## **1.** Customer

* Sistem integrasi **dua arah**, bisa tarik (pull) data dari Jurnal dan kirim (push) data ke Jurnal.
* **Jika data dihapus di SimpliDOTS akan otomatis terhapus di Jurnal, tetapi jika dihapus di Jurnal tidak otomatis terhapus di SimpliDOTS, sehingga di SimpliDOTS harus dihapus manual.**
* Status Customer belum terintegrasi.

**Data customer yang terintegrasi, berupa:**

1. Name
2. Address
3. CreatedAt
4. Handphone
5. PaymentTermName
6. Notes

{% hint style="danger" %}
Nama Customer di Jurnal **harus unik** (tidak boleh sama). Jika nama Customer di SimpliDOTS sama, maka salah satu customer tidak bisa dikirim ke Jurnal.
{% endhint %}

## 2. Payment Term

* Sistem integrasi **satu arah**, hanya bisa tarik (pull) data dari Jurnal tetapi belum bisa kirim (push) atau ubah data ke Jurnal.

**Data payment term yang terintegrasi, berupa:**

1. DaysOf (Lama hari waktu pembayaran contoh: 0, 15, 10, dll)
2. Name

## 3. Product

* Sistem integrasi **dua arah**, bisa tarik (pull) data dari Jurnal dan push / kirim data ke Jurnal
* **Jika data dihapus di SimpliDOTS akan otomatis terhapus di Jurnal, tetapi jika dihapus di Jurnal tidak otomatis terhapus di SimpliDOTS, sehingga di SimpliDOTS harus dihapus manual.**
* Untuk saat ini hubungan product unit Jurnal dengan SimpliDOTS hanya unit dasar.&#x20;
* Sedangkan untuk Multiple Unit sudah terintegrasi 1 arah (Diambil dari Jurnal ke SimpliDOTS). Namun, jika di Jurnal memiliki lebih 2 multiple unit, maka hanya akan diambil 2 multiple unit + 1 base unit.

**Data product yang terintegrasi, berupa:**

1. Code
2. Name
3. CostPrice
4. SellPrice
5. CreatedAt
6. IsTax \
   IsTax sudah terintegrasi 2 arah dengan Pajak Jual pada Jurnal (Jika pajak di-unassign dari SMH, pada Jurnal akan ditampilkan sebagai NoPPN)
7. UnitId
8. UnitName
9. ImageURL sudah terintegrasi 1 arah (Diambil dari Jurnal ke SimpliDOTS)
10. Description

## 4. Unit

* Sistem integrasi **dua arah**, bisa tarik (pull) data dari Jurnal dan kirim (push) data ke Jurnal.
* **Jika data dihapus di SimpliDOTS akan otomatis terhapus di Jurnal, tetapi jika dihapus di Jurnal tidak otomatis terhapus di SimpliDOTS, sehingga di SimpliDOTS harus dihapus manual.**

**Data unit yang terintegrasi, berupa:**

1. Name

## 5. Tax

* Sistem integrasi **dua arah**, bisa tarik (pull) data dari Jurnal dan kirim (push) data ke Jurnal.
* Integrasi dua arah ini berupa create dan edit.
* Sedangkan delete 1 arah dari SMH (SimpliDOTS) ke Jurnal.

**Data tax yang terintegrasi, berupa:**

1. Name
2. TaxCode
3. Value

## 6. Warehouse

* Sistem integrasi **dua arah**, bisa tarik (pull) data dari Jurnal dan kirim (push) data ke Jurnal.
* Integrasi dua arah ini berupa create dan edit.
* Sedangkan delete 1 arah dari SMH (SimpliDOTS) ke Jurnal.

**Data warehouse yang terintegrasi, berupa:**

1. Code
2. Name
3. Description

## 7. Employee

* Sistem integrasi **dua arah**, bisa tarik (pull) data dari Jurnal dan kirim (push) data ke Jurnal.
* **Jika data dihapus di SimpliDOTS akan otomatis terhapus di Jurnal, tetapi jika dihapus di Jurnal tidak otomatis terhapus di SimpliDOTS, sehingga di SimpliDOTS harus dihapus manual.**

**Data employee yang terintegrasi, berupa:**

1. Name
2. Handphone
3. Address
4. CreatedAt

## 8. Order

* Sistem integrasi **dua arah**, bisa tarik (pull) data dari Jurnal dan kirim (push) data ke Jurnal.
* **Jika data dihapus di SimpliDOTS akan otomatis terhapus di Jurnal, tetapi jika dihapus di Jurnal tidak otomatis terhapus di SimpliDOTS, sehingga di SimpliDOTS harus dihapus manual.**

**Data order yang terintegrasi, berupa:**

1. OrderNo
2. CustomerAddress
3. CustomerName
4. Date
5. PaymentDueDate
6. CustomerPartnerId
7. Total
8. SubTotal
9. Notes
10. ListOrderItem

## 9. Stock

* Sistem integrasi **satu arah**, hanya bisa tarik (pull) data dari Jurnal tetapi belum bisa kirim (push) atau ubah data ke Jurnal.
* Stock tidak realtime ter-update, untuk mendapatkan data terbaru dari Jurnal maka di SimpliDOTS harus lakukan sinkronisasi data terlebih dahulu.
* Jika suatu product memilki stock tetapi stock tersebut bukan dari warehouse (hasil adjustment) maka stock tersebut tidak akan masuk ke SimpliDOTS. SimpliDOTS hanya bisa menarik stock berdasarkan warehouse-nya.
* Agar stock bisa terhubung dengan product di SimpliDOTS, maka pada master data product di Jurnal, product code tidak boleh dikosongkan (wajib diisi).

**Data stock yang terintegrasi, berupa:**

1. ProductCode
2. ProductName
3. WarehouseName
4. WarehouseQuantity

{% hint style="info" %}
Untuk menggunakan integrasi ini, **pastikan Anda menggunakan Jurnal.id dengan paket Enterprise.** Dikarenakan fitur Sales Order dan Warehouse hanya tersedia di paket Enterprise.
{% endhint %}


# Cara Integrasi dengan Jurnal.id

Untuk melakukan aktivasi atau integrasi dengan Jurnal.id, silakan ikuti langkah-langkah berikut ini:

### Hal yang Perlu Diperhatikan

1. Login pada akun Jurnal Anda di <https://www.jurnal.id/id/>
2. Login pada akun Backoffice SimpliDOTS di <https://app.simplidots.co.id/condensed/login>.
3. Pastikan Anda membuka akun Jurnal serta Backoffice SimpliDOTS secara bersamaan selama proses integrasi berlangsung.

### Langkah-Langkah Integrasi

**Step 1:** Masuk ke **Profile** > **Pengaturan**.

<figure><img src="/files/xCLY7ySATNXpsXXvvYx2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Pilih menu **Integrasi**.

<figure><img src="/files/S7W6UzKRTX02pTjiq6pi" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Pada **Integrasi Data Pihak Ketiga**, klik **Tambah Integrasi**.

<figure><img src="/files/e5d3KMO0ePpNZMJPSMC7" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4:** Klik **Pilih Service**, kemudian pilih **Jurnal**.

<figure><img src="/files/WmtKck1QooQEY7Xag9Py" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 5:** Isi kolom **Username** dan **Kata Sandi** dengan tanda strip (**-**).

<figure><img src="/files/h7PAu2wLbuTy5W1QCa0d" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 6:** Klik **Hubungkan**.

<figure><img src="/files/npHjwH3J6gO1dtvlk8P0" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 7:** Klik **Simpan**.

<figure><img src="/files/mL7Ss4wgITihzngm1gTn" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 8:** Sistem akan menampilkan pop up untuk melakukan relogin. Klik **Keluar sekarang**.

<figure><img src="/files/xAJAtV5ePVqkedaDpt5Y" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 9:** Anda akan logout, kemudian silakan **login** kembali ke akun Backoffice.

<figure><img src="/files/h2Evi5ldAg7By77IkQ3h" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 10:** Buka tab baru pada browser, kemudian akses link Authorize berikut:

<https://my.jurnal.id/authorize_apps/new?client_id=981cbddbd47e4603b0f3ea77a9c3e2f8>&#x20;

<figure><img src="/files/uTxdgzyj5k1sMZPRtQAn" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 11:** Pastikan database Jurnal yang dipilih sesuai dengan database yang akan diintegrasikan.

<figure><img src="/files/KPeX1E4mZVM63AXh61OE" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 12:** Klik **Izinkan** untuk melanjutkan proses integrasi.

<figure><img src="/files/JfZjw8bGbEqrSUxyCU5Q" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 13:** Setelah proses berhasil, Anda akan masuk ke halaman Backoffice. URL pada halaman Backoffice akan berubah dan menampilkan URL Authorize yang baru.

<figure><img src="/files/wzxMhbkWs9ffjgfJIbfi" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="danger" %} <mark style="color:red;">**Penting!**</mark>&#x20;

* **Kirim URL** tersebut kepada tim **Customer Success SimpliDOTS** untuk proses setup integrasi.
  {% endhint %}

**Step 14:** Setelah setup selesai dilakukan oleh tim SimpliDOTS, lakukan **logout** dan **login** kembali ke akun Backoffice.

<figure><img src="/files/h2Evi5ldAg7By77IkQ3h" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 15:** Setelah berhasil Login, silakan bisa **Sinkron Data** & **Sinkron Transaksi**.

{% tabs %}
{% tab title="Sinkron Data" %}
**Step 15.1:** Masuk ke menu **Profile > Sinkron Data**.

<figure><img src="/files/yZiRYG9JuNA5jTzWFSwx" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 15.2:** Tunggu sampai proses sinkron selesai.
{% endtab %}

{% tab title="Sinkron Transaksi" %}
**Step 15.1:** Masuk ke menu **Profile > Sinkron Transaksi.**

<figure><img src="/files/5W9qEHrGQjrMivcHI8Vq" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 15.2:** Tunggu sampai proses sinkron selesai.
{% endtab %}
{% endtabs %}

Silakan dicoba, Kawan Simpli! :) &#x20;


# Informasi Integrasi Status Order

Pada Jurnal, terdapat beberapa status order yang perlu kamu ketahui agar mudah dalam mengoperasikan integrasi SAP x Jurnal. Diantaranya adalah informasi Status Order.

SAP memiliki dua (2) status order yaitu Draft dan To Invoice yang setara dengan tiga (3) status order pada Jurnal seperti Open, Closed, dan Partially Sent.

Jenis-jenis status order pada SAP x Jurnal yang setara sebagai berikut;

<figure><img src="/files/htJwyKlnoySVVT5sQ8CF" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

### 1. Cara Kerja Integrasi

Untuk mengintegrasikan status order, kamu dapat melakukannya dengan cara melakukan <mark style="color:blue;">**Sync Transaction**</mark> pada halaman SMH.&#x20;

Sistem SAP akan mengubah status versi Jurnal menjadi status versi SAP yang se-level. Kemudian status order akan berubah.

**Contoh**:

User memiliki orderan dengan nomor **SO-210900060** berstatus draft pada SAP. Kemudian orderan tersebut diproses menjadi invoice di Jurnal, sehinga status orderannya menjadi **Closed** di Jurnal.&#x20;

Kemudian user melakukan sync transaction pada web SMH (Saat proses sync, status orderan dari Jurnal akan terconvert menjadi status milik SAP yang se-level dengan Jurnal) sehingga orderan tersebut status nya akan menjadi **ToInvoice** di SAP karena (**Closed = ToInvoice).**

### 2. Status Order pada Jurnal

* **Status OPEN = DRAFT**\
  Saat user membuat sales order pada Jurnal, orderan tersebut akan otomatis mendapatkan status “**Open**”. Orderan yang bersatus ini dapat diedit lagi di Jurnal, dan status ini setara dengan “**Draft**“ pada SAP.<br>

  <figure><img src="/files/eDmAFifnjTkbBPGEhXX4" alt=""><figcaption><p>Status Open</p></figcaption></figure>

* **Status CLOSED = TO INVOICE**\
  Pada Jurnal, orderan akan berganti status nya menjadi “**Closed**” jika orderan tersebut sudah dijadikan pengiriman/penagihan/tutup pemesanan. Orderan yang bersatus closed ini tidak dapat diedit kembali di Jurnal. Status ini setara dengan “ToInvoice” di SAP.<br>

  <figure><img src="/files/wTqkFK36pwuyFhb08dLR" alt=""><figcaption><p>Buat Pengiriman atau Buat Penagihan</p></figcaption></figure>

  <figure><img src="/files/efUxmkpL2MPGuxOmkc8p" alt=""><figcaption><p>Buat Pengiriman atau Tutup Pemesanan</p></figcaption></figure>

  <figure><img src="/files/ZSkVW1zfnRvZKgNiEwOO" alt=""><figcaption><p>Status Closed</p></figcaption></figure>

* **Status PARTIALLY SENT = CLOSED**\
  Pada Jurnal, orderan akan berganti status menjadi “**Partially Sent**” jika orderan tersebut sudah dijadikan pengiriman tetapi jumlah kuantitas yang dikirim tidak semuanya alias partial. Orderan yang bersatus partially sent ini tidak dapat diedit lagi di Jurnal. Status ini setara dengan “**ToInvoice**” di SAP.\ <br>

  <figure><img src="/files/PCZIQj4F0F7rhdWcpSem" alt=""><figcaption><p>Buat Pengiriman</p></figcaption></figure>

  <figure><img src="/files/qOgPu2ALTpFOHmfbzNZR" alt=""><figcaption><p>Pengiriman sebagian (Partially Sent)</p></figcaption></figure>

  <figure><img src="/files/M2W3XK2ZQKJDYAWVdkrN" alt=""><figcaption></figcaption></figure>


# Cara Buat Template

**Step 1.** Buka **Profile**.

**Step 2.** Pilih **Buat Template.**

<figure><img src="/files/7F5LTk3ypHQQLwKH9uie" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3.** Pilih nama **partner** dan **Cabang** (jika ada) sesuai integrasi yang digunakan.&#x20;

**Step 4.** Kemudian pilih **Generate**.

<figure><img src="/files/g0lKmjAtMouv5X3mVp2A" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 5.** Kemudian akan muncul popup message tanda berhasil seperti berikut!

<figure><img src="/files/8cxVo6JMWmakxjZCGvtp" alt=""><figcaption></figcaption></figure>


# Sinkronisasi


# Sinkron Data

### Cara Sinkron Data

**Step 1:** Klik **Profile**.

<figure><img src="/files/bvSfQvwYvRHMBmJmZKJH" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Klik **Sinkron Data**.

<figure><img src="/files/juSDmBb5rBUNFYZ3I6uE" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Akan mulai proses Sync Information, Tunggu hingga proses selesai

<figure><img src="/files/pYCVuP4xYAoefp2hWkOn" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4:** Cek menu master data dan pastikan partner ID telah muncul disetiap master data.

Contoh : Master Produk

<figure><img src="/files/LPuwMufls4IaZVWPkEs3" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Silakan dicoba, Kawan Simpli! :)&#x20;


# Sinkron Transaksi

Jika Anda melakukan integrasi ke third party atau partner, maka Anda harus melakukan sinkron transaksi agar dapat menarik pesanan dari partner atau mengirim pesanan dari SAP ke partner.

### Cara Sinkron Transaksi

**Step 1:** Klik **Profile**.

<figure><img src="/files/bvSfQvwYvRHMBmJmZKJH" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Klik **Sinkron Transaksi**.

<figure><img src="/files/A0URMg7rPOsm4uipVQn4" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Akan mulai proses Sync Informasi, Tunggu hingga proses selesai

![](/files/UaEPNbc9QlbMkRxYymYK)

**Step 4:** Cek menu pesanan dan pastikan partner ID telah muncul disetiap nomor pesanan.

<figure><img src="/files/68UxpU2X4vedREF5tkSI" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Silakan dicoba, Kawan Simpli! :)&#x20;


# Notifikasi

Menu **Notifikasi** berfungsi sebagai pusat informasi cepat mengenai aktivitas penting yang terjadi dalam sistem SimpliDOTS. Notifikasi ini membantu pengguna untuk tetap mengetahui perkembangan terbaru tanpa harus membuka menu satu per satu.

Secara umum, terdapat dua jenis informasi utama yang ditampilkan dalam menu Notifikasi, yaitu:

## **1. Pembaruan**

Bagian ini menampilkan status terbaru dari proses-proses penting yang berkaitan dengan transaksi, baik yang sedang berlangsung maupun yang sudah berhasil diselesaikan. Informasi yang biasa muncul antara lain:

* Proses **generate faktur** yang berhasil dilakukan oleh sistem.
* Proses **generate retur** yang telah selesai.
* Pembaruan terkait **status transaksi** yang perlu diperhatikan oleh pengguna.

Tujuannya adalah agar pengguna dapat segera mengetahui jika ada proses transaksi yang sudah berhasil dijalankan oleh sistem secara otomatis.

## **2. Log Aktivitas**

Bagian ini berisi rekaman dari berbagai aktivitas pengguna dalam sistem, baik yang dilakukan secara manual maupun otomatis. Aktivitas yang tercatat mencakup:

* Login dan logout pengguna.
* Pengeditan data.
* Pembuatan atau penghapusan dokumen.
* Proses ekspor data, dan sebagainya.

Dengan adanya log ini, pengguna maupun admin dapat melakukan penelusuran terhadap aktivitas yang telah terjadi untuk keperluan audit atau pengecekan.


# Memahami Notifikasi Pembaruan

Menu **Pembaruan** berfungsi untuk menampilkan notifikasi atau informasi penting yang berkaitan dengan aktivitas sistem yang terjadi secara otomatis maupun manual. Fitur ini membantu pengguna untuk tetap terinformasi mengenai kondisi tertentu yang memerlukan perhatian khusus.

Beberapa jenis pembaruan yang ditampilkan antara lain:

* **Informasi Limit** – memberi tahu jika pelanggan hampir mencapai atau sudah melebihi batas limit kreditnya.
* **Generate Faktur** – mencatat proses pembuatan faktur otomatis oleh sistem.
* **Generate Surat Jalan** – menampilkan notifikasi saat sistem membuat surat jalan.
* Dan pembaruan lainnya yang relevan dengan aktivitas operasional.

## 1. Daftar Pembaruan Hari ini

<figure><img src="/files/xPPg7P07eYf4Lzo8KYWg" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

Bagian ini menampilkan seluruh pembaruan yang terjadi pada hari ini, termasuk informasi penting yang memerlukan tindakan lanjutan.

| <p></p><div><figure><img src="/files/Mui6yxu2BGfjtp3XHbNX" alt="" width="375"><figcaption><p>Daftar pembaruan</p></figcaption></figure></div> | <div><figure><img src="/files/eQm6VWa6uO2EmJpMDGKZ" alt=""><figcaption><p>Detail pembaruan</p></figcaption></figure></div> |
| --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- | -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- |

**Contoh**:\
Dari gambar di atas, terdapat pemberitahuan bahwa *1 pelanggan hampir mencapai atau telah mencapai limitnya*. Akibatnya, *transaksi baru mungkin akan diblokir* untuk pelanggan tersebut, dan perlu ditindaklanjuti oleh tim terkait.

## 2. Pembaruan Lainnya

Pada bagian ini, pengguna dapat melihat daftar pembaruan yang telah terjadi sebelumnya. Riwayat ini disusun secara kronologis, dari yang terbaru ke yang terlama, sehingga memudahkan pengguna untuk melacak pembaruan yang terjadi di masa lalu.

<figure><img src="/files/pOP8l1FFeauL1zREktMo" alt=""><figcaption></figcaption></figure>


# Memahami Notifikasi Log Aktivitas

Menu **Log Aktivitas** berfungsi untuk menampilkan riwayat atau jejak aktivitas yang dilakukan oleh pengguna dalam sistem SimpliDOTS. Fitur ini sangat berguna untuk memantau perubahan data, aktivitas pengguna, serta memastikan transparansi dalam penggunaan sistem.

Beberapa jenis aktivitas yang tercatat dalam log ini antara lain:

* **Edit** – ketika pengguna melakukan perubahan data.
* **Hapus** – saat data dihapus oleh pengguna.
* **Keluar** – mencatat aktivitas logout pengguna dari sistem.
* **Masuk** – mencatat saat pengguna login ke dalam sistem.
* **Buat** – ketika pengguna membuat data baru.
* **Ekspor** – ketika pengguna mengekspor data dari sistem.
* Dan jenis aktivitas lainnya.

## 1. Daftar Log Aktivitas Hari ini

<figure><img src="/files/KudZYfKIPbR0EenAK9Kt" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

Pada bagian ini, sistem akan menampilkan semua aktivitas yang terjadi pada hari yang sama (hari ini). Setiap aktivitas akan disertai informasi detail, seperti nama pengguna, waktu, dan jenis aktivitas yang dilakukan.

**Contoh**:\
Akun dengan username `desvitasari688@gmail.com` melakukan pembaruan pada data pelanggan dengan kode **CS-250200229 - Toko Mas Bayu**.

| <div><figure><img src="/files/7TGLTipjefEDGQ7n59bK" alt=""><figcaption><p>Daftar log aktivitas</p></figcaption></figure></div> |
| ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------ |

## 2. Log Lainnya

Bagian ini berisi rekaman aktivitas yang dilakukan di hari-hari sebelumnya. Log ditampilkan berdasarkan urutan waktu (dari yang terbaru ke terlama), sehingga pengguna dapat dengan mudah menelusuri riwayat aktivitas yang sudah terjadi sebelumnya.

<figure><img src="/files/l4v0pKmyqWDrgGrdkxAA" alt=""><figcaption></figcaption></figure>


# Data Master


# Import Data Pertama Kali untuk Pengguna Baru

## *Import Data Pertama Kali untuk Pengguna Baru*

Untuk memulai penggunaan SAP SimpliDOTS secara optimal, Anda dapat mengisi data awal ke dalam sistem melalui fitur *import*. Namun, sebelum melakukan proses ini, **pastikan beberapa data dasar sudah ditambahkan secara manual terlebih dahulu**. Langkah ini penting untuk mencegah error dan memastikan semua data terhubung dengan benar.

#### Metode Import Data di SAP SimpliDOTS

Di dalam SAP SimpliDOTS, terdapat dua jenis metode *import* data, yaitu:

* **Import New Data**: Untuk memasukkan data baru yang sebelumnya belum ada di sistem.
* **Import Update Data**: Untuk memperbarui data yang sudah tersedia di sistem.

> Dalam panduan ini, fokus kita adalah **Import New Data**, yang paling sering digunakan oleh pengguna baru.

### 📥 Data yang Dapat Diimpor Pertama Kali

Beberapa data yang dapat Anda *import* saat pertama kali menggunakan sistem meliputi:

1. **Produk**
2. **Pelanggan**
3. **Pegawai**

***

### 1. Produk

Sebelum Anda melakukan *import* data produk untuk pertama kalinya, ada beberapa data dasar yang wajib ditambahkan secara manual terlebih dahulu, yaitu:

* **Kategori**: Kategori atau pengelompokan produk (misalnya: Makanan, Minuman, Alat Tulis).
* **Unit**: Satuan pengukuran produk (misalnya: pcs, dus, liter).
* **Brand:** Nama merek dagang dari produk (misalnya Snackers).
* **Division :** Nama divisi yang mengelompokkan produk agar dapat dijual terpisah berdasarkan salesman tertentu. (misalnya : divisi Minuman, hanya dapat dijual oleh salesman dengan divisi Minuman).

{% hint style="success" %}
✅ Pastikan seluruh data di atas sudah tersedia di sistem. Jika belum, proses *import* produk dapat gagal karena sistem tidak menemukan referensinya.
{% endhint %}

Contoh kendala yang mungkin terjadi, sebagai berikut:

<figure><img src="/files/IAkupQXxlK1F5ftTBHYM" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

### 2. Pelanggan

Sebelum Anda melakukan *import* data pelanggan untuk pertama kalinya, ada beberapa data dasar yang wajib ditambahkan secara manual terlebih dahulu, yaitu:

* **SalesmanCode**: Kode salesman (misalnya: Salesman E-01).
* **PriceListName**: Nama daftar harga produk yang diberikan ke pelanggan (misalnya: Grosir, Harga Pulau Jawa).
* **PaymentTermName** : Nama waktu pembayaran yang ditentukan ke pelanggan (misalnya: COD, Net14).
* **DivisionName :** Nama divisi yang mengelompokkan pelanggan agar dapat membeli produk berdasarkan divisi produk tertentu. (misalnya : divisi Minuman, hanya dapat dijual oleh salesman dengan divisi Minuman).

{% hint style="success" %}
✅ Data ini harus sudah ada agar sistem bisa membaca file pelanggan dengan benar saat proses *import* dilakukan. Tanpa data ini, proses *import* bisa mengalami kendala.
{% endhint %}

Contoh kendala yang mungkin terjadi, sebagai berikut:

<figure><img src="/files/vvKxQ2ehwGaqPe94l701" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

### 3. Pegawai

Sebelum Anda melakukan *import* data pegawai untuk pertama kalinya, ada beberapa data dasar yang wajib ditambahkan secara manual terlebih dahulu, yaitu:

* **PositionName**: Posisi pegawai terdaftar (misalnya: Salesman).
* **WarehouseName** : Nama gudang yang akan digunakan (misalnya : Gudang Utama).
* **DivisionName :** Nama divisi yang mengelompokkan pegawai agar dapat menjual produk berdasarkan divisi produk tertentu. (misalnya : divisi Minuman, hanya dapat dijual oleh salesman dengan divisi Minuman).

{% hint style="success" %}
✅ Data tersebut menjadi referensi sistem saat Anda melakukan *import* pegawai. Tanpa data ini, proses *import* bisa mengalami kendala.
{% endhint %}

Contoh kendala yang mungkin terjadi, sebagai berikut:

| <p></p><div><figure><img src="/files/yFPYVj6fuRrNWyuiVviD" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure></div> | <p></p><div><figure><img src="/files/6ZxLeBCJMhSEE14nQcKa" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure></div> | <p></p><div><figure><img src="/files/kfYkWEJ25WUOJAggRgta" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure></div> |
| ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- | ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- | ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- |


# Produk

Untuk membuat menginput data produk, ada beberapa menu dan langkah yang harus Anda ketahui, diantaranya sebagai berikut:

* [Cara Menambah Produk](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/data-master/produk/master-produk/cara-menambah-produk)
* [Cara Menambah Unit Produk](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/data-master/produk/cara-menambah-unit-produk)
* [Cara Menambah Divisi](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/data-master/produk/cara-menambah-divisi)
* [Cara Menambah Gudang](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/stok/gudang/cara-menambahkan-gudang-manual)
* [Cara Menambah Daftar Harga](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/data-master/produk/untitled)


# Brand


# Cara Menambahkan Brand

Step 1. Buka Menu **Data Master > Produk> Brand**

<figure><img src="/files/NZsCzU46IQoSwKwLD4Uz" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

Step 2. Pilih **Tambah Brand**

<figure><img src="/files/YH2AP9uo8ma1kCDJeVBS" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

Step 3. Isi data pada **Detail Brand** dan **Tambah Produk**

<figure><img src="/files/JhS4T69AAo1VX0PMlTSw" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

**Study Case:** Anda akan mendaftarkan data brand produk dengan keterangan berikut.\
**Brand: Nice**\
**Produk : Susu Kedelai dan Susu Strawberry**

<figure><img src="/files/GAmvEDKx9DcqE5W1KDbB" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

Step 4. Centang produk yang diinginkan, kemudian klik **Pilih**.

<figure><img src="/files/Le5YgaoYUsUQqCM1HfcP" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

Step 5. klik **Simpan**.&#x20;

<figure><img src="/files/0TpIScDWHLEE42eFrSfn" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

Brand telah tersimpan dan user akan diarahkan menu daftar Brand seperti berikut.

<figure><img src="/files/tqb1ll3qEx39flf4uRTG" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>


# Cara Mengubah Brand

Step 1. Buka Menu **Data Master > Produk> Brand**

<figure><img src="/files/NZsCzU46IQoSwKwLD4Uz" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

Step 2. Pilih Brand yang akan diubah.

<figure><img src="/files/tqb1ll3qEx39flf4uRTG" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

Step 3. Pilih Ubah pada action titik tiga di ujung kanan atau Klik nama Brand kemudian pilih Ubah.&#x20;

Case: Ubah nama Nice menjadi Keren

<figure><img src="/files/PH8f5kOM9uiO8seUsZWK" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

<figure><img src="/files/qTUlzs7RwCax9T6jFIBK" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

Step 4. Ubah nama Brand sesuai yang diingikan.

<figure><img src="/files/Z2gfKOGmQoozHuN3LkI1" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

Step 5. Pilih Simpan.

Data berhasil diubah jika telah kembali ke halaman daftar brand dan muncul pesan "Data Updated Successfully"

<figure><img src="/files/8I1IuwfFkkUAIitnHtgw" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>


# Cara Menghapus Brand

Step 1. Buka Menu **Data Master > Produk> Brand**

<figure><img src="/files/NZsCzU46IQoSwKwLD4Uz" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

Step 2. Pilih Brand yang akan dihapus.

<figure><img src="/files/tqb1ll3qEx39flf4uRTG" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

Step 3. Pilih Hapus pada action titik tiga di ujung kanan atau Klik nama Brand kemudian pilih Hapus.&#x20;

<figure><img src="/files/K4H9yNuyhqT6fhKmEhEe" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

Step 4. Klik Hapus pada pesan konfirmasi.

<figure><img src="/files/D5tYGsbq7f5JzbGOZwuW" alt="" width="188"><figcaption></figcaption></figure>

Kemudian muncul pesan berikut.

<figure><img src="/files/ZyUiM7JEFl8sHnWVZf55" alt="" width="188"><figcaption></figcaption></figure>


# Cara Menambah Unit Produk

Anda dapat menambah jenis unit berdasarkan produk, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini:

{% tabs %}
{% tab title="Tambah Unit" %}

### Menambahkan Unit pada Produk

**Step 1:** Buka **Data Master > Produk > Unit**

<figure><img src="/files/Dl4pWgmcBR4fM8N1pKAZ" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Klik **Tambah Unit**.

<figure><img src="/files/VN8ywTJ4CG3KBZeuGKGx" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Isi data unit baru sesuai dengan form yang tertera seperti **Nama** *dan* **Deskripsi***.*

<figure><img src="/files/B0PNBPyKcJxhGFQLh1lE" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
**Nama**: Nama unit produk, cth; Gr

**Deskripsi**: detail unit produk, cth; Gram
{% endhint %}

**Step 4:** Klik **Simpan**.

**Step 5:** Unit dikatakan berhasil tersimpan apabila muncul pop up seperti berikut

![](https://www.simplidots.com/wp-content/uploads/saved.png)

Silakan dicoba, Kawan Simpli! :)
{% endtab %}

{% tab title="Cari Unit" %}

### Cara mencari unit yang telah tersimpan

&#x20;**Step 1**: Buka **Data Master > Produk > Unit**

<figure><img src="/files/BAwoRCkTlfYgWuPA5lbD" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** List unit yang tampil merupakan unit yang telah tersimpan sebelumnya.&#x20;

<figure><img src="/files/Ga7IjJh2fThK8Agw4mVv" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Anda juga dapat mencari nama unit pada kolom **Cari**

![](/files/-MORXeWDKgFRjE06XN1O)

&#x20;              Contoh: PCS

**Step 4:** Unit yang dicari akan muncul di tabel Unit.

<figure><img src="/files/8IZDd66GBUyQrWwbsNOW" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Silakan dicoba, Kawan Simpli! :)            &#x20;
{% endtab %}
{% endtabs %}


# Cara Menambah Divisi

Jika Anda ingin membagi pelanggan, produk dan pegawai dalam beberapa kelompok (divisi), Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini:

## Cara Menambahkan Divisi

**Step 1:** Buka **Data Master** > **Produk** > **Divisi.**

<figure><img src="/files/kqPSHcEh5b81TZTdqiXi" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Klik **Tambah Divisi** untuk menambahkan divisi.

<figure><img src="/files/P9CpYKlUM7wqEdtc53FN" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3: I**si data divisi sesuai dengan form yang tertera, seperti **Nama** dan **Deskripsi**.

<figure><img src="/files/KevRnWr9YHFoCGMXR2an" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
**Nama:** Isi nama sesuai divisi yang diinginkan.

**Deskripsi:** Isi info detail mengenai divisi.<br>

**Note:** Pilihan dengan tanda (\*) wajib diisi.
{% endhint %}

**Step 4:** Pilih **Simpan**.

**Step 5:** Data telah tersimpan saat muncul pop up **"Data Saved Successfully"**.

![Tampilan Divisi Baru Telah Tersimpan](https://www.simplidots.com/wp-content/uploads/successfully-saved.png)

**Step 6:** Anda juga dapat mencari data yang telah tersimpan melalui kolom **Cari**.

![](https://www.simplidots.com/wp-content/uploads/cari.png)

**Contoh:** Divisi Coffee

**Step 7:** Divisi yang dicari akan muncul di tabel **Divisi**.

<figure><img src="/files/tIqRYPq50ZerGz8zywGX" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Silakan dicoba, Kawan Simpli! :)            &#x20;


# Daftar Harga

Berikut cara menambah daftar harga produk Anda.

{% content-ref url="/pages/YYBro8fwkS8H06iObQCc" %}
[Cara Menambah Daftar Harga Secara Manual](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/data-master/produk/untitled/cara-menambah-daftar-harga-secara-manual)
{% endcontent-ref %}

{% content-ref url="/pages/tdNA4mcfhldHOKcgRJqP" %}
[Cara Menambah Daftar Harga Melalui Import](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/data-master/produk/untitled/cara-menambah-daftar-harga-melalui-import)
{% endcontent-ref %}


# Cara Menambah Daftar Harga Secara Manual

Anda dapat menambahakan Daftar Harga yang diinginkan.

## Menambahkan Daftar Harga Secara Manual

**Step 1:** Buka **Data Master > Produk > Daftar Harga.**

<figure><img src="/files/2IcPL90aDA7Hkm1ld2Mz" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Pilih **Tambah Daftar Harga.**

<figure><img src="/files/gSE8jESbKqs8hnoj01dw" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Isi **Detail Daftar Harga** yang ingin ditambah sesuai dengan form yang tertera seperti: **Detail Daftar Harga, Pajak, Default Daftar Harga***.*

<figure><img src="/files/mXu8Luiv7yrdmcKmp3xe" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
**Detail Daftar Harga:** Dapat disii dengan nama **Daftar Harga.**\
\
**Pajak**

* **Pajak Inklusif:** Harga item termasuk pajak.
* **Pajak Eksklusif:** Harga item tidak termasuk pajak. Pajak akan ditambahkan di total.

\
**Default Daftar Harga**

* **Ya:** Pelanggan akan otomatis mendapatkan daftar harga ini.
* **Tidak:** Pelanggan tidak akan otomatis mendapatkan daftar harga ini.

\
**Note:** Pilihan dengan Tanda **(**<mark style="color:red;">**\***</mark>**)** wajib diisi.
{% endhint %}

**Step 4:** Selanjutnya adalah mengisi pada **Pilih Item,** Anda bisa isi data **Item** dan **New Price**.

<figure><img src="/files/FpIwfgwGKQeiAkZG4X8k" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 5:** Pemilihan item/produk dapat dilakukan melalui 2 cara:

1. Klik tombol **Tambah Item** → memilih produk satu per satu.

<figure><img src="/files/vXXZxhXf11CwA2gDhaIZ" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

2. Klik tombol **Tambah Item Lain** → memilih beberapa produk sekaligus.

<figure><img src="/files/JyrenAqY8NabpPfxPF3a" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Setelah memilih **Tambah Item Lain** maka akan muncul pop up untuk memilih produk. Pilih produk dengan cara checklist produk yang dipilih.

<figure><img src="/files/400uqjWI53Nrm4ueMgCm" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Setelah memilih produk akan muncul notifikasi jumlah produk yang dipilih, kemudian klik **Pilih**.

**Step 6:** Produk yang dipilih akan muncl pada kolom **Pilih Item,** selanjutnya masukkan harga di kolom **Input Harga Baru.**

<figure><img src="/files/aWHe7anRRB3WD1yF2Flm" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 7:** Untuk menyimpan price list beserta item yang dipilih dapat mengklik tombol **Save & New** atau **Save**.

<figure><img src="/files/7jJ2nPrZUOJz3BoXJl8r" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Silakan dicoba, Kawan Simpli! :)


# Cara Menambah Daftar Harga Melalui Import

Menambahkan Daftar Harga dalam jumlah banyak bisa dengan import data.

## Cara Menambah Daftar Harga Melalui Import

**Step 1:** Buka **Data Master > Produk > Daftar Harga.**

<figure><img src="/files/FMA8nQlu9c654mvc66oJ" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Kemudian klik **Pengaturan** > **Import Data Baru.**

<figure><img src="/files/po5tlxECoWbY7OqhfMdT" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Kemudian akan muncul Pop-up **Import** dan pilih **Download**, untuk mendownload template excel.

<figure><img src="/files/N22t9mBh2GB2nIRFm027" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4:** Buka file, dan isi data sesuai dengan format yang telah disediakan. Pastikan kedua sheet sudah diisi datanya:

1. Sheet **PriceList**, silakan isi dengan **Name**, **IsDefault**, dan **IsInclusiveTax**.

<figure><img src="/files/3idzYQxASEakUbgVzmZA" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
**Name**

* Nama price list.

**IsDefault**

* **TRUE:** Pelanggan akan otomatis mendapatkan daftar harga ini.
* **FALSE:** Pelanggan tidak akan otomatis mendapatkan daftar harga ini.

**IsInclusiveTax**

* **TRUE:** Harga item termasuk pajak.
* **FALSE:** Harga item tidak termasuk pajak. Pajak akan ditambahkan di total.
  {% endhint %}

2. Pada sheet **PriceListItem**, silakan isi dengan *PriceListName*, *ProductCode*, *ProductName*, dan *Price*.

<figure><img src="/files/DaKB3PCmczRSkAADovkq" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
**PriceListName:** Nama Price List

**ProductCode:** Kode Produk.

**ProductName:** Nama Produk.

**Price:** Harga Produk.
{% endhint %}

**Step 5:** Kembali ke halaman **Daftar Harga.** Kemudian klik **Pengaturan** > **Import Data Baru.**

<figure><img src="/files/y6vDo8T50z9tZgIoE6jc" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 6:** Upload file yang sudah diisi dengan cara **Choose File**, kemudian pilih file yang tadi sudah diisi data. Lalu klik **Upload.**

<figure><img src="/files/ivyVIZz5R4Im3hq8NgIK" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 7:** Setelah dilakukan upload, cek data yang telah terupload pada pencarian di daftar pelanggan untuk memastikan datanya sudah masuk.

<figure><img src="/files/4nOlPH44dMqX6d3Nf1c5" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Silakan dicoba, Kawan Simpli! :)


# Master Produk


# Cara Ubah Nama Pajak pada Master Data Produk melalui Impor Update Data

**Step 1.** Buka menu **Data Master > Produk > Master** **Produk**.

<figure><img src="/files/8qEpcZ22eZclyh5j3iMY" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2.** Pada halaman **Produk**, kemudian pilih tombol  **Impor**.

<figure><img src="/files/4ZKX4Rw4cEHvOkkOl4Bo" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3.** Pilih **Impor Update Data.** Lalu pilih **Unduh templat dengan data saat ini di sini.**

Tujuan dari templat dengan data ini untuk mempermudah user mengubah data yang akan diupload kembali tanpa harus mengisi ulang semua kolom template dari awal.

<figure><img src="/files/XJtmB6oVo0Z2EFNMy2ZD" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4.** Buka file yang telah diunduh, kemudian ubah data yang inginkan dan simpan.

Contoh:

Ubah nama pajak pada kolom Taxname "PPN" menjadi "PPN12".

Maka, di file excel cukup ganti kolom yang diubah saja contoh di atas adalah taxname saja dan sama halnya untuk perubahan/penambahan bagian kolom yang lain.

* **Before**

<figure><img src="/files/acXl9UukRCCtBCEqNL7o" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* **After**

<figure><img src="/files/7h0LMmQPxoCe1QpxbfuO" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 5.** Kembali ke halaman **Impor> Impor Update Data.** Lalu pilih **Cari File.**&#x20;

<figure><img src="/files/aexpgJTxADFe719kLOzp" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 6.** Tunggu proses impor produk hingga selesai.

<figure><img src="/files/qUioCRiIgtB0kKhnyGZu" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 7.** File berhasil diimpor jika muncul tanda berikut.&#x20;

<figure><img src="/files/HvnoAmoxPIRJ32cZpYlf" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

File telah berhasil terubah dari "PPN" menjadi "PPN12".&#x20;

* **Before**

<figure><img src="/files/M7gGklTlOezZnFjFl8YG" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* **After**

<figure><img src="/files/eq7Y5QTBk4NtSy153xJ2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="warning" %}
**WARNING**:

* Anda hanya dapat mengupload data yang sudah pernah tersimpan sebelumnya.&#x20;
* Anda tidak dapat menambah row baru atau data baru di luar dari hasil file ekspor ke excel untuk diupload ke import update data. Hal ini dikarenakan sistem tidak akan membaca kode produk baru yang tidak ada tersimpan di backoffice sebelumnya.
* Jika Anda ingin menambah data baru, maka gunakan Import Data Baru.
  {% endhint %}


# Cara Menambah Produk Secara Manual

Anda dapat menambah data produk dengan mengikuti langkah-langkah berikut.

{% tabs %}
{% tab title="Tambah Produk" %}

### Cara Menambah Produk

**Step 1:** Buka **Master Data** > **Produk > Master Produk.**

<figure><img src="/files/8qEpcZ22eZclyh5j3iMY" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Klik **Tambah Produk**.

<figure><img src="/files/Xv224NhuJiCDLduEWKhQ" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Kemudian isi data produk sesuai dengan form yang tertera seperti pada detail produk, detail harga, perhitungan pajak dan detail unit.

1. Detail Harga terdiri dari gambar produk, kode, status, product focus, nama, deskripsi, panjang, lebar, tinggi, berat, brand, divisi, kategori, supplier, dan tipe produk.

<figure><img src="/files/I0HzmzqT7orWv6CUjvvB" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

> **Note**: Panjang, Lebar, Tinggi dan Berat wajib diisi jika Anda menggunakan fitur RO.&#x20;

{% hint style="info" %}

* **Gambar Produk:** upload gambar
* **Kode:** Isi kode sesuai dengan kode produk.
* **Status:** status produk
* **Product Focus** : sematkan produk sebagai teratas.
* **Nama:** Isi nama produk.
* **Deskripsi:** Isi informasi lebih lengkap mengenai produk.
* **Divisi:** Pilih divisi produk.
* **Panjang**: Isi ukuran panjang produk berdasarkan senti meter.&#x20;
* **Lebar** : Isi ukuran lebar produk berdasarkan senti meter.&#x20;
* **Tinggi** : Isi ukuran tinggi produk berdasarkan senti meter.&#x20;
* **Berat** : Isi ukuran berat produk berdasarkan kilo gram.&#x20;
* **Brand** : Merk produk.
* **Kategori:** Pilih kategori produk.
* **Supplier** : nama supplier pembelian produk.
* **Tipe produk :** isi tipe produk misal : Barang atau Jasa.
  {% endhint %}

2. Detail Harga : harga beli dan harga jual<br>

   <figure><img src="/files/6sscr9WERnLCA803gCzO" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
3. Perhitungan Pajak

<figure><img src="/files/gS51CLDdGq5C0R9VV3E2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

4. Detail Unit

<figure><img src="/files/BXuJnNnGBBAVihm6Mdh8" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}

* **Harga Beli:** Harga produk saat pembelian.
* **Harga Jual:** Harga produk untuk penjualan.
* **Referensi Kode Pajak** : tentukan referensi kode pajak sesuai barang sesuai ketentuan coretax
* **Pajak** : tentukan pajak yang dikenakan (11%, 12%)
* **Unit Dasar:** Unit terkecil produk yang akan dijual.&#x20;
* **Multiple Unit:** Centang untuk menambah jenis unit tambahan terbesar.
* **Unit kedua** : satuan unit satu tingkat lebih besar dari Unit Dasar.
* **Unit ketiga** : satuan unit dua tingkat lebih besar dari Unit Dasar.
  {% endhint %}

{% hint style="danger" %}
Pilihan dengan Tanda (\*) wajib diisi
{% endhint %}

**Step 4:** Jika sudah terisi sesuai dengan form, maka pilih **Simpan.** \
**Step 5:** Produk sudah berhasil disimpan jika muncul pop up *Data saved successfully.*
{% endtab %}

{% tab title="Cari Produk" %}

### Cara Mencari Produk yang Telah Tersimpan

**Step 1:** Buka **Master Data** > **Produk > Master Produk.**

<figure><img src="/files/8qEpcZ22eZclyh5j3iMY" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Berikut adalah tampilan halaman **Produk**.

<figure><img src="/files/MX5kv0WjWpNSDQKh3TXM" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
List produk yang tampil merupakan product yang telah tersimpan.
{% endhint %}

**Step 3:** Ketik nama produk pada kolom **Cari**.

&#x20;             **Contoh**: Susu Kedelai

<figure><img src="/files/o9Xdvkb9fSl5w2QXi3cR" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endtab %}
{% endtabs %}

Silakan dicoba, Kawan Simpli! :)


# Cara Menambah Data Produk Melalui Impor (Impor Data Baru)

Menambahkan data produk dalam jumlah banyak bisa dengan import data.

Untuk mempersingkat waktu, Anda dapat menambahkan data produk dalam jumlah banyak dengan cara import data. Proses ini hanya dapat dilakukan dengan menggunakan template yang telah disediakan oleh SimpliDOTS.\
\
Berikut langkah-langkahnya :

**Step 1:** Buka menu **Data Master > Produk > Master Produk.**&#x20;

<figure><img src="/files/JrvONdKAqVeNB1YTI4eL" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Pada halaman **Produk**, kemudian pilih tombol  **Impor**.

<figure><img src="/files/4ZKX4Rw4cEHvOkkOl4Bo" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Pada halaman pop up **Impor**, pilih tab sesuai kebutuhan kamu antara **Impor Data Baru** atau **Impor Update Data.** Untuk data baru, pilih Tab **Impor Data Baru**. Lalu pilih **Unduh templat kosong disini** untuk mengunduh produk template.

<figure><img src="/files/Ys8rBsDoqfmZJA6vlLuh" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
**NOTE**:

* **Impor Data Baru** : khusus data produk baru yang belum terdaftar.
* **Impor Update Data** : khusus untuk mengubah data produk yang telah terdaftar.
  {% endhint %}

**Step 4:** Produk template akan terunduh dalam format Excel. Setelah berhasil mengunduh produk template, buka file produk template. Tampilan produk template akan seperti berikut ini:

<figure><img src="/files/TAEkeMO05jm0zhyMiggp" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

<figure><img src="/files/xSM4rtU4d3ZPX5Itr8J5" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 5:** Isi setiap detail produk Anda sesuai sesuai dengan kolom yang sudah tersedia pada produk template.

{% hint style="info" %}

* **Code :** Kode Produk.&#x20;
* **Name :** Nama Produk.&#x20;
* **IsProductFocus** : isi False jika produk tidak difokuskan, isi True jika difokuskan menjadi produk teratas.
* **Description** : Deskripsi produk.
* **Length :** Panjang Produk (dalam satuan cm).
* **Width :** Lebar Produk (dalam satuan cm).
* **Height :** Tinggi Produk (dalam satuan cm).
* **Weight :** Berat Produk (dalam satuan kg).
* **Brand** **Name** : Nama brand/merk.
* **DivisionName :** Divisi Produk.&#x20;
* **CategoryName :** Kategori Produk.&#x20;
* **Supplier Name** : Nama supplier.
* **Cost\_Price :** Harga Beli Produk.&#x20;
* **Sell\_Price :** Harga Jual Produk.&#x20;
* **Tax** **Name :** Nama Pajak. \
  Dapat diisi sesuai default pajak yang telah terdaftar. Jika dikenakan pajak isi nama pajak dengan:

  * PPN : dikenakan pajak
  * NoPPN: tidak dikenakan pajak

  Apabila ingin menjadikan harga termasuk pajak (Inclusive Tax), maka pilih PPN. Hubungi tim Customer Success SimpliDOTS untuk mengaktifkan fitur inclusive tax Anda.&#x20;
* **Base Unit =** Satuan Produk Dasar/pertama.&#x20;
* **Unit 2 =** Satuan Produk Kedua.&#x20;
* **Unit2\_Conversion =** Kuatitas Produk.&#x20;
* **Unit 3 =** Satuan Produk Ketiga.&#x20;
* **Unit3\_Conversion =** Kuatitas Produk.&#x20;
* **ProductType**: isi Barang atau Jasa.
* **TaxItemCode:** Isi kode barang sesuai ketentuan Coretax.
  {% endhint %}

**Step 6:** Setelah selesai mengisi semua kolom pada produk template kemudian simpan. Selanjutnya kembali ke halaman **Impor**, pilih **Cari** **file> Pilih File> Impor**.&#x20;

<figure><img src="/files/Zhtslrk61umbalIzIML4" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 7.** Tunggu proses impor produk hingga selesai.

<figure><img src="/files/qUioCRiIgtB0kKhnyGZu" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 7.** File berhasil diimpor jika muncul tanda berikut.&#x20;

<figure><img src="/files/HvnoAmoxPIRJ32cZpYlf" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

Anda dapat menemukan semua data yang telah Anda upload di halaman **Produk**.


# Cara Mengubah Data Produk

Menambahkan data produk yang telah disimpan sebelumnya dengan data yang baru.

### Cara Mengubah Data Produk

**Step 1:** Masuk ke menu **Data Master > Produk** > **Master Produk**.

<figure><img src="/files/p3QiZozUypdAtE3opxtE" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Untuk mengubah produk bisa dengan 2 cara, yaitu melalui **icon** <img src="/files/dhqjUbsgM0yY8GT5ZT6E" alt="" data-size="line"> pada kolom **Action** dan melalui **detail Produk**.

{% tabs %}
{% tab title="Kolom Action" %}
**Step 2.1:** Klik pada icon![](/files/6rLFb8EpGrsQCo2Rh078)di kolom **Action** pada Produk yang akan diubah.

**Step 2.2:** Klik tombol **Ubah.**

<figure><img src="/files/Srl9ts3Tfoue6VzsphD6" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endtab %}

{% tab title="Detail Produk" %}
**Step 2.1:** Klik **Kode** pada produk yang akan diubah.

<figure><img src="/files/D17qGYPG41ErvXRAL22H" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2.2:** Klik tombol **Ubah.**

<figure><img src="/files/MFLAHBRDYvRylonMx1jB" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endtab %}
{% endtabs %}

**Step 3:** Ubah atau tambah data produk sesuai kebutuhan.

<figure><img src="/files/O3yBqti8loE4uWBX8CBY" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4:** Setelah selesai mengubah data silakan klik tombol **Simpan**.

<figure><img src="/files/aA8hNC6GSrPYzr57WTC1" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 5:** Produk berhasil terupdate jika muncul popup notifikasi **Data updated successfully.**&#x20;

<figure><img src="/files/cF0j8WmhRvsFpBEcVjrv" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 6:** Produk yang baru saja diubah akan muncul pada halaman **Produk** dengan data yang baru.

Selamat mencoba, Kawan Simpli :)&#x20;


# Cara Menghapus Data Produk

Menghapus data produk yang telah disimpan sebelumnya.

### Cara Menghapus Data Produk

**Step 1:** Masuk ke menu **Data Master > Produk** > **Master Produk**.

<figure><img src="/files/P0iAruASg2DDV2kQVCA4" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Untuk menghapus Produk bisa dengan 2 cara, yaitu melalui **icon** <img src="/files/dhqjUbsgM0yY8GT5ZT6E" alt="" data-size="line"> pada kolom **Action** dan melalui **detail Produk**.

{% tabs %}
{% tab title="Kolom Action" %}
**Step 2.1:** Klik pada icon ![](/files/gUrZx5gv98IiJS06zW1o) di kolom **Action** pada Produk yang akan dihapus.

**Step 2.2:** Klik tombol **Hapus.**

<figure><img src="/files/4NELELLgIjsgDKkQnm8k" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endtab %}

{% tab title="Detail Produk" %}
**Step 2.1:** Klik **Kode** pada produk yang akan dihapus.

<figure><img src="/files/TOauFzCEHc4oqJXsZouX" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2.2:** Klik tombol **Hapus.**

<figure><img src="/files/NEEq8gEJkcT6EmEyJ3B5" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endtab %}
{% endtabs %}

**Step 3:** Akan muncul pop up **Konfirmasi Hapus.** Kemudian klik tombol **Hapus.**

<figure><img src="/files/kBTuJzu107v9Y9y5rks8" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4:** Akan muncul pop up **Data berhasil dihapus** yang artinya data sudah berhasil dihapus. Kemudian klik tombol **Tutup**.

<figure><img src="/files/587GDWkMw0x1MPsjxUFG" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 5:** Data yang dihapus sudah tidak muncul pada halaman **Produk.**

Selamat mencoba, Kawan Simpli :)&#x20;


# Cara Ekspor Data Produk ke Excel/CSV

Untuk mengunduh data produk, silakan ikuti langkah beriktu

**Step 1:** Masuk ke menu **Data Master > Produk** > **Master Produk**.

<figure><img src="/files/AP4LCGukT8G5xPcD57XL" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Pilih **Ekspor > Excel** atau **CSV.**

<figure><img src="/files/qb2Fe2dPdY6hSlg9S5nF" alt=""><figcaption><p>Excel</p></figcaption></figure>

<figure><img src="/files/ScCzsU7OIV0w3scGDHlC" alt=""><figcaption><p>CSV</p></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
Untuk mengunduh data bisa memilih antar 2 tipe file berikut:

* **Comma Separated Values atau CSV:** Format file teks yang berisi daftar data yang dipisahkan dengan tanda koma (, ) atau titik koma (;).
* **Excel:** Format XLSX adalah format file yang digunakan oleh Microsoft Excel untuk menyimpan data spreadsheet.
  {% endhint %}

**Step 4:** File yang berhasil terunduh akan tersimpan file laptop atau komputer Anda.

<figure><img src="/files/GOar73DrwWR14fjR9tkS" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Silakan dicoba, Kawan Simpli! :)


# Cara Mengubah Data Produk Melalui Import Update Data

Untuk user yang ingin mengubah data produk secara banyak atau bulky upload dapat mengikuti cara berikut.

**Step 1.** Buka menu **Data Master > Produk > Master** **Produk**.

<figure><img src="/files/8qEpcZ22eZclyh5j3iMY" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2.** Pada halaman **Produk**, kemudian pilih tombol  **Impor**.

<figure><img src="/files/4ZKX4Rw4cEHvOkkOl4Bo" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3.** Pilih **Impor Update Data.** Lalu pilih **Unduh templat dengan data saat ini di sini.**

Tujuan dari templat dengan data ini untuk mempermudah user mengubah data yang akan diupload kembali tanpa harus mengisi ulang semua kolom template dari awal.

<figure><img src="/files/XJtmB6oVo0Z2EFNMy2ZD" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4.** Buka file yang telah diunduh, kemudian ubah data yang inginkan dan simpan.

Contoh:

Ubah nama produk "Sirup Strawberry" menjadi "Sirup Strawberry 2024".

Maka, di file excel cukup ganti kolom yang diubah saja contoh di atas adalah name saja dan sama halnya untuk perubahan/penambahan bagian kolom yang lain.

<figure><img src="/files/TIJ7gSvWVOqIZsSvfNbR" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 5.** Kembali ke halaman **Impor> Impor Update Data.** Lalu pilih **Cari File.**&#x20;

<figure><img src="/files/aexpgJTxADFe719kLOzp" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 6.** Tunggu proses impor produk hingga selesai.

<figure><img src="/files/qUioCRiIgtB0kKhnyGZu" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 7.** File berhasil diimpor jika muncul tanda berikut.&#x20;

<figure><img src="/files/HvnoAmoxPIRJ32cZpYlf" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

File telah berhasil terubah dari "Sirup Strawberry" menjadi "Sirup Strawberry 2024".&#x20;

<figure><img src="/files/2jjthMrGzHaB6GJsD4jN" alt=""><figcaption><p>Sebelum</p></figcaption></figure>

<figure><img src="/files/R2UAFflUKsunycfkOBHC" alt=""><figcaption><p>Setelah</p></figcaption></figure>

{% hint style="warning" %}
**WARNING**:

* Anda hanya dapat mengupload data yang sudah pernah tersimpan sebelumnya.&#x20;
* Anda tidak dapat menambah row baru atau data baru di luar dari hasil file ekspor ke excel untuk diupload ke import update data. Hal ini dikarenakan sistem tidak akan membaca kode produk baru yang tidak ada tersimpan di backoffice sebelumnya.
* Jika Anda ingin menambah data baru, maka gunakan Import Data Baru.
  {% endhint %}


# Pelanggan

Dalam Menu ini akan diperlihatkan beberapa tutorial yang berkaitan dengan Pelanggan pada Akun SimpliDOTS

### Berikut tutorial tentang Pelanggan pada Akun SimpliDOTS :

* [Cara Menambah Data Pelanggan](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/data-master/pelanggan/master-pelanggan/cara-menambahkan-data-pelanggan)
* [Cara Menambah Waktu Pembayaran](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/data-master/keuangan/cara-menambah-waktu-pembayaran)
* [Cara Menambah Customer Group (Grup Pelanggan) ](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/data-master/pelanggan/grup-pelanggan/cara-menambahkan-customer-group-grup-pelanggan)


# Master Pelanggan


# Memahami Detail Pelanggan

Pada menu detail pelanggan, Anda dapat melihat data berikut:

<figure><img src="/files/rxn3Z8blbkELY1I2RKMx" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

## Detail Pelanggan

Fitur **Detail Pelanggan** di SimpliDOTS memungkinkan Anda untuk mengakses berbagai informasi penting terkait profil pelanggan, riwayat keuangan, stok, hingga dokumen pendukung yang diunggah. Informasi ini terbagi dalam beberapa bagian sebagai berikut:

### 1. Informasi Utama

<figure><img src="/files/LLjqL0CUqskgjv3zpJma" alt="" width="165"><figcaption></figcaption></figure>

Pada bagian ini, Anda akan menemukan data dasar pelanggan, antara lain:

* **Nama Pelanggan**: Contoh – *Toko Mas Bayu*
* **Kode Pelanggan**: Contoh – *CS-250200229*
* **Status Pelanggan**: Aktif atau Nonaktif
* **Alamat Lengkap**: Contoh – *Jl Pringgan Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai*
* **Catatan Tambahan**: Jika ada informasi khusus yang dicatat untuk pelanggan tersebut.

## 2. Riwayat Transaksi & Kunjungan

Kini, informasi aktivitas toko dapat langsung dilihat melalui **tabel daftar pelanggan** maupun halaman **detail pelanggan**, sehingga memudahkan dalam memantau toko yang jarang dikunjungi atau tidak melakukan transaksi dalam periode tertentu tanpa perlu membuka laporan tambahan.

{% stepper %}
{% step %}

### **Last Visit & Last Transaction**

**Informasi yang ditampilkan meliputi:**

* **Kunjungan Terakhir (Last Visit)**: Menampilkan tanggal dan waktu terakhir sales melakukan check-out di toko.
* **Transaksi Terakhir (Last Transaction)**: Menampilkan tanggal terakhir toko melakukan pemesanan yang valid (SO/SI).

<figure><img src="/files/n9sDpEcqoirvZ3PzLEQc" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Informasi Tambahan pada Detail Pelanggan:**

* **Kunjungan Terakhir (Last Visit):** Menampilkan tanggal dan waktu terakhir sales melakukan check-out di toko.
* **Transaksi Terakhir (Last Transaction):** Menampilkan tanggal terakhir toko melakukan pemesanan yang valid (SO/SI).
* **Orderan Pertama (First Order Transaction):** Menampilkan tanggal pertama toko melakukan pemesanan yang valid (SO/SI).

<figure><img src="/files/uBodcVhbxevrZF31jRjY" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endstep %}

{% step %}

### Riwayat Perubahan Status

Kini, Anda dapat melihat riwayat perubahan status pelanggan melalui menu **Status Change History** pada halaman Detail Pelanggan, sehingga proses monitoring menjadi lebih transparan dan mudah dilacak.

**Informasi yang ditampilkan:**

* Menampilkan hingga 5 perubahan status terakhir
* Status sebelumnya dan status terbaru
* Nama pengguna yang melakukan perubahan
* Tanggal dan waktu perubahan

<figure><img src="/files/EGI6HBj8itl2LYdONtvc" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
Fitur ini memudahkan pelacakan jika terjadi perubahan status pelanggan yang tidak sesuai, serta membantu memonitor perubahan status dalam periode tertentu, misalnya dari Unverified menjadi Active/Verified.
{% endhint %}
{% endstep %}
{% endstepper %}

## 3. Ringkasan

<figure><img src="/files/2Ur9P4zqdP0eckTBW1wv" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Bagian ini menyajikan data keuangan secara ringkas dan real-time, seperti:

* **Utang**: Total nilai faktur yang belum dibayar oleh pelanggan.
* **Jatuh Tempo**: Nilai faktur yang sudah melewati tanggal jatuh tempo.
* **Faktur Belum Dibayar**: Jumlah faktur yang masih menunggu pelunasan.
* **Pembayaran**: Sisa pembayaran dari faktur atau pesanan yang dibayar sebagian.
* **Kredit Tersedia**: Jumlah nota kredit hasil retur yang belum digunakan untuk membayar faktur.

## 4. Stok

<figure><img src="/files/mln8ch1q1VZIWXSlYoik" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Menampilkan pencatatan stok produk yang berada di lokasi pelanggan.<br>

> **Contoh**:\
> Terdapat stok **Susu Evaporasi 50ml** dengan **kode produk PD-250200024** sebanyak **120 pcs**, yang dicatat oleh **Desvita** pada **13 Februari 2025 pukul 14:38**.

## 5. Limit Pelanggan

<figure><img src="/files/j8E9dhfebmUg4QhyqUdn" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

Bagian ini berisi pengaturan batas transaksi pelanggan, termasuk:

* **Tipe Limit**:
  * *Specific Customer Settings* – Limit khusus untuk pelanggan tertentu.
  * *Default Settings* – Limit umum yang berlaku untuk semua pelanggan.
* **Limit Pesanan & Faktur**: Menunjukkan sisa limit pesanan yang masih bisa dibuat. Contoh: *Tersisa 4 dari 4*.
* **Limit Total Tersisa**: Nilai maksimal transaksi yang masih bisa dilakukan. Contoh: *Rp5.000.000 dari Rp5.000.000*.
* **Limit Lewat Jatuh Tempo**:
  * *Tersedia* – Sistem akan memblokir transaksi jika ada faktur yang telah jatuh tempo.
  * *Tidak tersedia* – Sistem tetap memperbolehkan transaksi meskipun ada faktur yang lewat jatuh tempo.

## 6. Informasi Pemilik

<figure><img src="/files/tTWApxsRRZpy9uO8qhNM" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

Pada informasi pemilik, menampilkan data identitas pemilik toko atau bisnis pelanggan, meliputi:

* Nama
* Alamat
* Nomor Telepon
* Email
* Nomor NIK / NPWP16
* Nomor KK
* Nomor NPWP15
* NITKU : **NITKU** (Nomor Identifikasi Terintegrasi Kependudukan dan Usaha):\
  Sistem akan mengisi otomatis berdasarkan kombinasi NPWP/NIK dengan aturan berikut:
  * Jika menggunakan **NPWP16** → *16 digit NPWP16 + “000000”*
  * Jika menggunakan **NPWP15** → *0 + 15 digit NPWP15 + “000000”*
  * Jika tidak tersedia, NITKU dapat dikosongkan dan diisi secara manual.
* Negara

## 7. Detail Lainnya

<figure><img src="/files/aQYLkSxTadoNV7X5Vrpz" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

Bagian ini menampilkan berbagai informasi pendukung lainnya:

* **Salesman**: Petugas lapangan yang bertanggung jawab atas pelanggan.
* **Divisi**: Produk/divisi yang terkait dengan pelanggan.
* **Pajak**: Menunjukkan apakah pelanggan dikenakan pajak (*is taxable*).
* **Daftar Harga**: Harga jual yang berlaku untuk pelanggan tersebut.
* **Waktu Pembayaran**: Tenggat waktu pembayaran dari setiap transaksi.
* **Channel**: Segmentasi pelanggan, misalnya berdasarkan jenis toko atau lokasi.

## 8. Dokumen Pendukung

Di sini Anda dapat melihat file atau dokumen penting yang telah diunggah oleh salesman atau admin, seperti:

* Dokumen persyaratan pelanggan
* Surat perjanjian
* Foto toko, dll

Dokumen ini dapat divalidasi oleh pihak distributor atau digunakan untuk keperluan administrasi lainnya.

<figure><img src="/files/xifrsyvgWXSL1TWPq2pq" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Selamat mencoba, Kawan Simpli! :)


# Cara Menambahkan Data Pelanggan Secara Manual

Untuk mendaftarkan pelanggan, Anda perlu menginput data pelanggan dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini.

### Cara Menambahkan Data Pelanggan - Manual

**Step 1:** Masuk ke menu **Data Master > Pelanggan** > **Master Pelanggan**.

<figure><img src="/files/IwrH5XNLoOeyT7Qst6qB" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Kemudian untuk menambah pelanggan klik tombol **+ Tambah Pelanggan**.

<figure><img src="/files/7aZoDkxr9TowHFU2fTdG" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Masukkan data pelanggan Anda sesuai form yang tertera seperti:

* **Informasi Pelanggan** : gambar toko, kode, status, nama, pajak, salesman, daftar harga, divisi, waktu pembayaran, dan catatan.

<figure><img src="/files/FP216O6yq1jXMDxdbcfs" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* **Informasi Alamat** : Alamat, detail alamat, latitude, longitude, provinsi, kota, kecamatan, kode pos.

{% hint style="info" %}
**Note**: Ketika memilih provinsi, otomatis, data kota, kecamatan dan desa dapat dipilih dengan dropdown.
{% endhint %}

<figure><img src="/files/He5xdYcm1jfUPsAodufg" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* **Informasi Pemilik** : Nama, alamat, nomor telepon, email, NIK/NPWP16, NPWP15, Nomor KK, NITKU dan gambar dokumen pendukung yang berkaitan dengan pelanggan.<br>

  <figure><img src="/files/B0LQ68Y0bKhWrKzJb20H" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="warning" %}
**NOTE**

Penambahan fitur gambar dokumen pendukung ini dapat digunakan oleh salesman/admin meng-upload foto dokumen pendukung dari customer. Seperti dokumen perjanjian kerja sama, surat izin, NPWP, dll. Namun, saat ini hanya terdapat pada backoffice SMH.

Untuk dapat menggunakan fitur ini, user harus diberikan role baru yaitu **Customer Document Access.**
{% endhint %}

{% hint style="info" %}
**Keterangan**:

* Tambah Gambar : Foto profile customer
* Kode : Kode customer
* Status: Status Customer (Active, Unverified, Nonactive, Blacklist)
* <mark style="color:red;">\*</mark>Nama : Nama customer
* Pajak : Istaxable (Dikenakan pajak); Non Taxable (Tidak dikenakan pajak)
* Salesman : nama salesman
* Daftar Harga : Nama daftar harga
* Divisi : Nama divisi
* Waktu Pembayaran : Nama waktu pembayaran
* Catatan : deskripsi customer
* Alamat : Alamat customer
* Detail Alamat : Detail alamat customer
* Latitude : titik koordinat garis horizontal
* Longitude : titik koordinat garis lintang
* Provinsi : Provinsi
* Kota : Kota
* Kecamatan : Kecamatan
* Desa: Desa
* Kode Pos : Kode pos
* Nama : nama pemilik
* Alamat : alamat pemilik
* Telephone : Nomor telepon
* Email : alamat email
* Nomor NIK/NPWP16 : Nomor identitas
* Nomor NPWP 15 : nomor NPWP
* NoKK : Nomor KK
* NITKU : isi NITKU sesuai data yang dimiliki perusahaan. &#x20;
  * Format NITKU harus terdiri dari 22 digit angka.
  * Otomatis mengisi NITKU berdasarkan NPWP/NIK akan mengisi sesuai syarat berikut:
    * Jika menggunakan NPWP16, maka 16 digit NPWP16 + "000000”
    * Jika menggunakan NPWP15, maka “0” + 15 digit NPWP15 + "000000”
    * Jika tidak ada NPWP16 atau NPWP15, maka NITKU dibiarkan kosong dan dapat diisi manual.
  * Jika mengisi kolom Negara saat impor/ekspor, harap diisi sesuai nilai referensi yang benar.
  * Hasil ekspor faktur pengeluaran akan mengambil data NITKU sesuai yang diisi pada master data customer.
  * Kolom Negara yang dikosongkan akan auto terisi sebagai IDN (Indonesia) saat export Faktur Pengeluaran untuk kebutuhan Pajak.
  * Jika NPWP tersedia, maka saat NITKU dikosongkan, harus disimpan terlebih dahulu agar dapat otomatis terisi NITKU berdasarkan NPWP. NITKU akan terisi otomatis berdasarkan NPWP/NIK sesuai syarat berikut:
    * Jika NPWP diisi dan memiliki 15 digit, maka NITKU akan terisi seperti berikut: **“0” + 15 digit NPWP + "000000”**
    * Jika NPWP diisi dan memiliki 16 digit, maka NITKU akan terisi seperti berikut: **16 digit NPWP + "000000”**
    * Jika tidak ada NPWP, maka NITKU akan diisi dengan **0000000000000000000000.**
* Unggah Foto : Dokumentasi terkait customer

\
**Note:**

* Pilihan dengan tanda (<mark style="color:red;">\*</mark>) wajib diisi!
  {% endhint %}

**Step 4:** Jika sudah diisi dengan benar, klik tombol **Simpan**.\
**Step 5:** Data dinyatakan tersimpan apabila Anda diarahkan kembali ke halaman **Pelanggan** dan muncul pop up:

<figure><img src="/files/WJJ7EarlGcYWjM0Axa4h" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 6:** Anda juga dapat memastikan dengan mencari nama pelanggan pada kolom pencarian.

<figure><img src="/files/WvPOWGmlS07yMAZLKPRE" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Silakan dicoba, Kawan Simpli! :)


# Cara Mengubah Data Pelanggan Secara Manual

Untuk mengubah data pelanggan, Anda perlu mengubah data pelanggan dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini.

**Step 1:** Masuk ke menu **Data Master > Pelanggan** > **Master Pelanggan**.

<figure><img src="/files/Fh1GZsH7MfaleXHbwppN" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Kemudian untuk mengubah data pelanggan, pilih **Kode Pelanggan** yang ingin diubah.

<figure><img src="/files/j9ik00KDoSZYNkvtlVl8" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Klik **Ubah**.

<figure><img src="/files/ajtj3ZH66ONpmlBH4tWt" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4:** Akan masuk ke halaman **Edit Pelanggan**, silakan bisa ubah data yang ingin diubah.

<figure><img src="/files/Y36761V5uDiWChD6TRky" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 5:** Klik **Simpan**. Kemudian akan muncul notifikasi **"Data update successfully"** dan akan kembali ke halaman **Detail Pelanggan**.

<figure><img src="/files/QfivcAjm2OI46xrlg470" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

Selamat mencoba, Kawan Simpli!


# Cara Mengubah Data Pelanggan Secara Import

Untuk user yang ingin mengubah data pelanggan secara banyak atau bulky upload dapat mengikuti cara berikut.

**Step 1:** Masuk ke menu **Data Master > Pelanggan** > **Master Pelanggan**.

<figure><img src="/files/vNu4i5kGmBXMb18WoJE3" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Kemudian klik tombol **Impor.**

<figure><img src="/files/URhxkFUqJEJ4dxYpT97F" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Silakan **unduh template dengan data saat ini di sini** yang telah disediakan pada tab **Impor Update Data** untuk mempermudah user mengubah data yang akan diupload kembali tanpa harus mengisi ulang semua kolom template dari awal.

<figure><img src="/files/gdDt8YvHA5MEvp7TIGX6" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4:** Setelah file terunduh, silakan isi data yang ingin diperbaharui sesuai dengan format kolom yang telah disediakan:

Contoh.

Ubah nama pelanggan "A" menjadi "Anggun".

Maka, di file excel cukup ganti kolom name saja dan sama halnya untuk perubahan/penambahan bagian kolom yang lain.

<figure><img src="/files/VJKPsvghGPPuWRdSlvt6" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
**Keterangan**

* <mark style="color:red;">\*</mark>Code : Kode customer
* <mark style="color:red;">\*</mark>Name : Nama customer
* Email : email
* Phone : Nomor handphone
* Telephone : Nomor telefon
* NPWP : nomor NPWP
* NoKK : Nomor KK
* IdentityCard : Nomor identitas (NIK/NPWP16)
* Salesman Code: Kode salesman yang di-assigned untuk customer
* Salesman Name : nama salesman
* PaymentTermName : Nama waktu pembayaran
* PricelistName : Nama daftar harga
* Status : Status customer (Active, NonActive, Blacklist, Unverified)
* Division Name : Nama divisi
* Address : Alamat customer
* Address detail : Detail alamat customer
* Province : Provinsi
* City : Kota
* District : Kecamatan
* Village: Desa
* Postal Code : Kode pos
* IsTaxable: Pajak (True : active, false : nonactive)
* PartnerId : Id partner yang terintegrasi
* Latitude : titik koordinat garis horizontal
* Longitude : titik koordinat garis lintang
* Description : deskripsi customer

**Note:**

* Pilihan dengan tanda (<mark style="color:red;">\*</mark>) wajib diisi!
  {% endhint %}

**Step 5:** Upload file yang sudah di-update datanya dengan cara **Cari file.**

<figure><img src="/files/52cththT9CBHBOOs1Yq9" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 6.** Kemudian pilih file yang tadi sudah diisi data. Lalu klik **Open.**

<figure><img src="/files/bs7ajoyDxL49Lk1qyfXl" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 7.** Pilih **Impor**.&#x20;

<figure><img src="/files/FXqpPpBwA9VyBqrIsI6i" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 8:** Setelah dilakukan impor, akan muncul tanda loading dan informasi berikut:

<figure><img src="/files/Edm0X5VOvMxmEan2FOBS" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 9.** Data telah berhasil diimpor jika muncul notifikasi berikut.

<figure><img src="/files/seA1z9HadwrXg9w5H0m9" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

Silakan dicoba, Kawan Simpli! :)

{% hint style="warning" %}
**WARNING**:

* Anda hanya dapat mengupload data yang sudah pernah tersimpan sebelumnya.&#x20;
* Anda tidak dapat menambah row baru atau data baru di luar dari hasil file ekspor ke excel untuk diupload ke import update data. Hal ini dikarenakan sistem tidak akan membaca kode produk baru yang tidak ada tersimpan di backoffice sebelumnya.
* Jika Anda ingin menambah data baru, maka gunakan Import Data Baru.
  {% endhint %}


# Cara Menambah Data Pelanggan Melalui Import

Menambahkan data pelanggan dalam jumlah besar dengan import data.

Untuk mempersingkat waktu, Anda dapat menambahkan data pelanggan dalam jumlah besar dengan cara import data. Proses ini hanya dapat dilakukan dengan menggunakan template yang telah disediakan oleh SimpliDOTS.

### Cara Menambah Data Pelanggan - Import

**Step 1:** Masuk ke menu **Data Master > Pelanggan** > **Master Pelanggan**.

<figure><img src="/files/vNu4i5kGmBXMb18WoJE3" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Kemudian klik tombol **Impor.**

<figure><img src="/files/URhxkFUqJEJ4dxYpT97F" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Silakan **unduh template** yang telah disediakan pada tab **Impor Data Baru**.

<figure><img src="/files/335Tk150eOcpDB0lkz85" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4:** Setelah file terunduh, silakan isi data sesuai dengan format kolom yang telah disediakan:

<figure><img src="/files/dAsx4wGZZM8HsnMyWySD" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

<figure><img src="/files/opnmCF1IS7jdpt8rS55S" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
**Keterangan**

* PartnerId : kode partner id
* <mark style="color:red;">\*</mark>Code : Kode customer
* Status : Status customer (Active, NonActive, Blacklist, Unverified)
* <mark style="color:red;">\*</mark>Name : Nama customer
* IsTaxable: Pajak (True : active, false : nonactive)
* PhoneNumber : Nomor handphone
* Salesman Code: Kode salesman yang di-assigned untuk customer
* Salesman Name : nama salesman
* PricelistName : Nama daftar harga
* Division Name : Nama divisi
* PaymentTermName : Nama waktu pembayaran
* Description : deskripsi customer
* Address : Alamat customer
* Address detail : Detail alamat customer
* Latitude : titik koordinat garis horizontal
* Longitude : titik koordinat garis lintang
* Province : Provinsi
* City : Kota
* District : Kecamatan
* Village: Desa
* Postal Code : Kode pos
* Owner name : nama pemilik perusahaan
* Owner address : alamat pemilik
* Owner phone number: nomor handphone pemilik
* Email : email pemilik/perusahaan
* IdentityCard : Nomor identitas (NIK/NPWP16)
* NPWP : nomor NPWP
* NoKK : Nomor KK
* NITKU:&#x20;
  * Format NITKU harus terdiri dari 22 digit angka.
  * Otomatis mengisi NITKU berdasarkan NPWP/NIK akan mengisi sesuai syarat berikut:
    * Jika menggunakan NPWP16, maka 16 digit NPWP16 + "000000”
    * Jika menggunakan NPWP15, maka “0” + 15 digit NPWP15 + "000000”
    * Jika tidak ada NPWP16 atau NPWP15, maka NITKU dibiarkan kosong dan dapat diisi manual.
* Country : Negara
* LimitType : Digunakan untuk menentukan limit bedasarkan default/global setting atau specific tiap customer. Diisi dengan nilai "Default" atau "Specific". Jika nilai tidak diisi maka dianggap "Default" atau limit mengikuti default setting.
* BypassBackofficeLimit: Digunakan untuk bypass atau melewatkan validasi limit pada backoffice/SMH. Diisi dengan "TRUE" atau "FALSE" (Hanya digunakan untuk LimitType = Specific). Jika nilai tidak diisi maka dianggap "FALSE" atau tidak bypass backoffice.
* LimitedOverdue: Digunakan untuk membatasi pembuatan dokumen baru jika sudah ada dokumen yang overdue/jatuh tempo. Diisi dengan "TRUE" atau "FALSE" (Hanya digunakan untuk LimitType = Specific). Jika nilai tidak diisi maka dianggap "FALSE" atau tidak menggunakan limit overdue.
* TransactionCountLimit: Digunakan untuk membatasi pembuatan dokumen baru jika sudah ada jumlah dokumen tertentu. Diisi dengan angka contoh: 1, 2, 3 .... (Hanya digunakan untuk LimitType = Specific). Jika datanya tidak disini maka dianggap tidak menggunakan limit jumlah dokumen.&#x20;
* TransactionAmountLimit: Digunakan untuk membatasi pembuatan dokumen baru jika sudah ada jumlah nominal tertentu. Diisi dengan angka contoh: 100000000 (Hanya digunakan untuk LimitType = Specific). Jika datanya tidak disini maka dianggap tidak menggunakan limit jumlah nominal.

**Note:**

* Pilihan dengan tanda (<mark style="color:red;">\*</mark>) wajib diisi!
  {% endhint %}

**Step 5:** Upload file yang sudah diisi dengan cara **Cari file.**

<figure><img src="/files/qnLDeR7sTLN2Gir3fM3V" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 6.** Kemudian pilih file yang tadi sudah diisi data. Lalu klik **Open.**

<figure><img src="/files/KGuiI7M5CwnvbSNHHPDT" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 7.** Pilih **Impor**.

<figure><img src="/files/A2BPaL7Jw9UFDtEnps10" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 8:** Setelah dilakukan impor, akan muncul tanda loading dan informasi berikut:

<figure><img src="/files/Edm0X5VOvMxmEan2FOBS" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 9.** Data telah berhasil diimpor jika muncul notifikasi berikut.

<figure><img src="/files/seA1z9HadwrXg9w5H0m9" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

Silakan dicoba, Kawan Simpli! :)


# Cara Menambahkan Customer - Specific Limit

{% stepper %}
{% step %}

## Menu Data Master.

* Pilih **Pelanggan**.
* Pilih **Master Pelanggan.**

<figure><img src="/files/dtI8oP8lc78xe27zhDOb" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endstep %}

{% step %}

### Tentukan pelanggan yang akan ditambahkan specific-limit.

* Pilih **Action** > **Ubah**.

<figure><img src="/files/3R6BbSKgh3FwANsyXbkm" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endstep %}

{% step %}

### Tentukan Limit Pelanggan.

<figure><img src="/files/rBF1VaDp2Y1zdsdtGUwX" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

1. Ubah pengaturan Sumber Limit Pelanggan dari **Default Settings** menjadi **Specific Customer Settings.**
2. **Tetapkan limit.**
   1. **Batas Maksimum Pembuatan Pesanan & Faktur**\
      Tetapkan jumlah maksimum pesanan dan faktur yang dapat dibuat di Backoffice & SFA. Transaksi akan diblokir jika melebihi batas (contoh : 3).<br>

      <figure><img src="/files/0d3iDFG5WF2AziAOWddi" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
   2. **Batas Maksimum Nilai Transaksi Pesanan & Faktur**\
      Tetapkan limit total nilai maksimum untuk pesanan dan faktur di Backoffice & SFA. Transaksi akan diblokir jika melebihi batas (contoh : 5.000.000).<br>

      <figure><img src="/files/ruEUICQtVq7KPuuch6Vr" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% endstep %}

{% step %}

### Kemudian Simpan.

<figure><img src="/files/Kz9m7hN1M4aRJd3pzYxq" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endstep %}

{% step %}

### Berhasil tersimpan.

Akan muncul *popup message* berikut jika data berhasil tersimpan.

<figure><img src="/files/BqFgCvjE4wmGAbLX5amQ" alt="" width="355"><figcaption></figcaption></figure>
{% endstep %}
{% endstepper %}

{% hint style="info" %}
**NOTE**:

✅ Berlaku hanya untuk customer yang dipilih

✅ Menggantikan Default Limit jika ada

✅ Cocok untuk pengaturan fleksibel seperti:

&#x20;   → VIP customer

&#x20;   → Customer yang sering telat bayar

&#x20;   → Customer dengan kontrak khusus

❌ Harus diatur manual satu per satu.\
❌ Tidak bisa di-bulk edit.

❌ Tidak berubah otomatis jika default setting diganti.
{% endhint %}


# Cara Mengunduh atau Download Data Pelanggan Melalui Export Data

Untuk mengunduh data pelanggan.

### Cara Mengunduh atau Download Data Pelanggan - Export Data

**Step 1:** Masuk ke menu **Data Master > Pelanggan** > **Master Pelanggan**.

<figure><img src="/files/5JpBVrNZPJsuWBfDUEnr" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Klik tombol **Ekspor**. Lalu pilih **CSV** atau **Excel**.

<figure><img src="/files/XMfusR0LxI7qkmTS5oYW" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
Untuk mengunduh data bisa memilih antar 2 tipe file:

* **Comma Separated Values atau CSV:** Format file teks yang berisi daftar data yang dipisahkan dengan tanda koma (, ) atau titik koma (;).
* **Excel:** Format XLSX adalah format file yang digunakan oleh Microsoft Excel untuk menyimpan data spreadsheet.
  {% endhint %}

**Step 4:** File yang berhasil terunduh akan tersimpan file laptop atau komputer Anda.

<figure><img src="/files/s9vD8HmDLPAU5gpxSb7h" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Silakan dicoba, Kawan Simpli! :)


# Cara Menghapus Pelanggan secara Massal (Bulking)

Untuk menghapus pelanggan lebih dari satu atau massal secara bersamaan dapat mengikuti langkah berikut ini.

{% stepper %}
{% step %}

## Buka menu Data Master.

{% endstep %}

{% step %}

### Pilih Pelanggan >  Master Pelanggan.

<figure><img src="/files/dtI8oP8lc78xe27zhDOb" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endstep %}

{% step %}

### Tentukan pelanggan yang akan dihapus.

{% endstep %}

{% step %}

### Pilih Hapus.

<figure><img src="/files/plHEUAfTaVAYzTaeCt6v" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endstep %}

{% step %}

### Pilih Hapus pada pesan konfirmasi.

<figure><img src="/files/LBRWP1YHzImeDqM1a4gc" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>
{% endstep %}

{% step %}

### Pilih Tutup.

<figure><img src="/files/9419kTsGjYXd3SUKhAs2" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>
{% endstep %}
{% endstepper %}


# Cara Memverifikasi Status Pelanggan

## 1. Verifikasi Satu Pelanggan

**Step 1.** Buka menu **Data Master.**

**Step 2.** Pilih **Pelanggan > Master Pelanggan.**

<figure><img src="/files/8HVt9SucSwU6QuJqU1s6" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3.** Pilih **Ubah**.

Untuk ubah, terdapat 2 cara yaitu dari tanda action ![](/files/NmfSaLEtiqrX5R5y0eNy)daftar pelanggan atau dari detail pelanggan.

1. Action dari daftar pelanggan  ![](/files/NmfSaLEtiqrX5R5y0eNy)

<figure><img src="/files/JwmMdMy3ZBjX0vZ2XfGm" alt=""><figcaption><p>Daftar pelanggan</p></figcaption></figure>

2. Atau pilih **kode** pelanggan kemudian pilih **Ubah**.&#x20;

<figure><img src="/files/En2fOOG2wTTXuLRDCw9m" alt=""><figcaption><p>Kode pelanggan</p></figcaption></figure>

<figure><img src="/files/4h0hhOIfoSRNV1bXvsg2" alt=""><figcaption><p>Detail pelanggan</p></figcaption></figure>

**Step 4.** Ubah status dari **Unverified** menjadi **Active**.

<figure><img src="/files/ljnmovXIaLHAvvfbZnpT" alt=""><figcaption><p>Before</p></figcaption></figure>

<figure><img src="/files/vJrQw83TXLMoLH7SvIhe" alt=""><figcaption><p>After</p></figcaption></figure>

**Step 5.** Kemudian pilih **Simpan**.

## 2. Verifikasi Lebih dari Satu Pelanggan

**Step 1.** Buka menu **Data Master.**

**Step 2.** Pilih **Pelanggan > Master Pelanggan.**

**Step 3.** Pilih **Impor**.

<figure><img src="/files/IDX8cMElirjmncl6BsBc" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4.** Pilih **Impor Update Data** > **Unduh template dengan data saat ini di sini.**

<figure><img src="/files/JVgKHzcZZw0WPZkUwQiP" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 5.** Ubah kolom status dari **Unverified** menjadi **Active** pada file excel yang telah terunduh.

<figure><img src="/files/WhNaUn2RZQho7sqfclny" alt=""><figcaption><p>Before</p></figcaption></figure>

<figure><img src="/files/uEh9AAgnnAZhX7ryaJ3g" alt=""><figcaption><p>After</p></figcaption></figure>

**Step 5.** Kemudian pilih **Save**.&#x20;

**Step 6.** Kembali ke menu **Impor Update Data** lalu **Cari file** yang telah diubah.

<figure><img src="/files/6x3l04CJs9hxrN9hiW0y" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 7.** Pilih file yang telah diubah, lalu **Import**.

<figure><img src="/files/xNyqjLFl9s9a9VY43l1I" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 8.** Tunggu data berhasil diimpor hingga muncul popup seperti berikut.

<figure><img src="/files/AGO0LNeObauT3O5vfUkO" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

Maka data pelanggan telah berhasil diverifikasi.

<figure><img src="/files/XImgsTdZnDaLvTfBHexO" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

## 3. Verifikasi Semua Pelanggan

**Step 1:** Klik tombol **Verifikasi Pelanggan** pada bagian atas tabel daftar pelanggan.

<figure><img src="/files/Y2MEaQEff5LY78BODoQs" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Klik tombol **Verifikasi Pelanggan** untuk melakukan perubahan status secara massal.

<figure><img src="/files/CJtaNYQNcyYSNWhTfAGr" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Sistem akan secara otomatis mengubah seluruh pelanggan dengan status **Unverified** menjadi **Active** dalam satu proses.

<figure><img src="/files/Np3riXTUAljKbr3SatqL" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
**Catatan:** Setiap perubahan status yang terjadi melalui fitur ini akan tercatat pada **Log Aktivitas**, sehingga riwayat perubahan tetap dapat dipantau dengan jelas.
{% endhint %}

<figure><img src="/files/A3ky128ysS0wGaqQx1eL" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Selamat mencoba, Kawan Simpli! :)


# Cara Bulk Update Status Pelanggan

Kini, perubahan status beberapa pelanggan dapat dilakukan sekaligus dalam satu proses.

**Step 1:** Buka menu **Data Master.**

**Step 2:** Pilih **Pelanggan > Master Pelanggan.**

<figure><img src="/files/Kf6qo2iVWREY7jCEPAZ5" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Centang kotak pada pelanggan yang ingin diubah statusnya di daftar pelanggan.

<figure><img src="/files/H58nbmN4YJYPGgHWVEUR" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4:** Klik tombol **Aksi Masal > Perbarui Status.**

<figure><img src="/files/sIzPr8NaXHzJkuIpa2Du" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 5:** Anda dapat langsung mengubah status pelanggan menjadi:

* **Active**
* **Non-Active**
* **Blacklist**
* **Unverified**

<figure><img src="/files/dFrudO1ebNmNfybH3GYZ" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 6:** Status pelanggan yang dipilih akan diperbarui secara sekaligus (bulk).

<figure><img src="/files/MXqhfwTN5BKe8a9TQCU9" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Catatan:**\
Pemilihan pelanggan hanya berlaku untuk **halaman yang sedang dibuka (halaman aktif)**. Jika Anda berpindah ke halaman berikutnya, centang atau pilihan yang sudah Anda buat di halaman sebelumnya akan otomatis terhapus (reset).

{% hint style="info" %}
**Tips:**\
Pastikan Anda menyelesaikan proses **Update Status** untuk pelanggan di halaman tersebut sebelum berpindah ke halaman daftar pelanggan lainnya.
{% endhint %}

Selamat mencoba, Kawan Simpli! :)


# Cara Mengubah Alternative Maps di Backoffice

Pengaturan ini memberikan fleksibilitas dalam memilih jenis maps serta membantu memastikan tampilan lokasi pelanggan tetap optimal.

**Step 1:** Masuk ke menu **Data Master**.

<figure><img src="/files/GmvxBSU5OdT8dwc0yl0Y" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Pilih **Pelanggan > Master Pelanggan.**

<figure><img src="/files/0uGfHNmNxrZoNMlVgIh4" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Klik **Kode Customer** untuk melihat lokasi toko pada maps.

<figure><img src="/files/pnovesrGH5W0YQP5KxYS" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4:** Masuk ke **Detail Pelanggan**, kemudian **Klik untuk melihat peta**.

<figure><img src="/files/31ydgtZuk4UTaXe4Lo8u" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 5:** Pilih jenis **maps** yang ingin digunakan (**OpenStreetMap** atau **Google Maps**).

<figure><img src="/files/UJZMF15JS0nNIDCEJCsx" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Selamat mencoba, Kawan Simpli! :)


# Cara Mengatur Channel Saat Create Pelanggan

Kini Anda dapat mengatur Channel saat Create Pelanggan agar pelanggan langsung terkelompokkan sesuai kebutuhan.

Penginputan **Channel** dapat diatur sebagai **Mandatory (Wajib)** atau **Not Mandatory (Opsional)** sesuai kebutuhan perusahaan.

Jika Anda mengatur Channel sebagai **Mandatory**, pastikan **Customer Group Channel** sudah dibuat terlebih dahulu agar proses pembuatan pelanggan dapat berjalan dengan lancar.

* Panduan Cara Membuat Channel: <https://panduan-sap.simplidots.id/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/data-master/pelanggan/grup-pelanggan/cara-menambahkan-customer-group-grup-pelanggan>

### Mengatur Channel sebagai Mandatory (Wajib)

**Step 1:** Klik **Profile** > **Pengaturan**.

<figure><img src="/files/QaZLM4OGQwAFuk07lbTz" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Pada menu **Pelanggan**, aktifkan toggle **Tetapkan Channel sebagai wajib saat membuat pelanggan baru**.

<figure><img src="/files/ZeJpVcJrhyUR8wNli4Ra" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Klik **Simpan**.

<figure><img src="/files/54VncQDRVThpsobtTYpz" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
**Note:**

* Jika dipilih, maka kolom **Channel wajib diisi** saat membuat pelanggan baru.
* Jika kolom Channel kosong, data pelanggan tidak dapat disimpan.
  {% endhint %}

| Tampilan Backoffice                                                 | Tampilan SFA                                                        |
| ------------------------------------------------------------------- | ------------------------------------------------------------------- |
| <img src="/files/D1BTnEXjIdW0ALoBiQRX" alt="" data-size="original"> | <img src="/files/OJ6EI6VQ3r1ONinvhhpK" alt="" data-size="original"> |

### Mengatur Channel sebagai Not Mandatory (Opsional).

**Step 1:** Klik **Profile** > **Pengaturan**.

<figure><img src="/files/QaZLM4OGQwAFuk07lbTz" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Pada menu **Pelanggan,** nonaktifkan toggle **Tetapkan Channel sebagai wajib saat membuat pelanggan baru**.

<figure><img src="/files/7JpNcBGRzRgQwVFyMFI8" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Klik **Simpan**.

<figure><img src="/files/HpaqxIHZ9jDJ0yU6fANW" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
**Note:**

* Ini adalah pengaturan bawaan (default).
* Pengguna dapat memilih untuk mengisi atau mengosongkan kolom Channel saat membuat pelanggan.
  {% endhint %}

| Tampilan Backoffice                                                 | Tampilan SFA                                                        |
| ------------------------------------------------------------------- | ------------------------------------------------------------------- |
| <img src="/files/TtvHNZ4FLpbC8FYeYnTl" alt="" data-size="original"> | <img src="/files/RiBsc7UwX4Q02dwyWQ5I" alt="" data-size="original"> |

Selamat mencoba, Kawan Simpli! :)


# Grup Pelanggan


# Cara Impor Grup Pelanggan

**Step 1.** Buka **Master Data** > **Pelanggan**> **Grup Pelanggan.**

<figure><img src="/files/Ex8DMiwhhbRdNbgQjoSh" alt="" width="332"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2.** Pilih **Pengaturan**> **Impor Data Baru**

<figure><img src="/files/OQFUzyZ5PP9gCVB2dxTo" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3.** Pilih **Download**.

<figure><img src="/files/327WCLpRUKneIiJWZYpv" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4.** Buka file template kemudian isi.

**Step 5.** Isi grup pelanggan sesuai kebutuhan yang Anda inginkan. Terdapat 4 tipe dalam grup pelanggan diantaranya Delivery, Channel, TimeWindow dan ServiceTime.

{% hint style="info" %}
**FYI**:

1. **Delivery** : tipe ini digunakan untuk pengelompokan pelanggan berdasarkan wilayah pengiriman yang sama.&#x20;
2. **Channel** : tipe ini digunakan untuk pengelompokkan pelanggan untuk keperluan skema promo yang sama.
3. **Time Window:** tipe ini digunakan untuk pengelompokan pelanggan berdasarkan jam buka tutup pelanggan yang sama.&#x20;
4. **Service Time** : tipe ini digunkana untuk pengelompokkan pelanggan berdasarkan waktu penurunan barang yang sama.
   {% endhint %}

Terdapat 2 tab yang wajib Anda isi pada template Grup Pelanggan, yaitu:

1. CustomerGroup
2. CustomerGroupItem

Pada **CustomerGroup**, Anda diharuskan mengisi nama grup yang Anda inginkan berdasarkan kebutuhan tipe yang digunakan.

Contoh:

1. Group Mabar dengan tipe Delivery agar pengirimannya dapat dilakukan di daerah yang sama.
2. Grosir Baru dengan tipe Channel agar dapat memiliki jenis skema promo yang sama.
3. Wholesale dengan tipe ServiceTime dengan 300 detik = 5 menit agar selama penurunan barang hanya berlangsung sekitar 300 detik. IsAccumulate diisi True jika waktu yang diisi adalah akumulasi dari seluruh pelanggan dan isi False jika tidak akumulasi.
4. Bentar doang dengan tipe TimeWindow agar pengiriman berdasarkan jam buka dan tutup pelanggan yang sama.&#x20;

<figure><img src="/files/m0Eic9AODw0nLqVRrsSQ" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Pada **CustomerGroupItem**, Anda diharuskan mengisi nama grup yang Anda sudah buat di tab CustomerGroup sebelumnya kemudian isi sesuai kode dan nama pelanggan yang diinginkan.

<figure><img src="/files/ssIGQe4X185pOkdYmZ0w" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

**Step 6**. Upload file template yang sudah diisi.

<figure><img src="/files/mYQbjxSnOfwOhEDB2qC1" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

Grup pelanggan berhasil diimpor jika muncul pesan berikut ini.

<figure><img src="/files/uzdioedpaQNBh9YIrgaQ" alt="" width="521"><figcaption></figcaption></figure>


# Cara Menambahkan Customer Group (Grup Pelanggan)

Customer Group (Grup Pelanggan) dapat digunakan untuk mengelompokkan pelanggan berdasarkan grup Channel, Delivery, Time Window, atau Service Time.

### Cara Menambahkan Customer Group (Grup Pelanggan)

**Step 1:** Masuk ke menu **Data Master > Pelanggan** > **Grup Pelanggan**.

<figure><img src="/files/evTzD3iJeMby07lkdVN5" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Klik tombol **+ Tambah Grup Pelanggan.**

<figure><img src="/files/2xZxmMUJNcYmgcus0OpD" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Mengisi **Detail Grup Pelanggan**, yaitu: kolom **Nama Grup** dan **Deskripsi** (opsional) yang menjelaskan detail informasi terkait Grup Pelanggan tersebut.&#x20;

<figure><img src="/files/ECJZgdzCAQrb4utY9yd2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

&#x20;

**Step 4:** Kemudian tetapkan apakah grup pelanggan ini dikelompokkan berdasarkan Channel, Delivert, Time Window, atau Service Time.

<figure><img src="/files/B0KPMDXWceQKrhQ8wO5p" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}

* **Channel:** Kumpulan pelanggan yang digunakan untuk kriteria skema promo sesuai level toko. Contoh: Retail, Supermarket, Grosir, dll.
* **Delivery:** Kumpulan pelanggan yang digunakan untuk pengiriman sesuai area, jenis produk, dll.
* **Time Window:** Kumpulan pelanggan yang memiliki rentang waktu aktif yang sama.
* **Service Time:** Kumpulan pelanggan yang memiliki waktu penurunan barang yang sama.
  {% endhint %}

{% tabs %}
{% tab title="Channel" %}
**Step 4.1:** Kemudian **Pilih Member Grup** dengan cara menambahkan Grup Member. Klik **+ Tambah Grup Member**.

<figure><img src="/files/jszvDnW9DdgIdA0r3CuI" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4.2:** Akan muncul halaman untuk **memilih anggota untuk grup ini**. Silakan **centang pelanggan** yang akan dimasukkan ke dalam grup. Kemudian klik tombol **Pilih**.

{% hint style="info" %}
Jumlah pelanggan (disebelah kiri tombol **Pilih**) yang dipilih akan muncul ketika Anda mencentang pelanggan.
{% endhint %}

<figure><img src="/files/9LJ3O1NfpUl9IiIth4IE" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4.3:** Pelanggan yang dipilih akan muncul pada **Pilih Member Grup**. Kemudian klik tombol **Simpan**.

<figure><img src="/files/LU6EEgowbwBYcE0QPkgE" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endtab %}

{% tab title="Delivery" %}
**Step 4.1:** Kemudian **Pilih Member Grup** dengan cara menambahkan Grup Member. Klik **+ Tambah Grup Member**.

<figure><img src="/files/msHrAAlvJM8JDdjY9EhQ" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4.2:** Akan muncul halaman untuk **memilih anggota untuk grup ini**. Silakan **centang pelanggan** yang akan dimasukkan ke dalam grup. Kemudian klik tombol **Pilih**.

{% hint style="info" %}
Jumlah pelanggan (disebelah kiri tombol **Pilih**) yang dipilih akan muncul ketika Anda mencentang pelanggan.
{% endhint %}

<figure><img src="/files/HXdPWbmbG2WvtjGPwzeU" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4.3:** Pelanggan yang dipilih akan muncul pada **Pilih Member Grup**. Kemudian klik tombol **Simpan**.

<figure><img src="/files/07RAaQDqnwyKx6CvFw3G" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endtab %}

{% tab title="Time Window" %}
**Step 4.1:** Kemudian tentukan **Jam Buka Pelanggan** dan **Jam Tutup Pelanggan.**

<figure><img src="/files/6lIOOGKC0DMIxdPmRnS9" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4.2:** Kemudian **Pilih Member Grup** dengan cara menambahkan Grup Member. Klik **+ Tambah Grup Member**.

<figure><img src="/files/msHrAAlvJM8JDdjY9EhQ" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4.3:** Akan muncul halaman untuk **memilih anggota untuk grup ini**. Silakan **centang pelanggan** yang akan dimasukkan ke dalam grup. Kemudian klik tombol **Pilih**.

{% hint style="info" %}
Jumlah pelanggan (disebelah kiri tombol **Pilih**) yang dipilih akan muncul ketika Anda mencentang pelanggan.
{% endhint %}

<figure><img src="/files/RisHUncdlyyXLORskEbR" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4.4:** Pelanggan yang dipilih akan muncul pada **Pilih Member Grup**. Kemudian klik tombol **Simpan**.

<figure><img src="/files/vZctHiwV3uwNopiS9mh6" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endtab %}

{% tab title="Service Time" %}
**Step 4.1:** Kemudian tentukan **Estimasi Waktu Penurunan Barang.**

<figure><img src="/files/IV5CYVowTa5Gg6tyJmlC" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
Jika **Akumulasi Waktu Penurunan Barang** dicentang, maka setiap pelanggan pada grup ini akan memiliki gabungan waktu penurunan barang yang sama dengan inputan Anda.
{% endhint %}

**Step 4.2:** Kemudian **Pilih Member Grup** dengan cara menambahkan Grup Member. Klik **+ Tambah Grup Member**.

<figure><img src="/files/TDFjgfYkvIbTDL2Z5mNX" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4.3:** Akan muncul halaman untuk **memilih anggota untuk grup ini**. Silakan **centang pelanggan** yang akan dimasukkan ke dalam grup. Kemudian klik tombol **Pilih**.

{% hint style="info" %}
Jumlah pelanggan (disebelah kiri tombol **Pilih**) yang dipilih akan muncul ketika Anda mencentang pelanggan.
{% endhint %}

<figure><img src="/files/57fElHsdJnqWyIDNHj4c" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4.4:** Pelanggan yang dipilih akan muncul pada **Pilih Member Grup**. Kemudian klik tombol **Simpan**.

<figure><img src="/files/JDg0CXrnVTF8SAwNz6DJ" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endtab %}
{% endtabs %}

**Step 5:** Grup Pelanggan berhasil tersimpan jika muncul popup notifikasi **Data saved successfully.**&#x20;

<figure><img src="/files/nc0p6X3xpAi3PqpAkndN" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 6:** **Grup Pelanggan** yang baru saja dibuat akan muncul pada halaman **Grup Pelanggan.**

<figure><img src="/files/5WLHTrekDZnQLHe86Kyz" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

<br>

### TAMBAHAN INFORMASI

{% hint style="info" %}
Tambahan Informasi di bawah ini mengenai:

* Penambahan Property Customer Group Name saat Import Delivery Order (DO)
* Penambahan filter Customer Group pada Route Optimization (RO)
  {% endhint %}

#### <mark style="color:red;">Penambahan Property CustomerGroupName Pada Saat Import DO</mark> <a href="#hardbreak-penambahan-property-customergroupname-pada-saat-import-do" id="hardbreak-penambahan-property-customergroupname-pada-saat-import-do"></a>

Pada saat import DO, Anda dapat mencantumkan nama Grup Pelanggan sehingga pelanggan atau surat jalan yang diimpor dapat dikelompokkan.&#x20;

{% hint style="danger" %}
Jika kode customer sudah ada pada SMH dan customer tersebut sudah ada grupnya, maka DO tersebut akan dikelompokkan ke dalam grup yang dimiliki oleh customer tersebut.\
Sedangkan jika customer pada SMH tidak ada grup dan Anda mencantumkan nama grup yang tidak ada pada SMH di Excel, maka grup tersebut akan otomatis dibuat ke dalam master data.
{% endhint %}

![](/files/q0sjoYp2Vd9bsIHPxa0u)

#### <mark style="color:red;">Penambahan Filter Customer Group Name Pada RO</mark> <a href="#hardbreak-penambahan-property-customergroupname-pada-saat-import-do" id="hardbreak-penambahan-property-customergroupname-pada-saat-import-do"></a>

Pada menu tambah rekap surat jalan, terdapat penambahan fitur filter by Customer Group untuk memudahkan Anda dalam memilih DO.

<figure><img src="/files/C5yckojcNxRoobYH8KFA" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Selamat mencoba, Kawan Simpli :)&#x20;


# Cara Mengubah Customer Group (Grup Pelanggan)

Digunakan untuk mengubah data pada Customer Group (Grup Pelanggan)

### Cara Mengubah Customer Group (Grup Pelanggan)

**Step 1:** Masuk ke menu **Data Master > Pelanggan** > **Grup Pelanggan**.

<figure><img src="/files/QgkFmyxBIqRaWB297QW3" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Untuk mengubah Grup Pelanggan bisa dengan 2 cara, yaitu melalui **icon** <img src="/files/dhqjUbsgM0yY8GT5ZT6E" alt="" data-size="line"> pada kolom **Action** dan melalui **detail Grup Pelanggan**.

{% tabs %}
{% tab title="Icon Action" %}
**Step 2.1:** Klik pada icon  <img src="/files/dhqjUbsgM0yY8GT5ZT6E" alt="" data-size="line"> di kolom **Action** pada Grup Pelanggan yang akan diubah.

<figure><img src="/files/Y1LM6XqzdFWo3o6LJ3ix" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2.2:** Klik tombol **Ubah.**

<figure><img src="/files/3qpRJfmaKXBse4YrzGmI" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endtab %}

{% tab title="Detail Grup Pelanggan" %}
**Step 2.1:** Klik **Nama** **Grup** pada Grup Pelanggan yang akan diubah.

<figure><img src="/files/WotblaFV4dc0cgjilb3H" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2.2:** Klik tombol **Ubah.**

<figure><img src="/files/LX0oSXCO5DyeqI2hjCXd" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endtab %}
{% endtabs %}

**Step 3:** Ubah data Grup Pelanggan dengan data yang baru.&#x20;

<figure><img src="/files/MogWIaTcH9PgGDbv3M0r" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
Yang dapat diubah adalah Nama Grup, Deskripsi, dan juga Member Grup (mengurangi dan menambah).
{% endhint %}

**Step 4:** Setelah selesai mengubah data silakan klik tombol **Simpan**.

**Step 5:** Grup Pelanggan berhasil terupdate jika muncul popup notifikasi **Data updated successfully.**&#x20;

<figure><img src="/files/cF0j8WmhRvsFpBEcVjrv" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 6:** Grup Pelanggan yang baru saja diubah akan muncul pada halaman **Grup Pelanggan** dengan data yang baru.

<figure><img src="/files/KyXMJZbzV4EKqDvaLxtb" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Selamat mencoba, Kawan Simpli :)&#x20;


# Cara Menghapus Customer Group (Grup Pelanggan)

Digunakan untuk menghapus data pada Customer Group (Grup Pelanggan)

### Cara Menghapus Customer Group (Grup Pelanggan)

**Step 1:** Masuk ke menu **Data Master > Pelanggan** > **Grup Pelanggan**.

<figure><img src="/files/sVqGHISMx7C5z8LynRVJ" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Untuk menghapus Grup Pelanggan bisa dengan 2 cara, yaitu melalui **icon** <img src="/files/dhqjUbsgM0yY8GT5ZT6E" alt="" data-size="line"> pada kolom **Action** dan melalui **detail Grup Pelanggan**.

{% tabs %}
{% tab title="Icon Action" %}
**Step 2.1:** Klik pada icon  <img src="/files/dhqjUbsgM0yY8GT5ZT6E" alt="" data-size="line"> di kolom **Action** pada Grup Pelanggan yang akan dihapus.

<figure><img src="/files/oRn1EQZMvGZ69HWzVrwI" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2.2:** Klik tombol **Hapus.**

<figure><img src="/files/hp2UbDR1bibKJRPtr6WV" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endtab %}

{% tab title="Detail Grup Pelanggan" %}
**Step 2.1:** Klik **Nama** **Grup** pada Grup Pelanggan yang akan dihapus.

<figure><img src="/files/EvB1PBcGzruVvibv6UAl" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2.2:** Klik tombol **Hapus.**

<figure><img src="/files/Wm0w8CevahOfIGLt4BX7" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endtab %}
{% endtabs %}

**Step 3:** Akan muncul pop up **Konfirmasi Hapus.** Kemudian klik tombol **Hapus.**

<figure><img src="/files/nEgj1ITyzzHCG7jDXoQ4" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4:** Akan muncul pop up **Deleted** yang artinya data sudah berhasil dihapus. Kemudian klik tombol **OK**.

<figure><img src="/files/hUU1176ozPIMQp9kdEV0" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 5:** Data yang dihapus sudah tidak muncul ada halaman **Grup Pelanggan.**

Selamat mencoba, Kawan Simpli :)&#x20;


# Stok Pelanggan


# Memahami Detail Stok Pelanggan

Step 1. Buka **Master Data**> **Pelanggan.**

Step 2. Pilih **Stok Pelanggan.**

Step 3. Terdapat daftar stok pelanggan yang telah dicatat sebelumnya. Kemudian pilih nomor dokumen yang ingin dilihat.

<figure><img src="/files/5Q87uNIjklFJ0WI8dKw2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Pada halaman detail pelanggan, terdapat data nomor dokumen stok pelanggan, status, tanggal, nama pelanggan, pegawai, item produk, dan jumlah stok serta catatan (bila ada).

<figure><img src="/files/N13hjLIo4b4orK8z31sa" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

> **Contoh** : Pada dokumen  CSS-241200010 terdapat stok pelanggan SimpliDOTS yang dicatat oleh Desvita Sari pada tanggal 11 Desemner 2024. Stok yang tercatat adalah Lipstick Merah sebanyak 500 Pcs.&#x20;


# Cara Mencatat Stok Pelanggan

Step 1. Buka **Master Data**> **Pelanggan.**

Step 2. Pilih **Stok Pelanggan > Tambah Stok Pelanggan.**

<figure><img src="/files/Jj87mJ68W3OSVMeDvLWj" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Step 3. Isi data stok pelanggan sesuai *field* yang tersedia.

<figure><img src="/files/5nVg8Tms10f0ehVw1oms" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}

* Pilih tanggal : Pastikan tanggal yang diisi adalah tanggal stok pelanggan yang terkini.
* Pelanggan : Tentukan nama pelanggan.
* Sales : Tentukan nama sales yang mencatat stok.
* Produk : Tentukan produk yang ingin dicatat.
* Stok saat ini : Jumlah stok terakhir.
* Update stok : Jumlah stok saat ini.
  {% endhint %}

Step 4. Pilih **Simpan**.&#x20;


# Supplier

Menu Supplier digunakan untuk menambahkan, mengelola, dan melihat informasi mengenai Supplier.

### Berikut tutorial tentang Supplier pada Akun SimpliDOTS :

* [<mark style="color:red;">Cara Menambah Data Supplier.</mark>](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/data-master/supplier/cara-menambah-data-supplier)
* [<mark style="color:red;">Cara Mengubah Data Supplier.</mark>](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/data-master/supplier/cara-mengubah-data-supplier)
* [<mark style="color:red;">Cara Menghapus Data Supplier.</mark>](/sales-automation-platform/smh-sales-management-hub/data-master/supplier/cara-menghapus-data-supplier)


# Cara Menambah Data Supplier

Digunakan untuk menambahkan data Supplier.

## Cara Menambah Data Supplier

**Step 1:** Masuk ke menu **Data Master > Supplier**.

<figure><img src="/files/FfNDusYpX7g4s8nVCF3i" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Kemudian klik **Tambah Supplier**.

<figure><img src="https://lh7-us.googleusercontent.com/3GpXLAS8e1knfa6klOjTOOqxQp1HK2VaiPMrQqU1ElqYrgjEOt5ljtQe3ia_jNS48xr3Oc6K8RiTYraV0_IPBbAWbwO8neX8dYUheC6_uDV82nMLBDk5I_kSN47ZcplKMM4ze9Hokmgg_9-wDB6MZZM" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Akan masuk ke halaman Supplier untuk mengisi data **Supplier** mulai dari **Detail Supplier, Alamat Supplier, dan Produk Supplier**.

**Step 4:** Mengisi data pada **Detail Supplier**.

<figure><img src="https://lh7-us.googleusercontent.com/NpHub6nMEmi25VQJZy62ARpAZQa7KKzxTTflCGV9J_5RRvgpHROvUYzmA0cMB2u9LXQY8XBv0DSya3BXBFTu-_fdB3vB-KFQ2pUUE5utQSTP7Rxyt3Yr74z6FAYtsE83xK34L7FSTO8cDfjxVoQwpto" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}

* **Kode Supplier:** Isi kode dengan kode supplier.
* **Nama Supplier:** Isi dengan nama supllier.
* **Telepon:** Isi dengan nomor telepon supllier.
* **Email:** Isi dengan email supplier.
* **Status Suplier:** Geser toggle **Suplier Aktif** jika supplier merupakan supplier yang masih aktif, pastikan toggle berwarna hijau.
* **Waktu Pembayaran:** Isi dengan jangka waktu pembayaran yang nantinya akan Anda lakukan kepada supplier. Pada bagian ini, Anda dapat menambahkan daftar Waktu Pembayaran lainnya yang belum tersedia dengan memilih tombol “**+ Tambah Waktu Pembayaran Baru**”. Setelah terisi lengkap informasi mengenai Waktu Pembayaran Baru, klik tombol “**Simpan**”.
  {% endhint %}

<figure><img src="/files/RP6mh4c1v9IqVryIUSpy" alt=""><figcaption><p>Untuk menambah Waktu Pembayaran Baru</p></figcaption></figure>

**Step 5:** Mengisi data pada **Detail Alamat.**

<figure><img src="https://lh7-us.googleusercontent.com/XOwzlASgSVUH2eDRqOo3XeTvxJhbW49zY7lEKgqvcPHrq20GNuZGiLn9SJWSn0D1vdCJ2mrL6rt8WsZImwH6OqvNGfUQ0jP4MxzIKiyk6ugLQby_FEm57PZtMZ88ghz0QxzBuIeojgboX3VhKHeScDs" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}

* **Alamat:** Isi dengan alamat supplier.
* **Latitude:** Titik koordinat garis lintang lokasi supplier.
* **Longitude:** Titik koordinat garis bujur lokasi supplier.
* **Kota:** Isi dengan nama kota.
* **Provinsi:** Isi dengan nama provinsi.
* **Kecamatan:** Isi dengan nama kecamatan.
* **Kelurahan:** Isi dengan nama kelurahan.
* **Kode Pos:** Isi dengan kode pos.
  {% endhint %}

**Step 6:** Kemudian isi data pada **Produk Supplier** dengan klik tombol **+ Tambah Produk**.

<figure><img src="/files/gnXSOzb6puiSwE9VBlPG" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
**Tambah Produk:** Pilih produk yang dapat dibeli dari supplier tersebut.
{% endhint %}

**Step 7:** Akan muncul pop up **Pilih Produk Supplier**, centang produk apa saja yang akan dimasukkan pada data supllier tersebut. Kemudian klik **Pilih**.

<figure><img src="https://lh7-us.googleusercontent.com/syjF0vEBCfmVo8vdMZeBzZQm9L1kGQGFF_lv36voItZdhG5paqAuoi7Je9rx95Cm3B2UiujyW36qYdkQaMYq7aAMuaXImbBIhR2ftcYx6V3aQwVbLmsy5kdeiPQz3UC6pGS8pgd8lDeta8t8373Y0To" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 8:** Setelah berhasil akan ada notifikasi **Data Saved Successfully** di pojok kanan atas.

<figure><img src="https://lh7-us.googleusercontent.com/6eU4nazQcYw0FzhGAhhFYRTUDDhXRCW8NBuuNzpdx18crj3tuSy1OcVfN9NxZWEuk6c8fGg7w-ljOfjRoSqlZrC63IxvZHkXOS1THOTYsy8cREYhnwZYkNnPQDHRIHpN9h8UxLLObv6txNWb6idxFEs" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 9:** Kemudian produk yang telah dipilih akan muncul pada tabel **Produk Supplier**. Apabila sudah sesuai datanya maka bisa klik **Simpan** untuk menyimpan atau **Simpan & Baru** apabila ingin menyimpan dan membuat data supplier baru.&#x20;

<figure><img src="/files/fFMisopv7yKLHKJdazSs" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 10:** Anda dapat mencari data supplier yang tersimpan melalui kolom **Cari**.

<figure><img src="/files/sqHSx7bDbuDCg3CeXR0n" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Contoh:** Supplier Simpli

**Step 11:** Supplier yang dicari akan muncul pada tabel **Supplier**.

<figure><img src="/files/eEG59xCeXwLdiKR92WVv" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Silakan dicoba, Kawan Simpli! :)            &#x20;


# Cara Mengubah Data Supplier

Untuk mengubah data Supplier yang telah tersimpan sebelumnya dengan data yang baru.

### Cara Mengubah Data Supplier

**Step 1:** Masuk ke menu **Data Master > Supplier**.

<figure><img src="/files/rvIGz9mMYhdhF0NsrTor" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Pada halaman **Supplier** silakan pilih supplier yang akan diubah datanya. Kemudian klik icon <img src="/files/z0IKeCKazhUjymA4vrdW" alt="" data-size="line"> (titik tiga) pada **Action**.

<figure><img src="/files/iwEk2vZVUanHaMDvxolS" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Kemudian klik **Ubah**.

**Contoh:** Akan mengubah data Supplier Simpli.

<figure><img src="/files/Mp5JhYrgZFubLsRhNAVZ" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4:** Ubah data supplier dengan data yang baru. Kemudian klik **Simpan**.

<figure><img src="/files/S0imwkmQYgrWubuRgvsF" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 5:** Apabila data berhasil di ubah maka akan muncul notifikasi **Data Updated Successfully**.

<figure><img src="/files/zxOwA7gS7I4yx7bMFgve" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Silakan dicoba, Kawan Simpli! :)&#x20;


# Cara Menghapus Data Supplier

Untuk menghapus data Supplier yang telah tersimpan sebelumnya.

### Cara Menghapus Data Supplier

**Step 1:** Masuk ke menu **Data Master > Supplier**.

<figure><img src="/files/AeZDDIrpXA2RE0m0xTUL" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 2:** Pada halaman **Supplier** silakan pilih supplier yang akan diubah datanya. Kemudian klik icon <img src="/files/z0IKeCKazhUjymA4vrdW" alt="" data-size="line"> (titik tiga) pada **Action**.

<figure><img src="/files/iwEk2vZVUanHaMDvxolS" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 3:** Kemudian klik **Hapus**.

**Contoh:** Akan menghapus data Supplier Simpli.

<figure><img src="/files/FKNyAMgl8YYMP2eb3YRL" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 4:** Akan muncul pop up **Konfirmasi Hapus**, klik tombol **Hapus** apabila setuju akan menghapus data Supplier Simpli.

<figure><img src="/files/t86qwKXnPftWr4aq0VOK" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

{% hint style="info" %}
&#x20;Apabila tidak jadi menghapus data maka klik tombol **Batal**.
{% endhint %}

**Step 5:** Setelah berhasil menghapus data maka akan muncul pop up **Deleted** yang artinya data berhasil di hapus. Kemudian klik **OK**.

<figure><img src="/files/CUqpfYI4oKWXHMlgT5DY" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Step 6:** Pada halaman Supplier sudah tidak ada data Supplier Simpli, itu artinya proses hapus data Supplier Simpli sudah berhasil dilakukan.

<figure><img src="/files/lKHTsHze2hUJ58TdpO5v" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Silakan dicoba, Kawan Simpli! :)&#x20;




---

[Next Page](/llms-full.txt/1)

